,

Cara Memilih Kontraktor

Menggunakan jasa kontraktor bisa menjadi salah satu pilihan dalam pembangunan rumah Anda. Akan tetapi, bagi yang belum pernah menggunakan jasa kontraktor sebelumnya perlu memperhatikan beberapa hal tentang bagaimana mendapatkan jasa kontraktor yang baik. Agar Anda tidak kebingungan dalam pemilihan jasa kontraktor, berikut ini terdapat beberapa faktor yang perlu diketahui, yaitu:

Kontraktor yang telah memiliki legalitas jelas

Kini mulai banyak bermunculan jasa kontraktor ahli, atau bisa dibilang tidak memiliki legalitas yang jelas. Oleh karena itu, sebelum menggunakan jasa kontraktor cari informasi sebanyak-banyaknya terutama tentang legalitas, seperti izin usaha yang masih berlaku, memiliki alamat kantor yang jelas serta memiliki reputasi yang baik. Hal tersebut berfungsi untuk menghindari segala resiko yang terjadi di kemudian hari. Karena kontraktor yang memiliki badan usaha yang jelas akan selalu menjaga kredibilitas serta kualitasnya.

Kontraktor yang berpengalaman 

Kontraktor yang berkualitas biasanya memiliki reputasi pekerjaan yang baik. Oleh karena itu carilah kontraktor yang memiliki pengalaman yang baik. Ciri termudah yang bisa menjadi acuan Anda dalam memilih kontraktor yaitu dengan melihat hasil kerja kontraktor pada proyek-proyek sebelumnya. Anda juga dapat melihat dari daftar pengalaman kontraktor tersebut apakah sudah banyak mengerjakan proyek yang sesuai dengan rencana pembangunan rumah Anda.

Direkomendasikan oleh pengguna jasa sebelumnya

Hal ini juga tak kalah penting dan patut untuk dipertimbangkan. Rekomendasi dari pengguna jasa sebelumnya dapat menjadi salah satu indikator bahwa kontraktor tersebut berkualitas dan dapat dipercaya. Terlebih jika sudah mengenal pengguna jasa sebelumnya, sehingga Anda bisa mendapatkan informasi yang akurat tentang hasil pekerjaan serta hal-hal penting lainnya. 

Kontraktor dengan harga yang wajar

Dalam hal ini memang sangatlah perlu Anda perhatikan. Tetap sesuaikan pemilihan kontraktor dengan budget yang Anda tentukan dalam pembangunan rumah. Biasanya kontraktor yang berkualitas menawarkan harga yang tidak murah. Ibaratnya ada harga ada barang. Selain itu Anda juga perlu berhati-hati dengan kontraktor borongan yang memberikan jasa sangat murah. Hal tersebut bisa jadi terdapat kesalahan perhitungan dan nantinya malah mengorbankan kualitas pembangunan. Sehingga pilihlah harga kontraktor yang wajar, tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah namun tetap memperhatikan kualitas.

Kontraktor yang memberikan garansi

Salah satu indikator kontraktor memiliki kualitas yang baik yaitu dengan memberikan garansi pada bangunan yang dikerjakan. Jika terjadi kerusakan pada bangunan setelah ditempati seperti atap bocor atau kerusakan lainnya maka kontraktor masih bertanggung jawab untuk memperbaikinya. Biasanya garansi diberikan setelah tiga sampai enam bulan setelah ditempati. Secara riil hal ini dapat diketahui dari pengguna jasa sebelumnya.

Demikianlah  beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan dalam memilih kontraktor yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Tak perlu ragu untuk selalu mencari informasi agar tak mengecewakan Anda dikemudian hari. Semoga bermanfaat.

,

Tips Memilih Tukang Bangunan

Tukang merupakan sebuah bagian yang cukup penting dalam proses pembangunan sebuah bangunan. Arsitek dan kontraktor bertugas sebagai konseptor dan perencanaan bangunan sedangkan eksekusi pembangunannya berada di tangan tukang. Oleh karena itu, baiknya sebuah bangunan juga perlu didukung oleh tukang yang memiliki keahlian. Namun sayangnya saat ini banyak sekali tukang bangunan yang asal-asalan dalam mengerjakan pembangunan rumah. Agar proses pembangunan rumah berjalan sesuai dengan yang Anda harapkan, berikut ini terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih tukang bangunan, yaitu:

Pilih tukang yang disiplin

Dalam setiap pekerjaan, kedisiplinan merupakan hal yang sangat utama. Begitupula dengan pemilihan tukang bangunan. Sebab, tukang bangunan yang disiplin sangat berpengaruh pada cepat atau lambatnya proses pembangunan. Dengan kedisiplinan yang tinggi tukang relatif akan lebih cepat dalam menyelesaikan pekerjaan dan pastinya akan lebih bertanggung jawab dengan semua yang dikerjakan.

Pilih tukang yang rajin

Untuk mendapatkan bangunan sesuai dengan apa yang Anda harapkan, memilih tukang yang rajin merupakan salah satu hal yang perlu dipertimbangkan. Tukang bangunan yang rajin akan tidak asal-asalan dalam mengerjakan sesuatu. Kerapian dalam mengerjakan serta detil bangunan yang diperhatikan membuat rumah menjadi indah dan nyaman ditempati nantinya. Oleh karena itu memilih tukang yang rajin sangatlah penting.

Pilih tukang yang berpengalaman

Memilih tukang yang berpengalaman merupakan suatu keuntungan tersendiri. Selain sudah mengetahui seluk beluk pembangunan, tukang yang berpengalaman dapat mempercepat proses pembangunan. Sebab, pengalaman bertukang yang telah dijalani akan mengerjakan lebih efisien dibandingkan dengan tukang bangunan pemula. Efisiensi pengerjaan juga berpengaruh pada budget pembangunan.

Pilih tukang yang bertanggung jawab

Mendapatkan tukang yang bertanggung jawab dalam setiap pekerjaan memang sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan. Tukang yang bertanggung jawab akan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kesepakatan yang dibuat sebelumnya. Sebab, banyak sekali kejadian dalam proses pembangunan rumah, tukang bangunan memilih pergi karena tergiur tawaran pekerjaan yang lebih menjanjikan. Walau wajar, hal tersebut akan sangat merugikan anda. Oleh karena itu dengan memilih tukang yang bertanggung jawab maka hal semacam itu tidak akan terjadi pada anda.

Agar lebih mudah mendapatkan tukang dengan kriteria di atas, maka anda perlu mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang tukang yang akan anda pilih. Salah satu caranya bisa dengan cara menanyakan hal tersebut kepada orang yang pernah menyewa jasanya. Semoga artikel di atas dapat membantu anda dalam proses pembangunan rumah impian anda.

Tips dalam Memilih Cat Kayu

Selama ini kita mengenal fungsi cat hanya sebagai fisinishing suatu benda. Selain memberikan warna, fungsi cat juga sebagai bahan pelindung dari kelapukan pada kayu dan besi. Banyaknya jenis cat yang tersedia di pasaran, seringkali membuat anda kebingungan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam memilih cat. Agar hasilnya maksimal, berikut ini terdapat beberapa hal yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam  membeli cat, terutama cat untuk kayu.

  1. Jenis Kayu

Pemilihan cat sangatlah bergantung pada jenis kayu. Serat dan bahan kimia yang terkandung dalam kayu dapat berpengaruh pada hasil pengecatan nantinya. Anda bisa memilih jenis cat sesuai dengan tujuan anda. Jika anda hanya menginginkan kayu menjadi awet dari pelapukan maka anda bisa memilih cat yang hanya berfungsi sebagai pelindung. Jika anda hanya menginginkan hasil akhir yang enak dipandang, maka anda bisa memilih cat yang memiliki warna sesuai dengan keinginan anda. Namun jika anda menginginkan keduanya, maka anda bisa memilih jenis cat yang memiliki dua fungsi sekaligus yaitu melindungi dan memperindah kayu.

  1. Perhatikan Fungsi Benda

Pemilihan cat kayu juga perlu memperhatikan fungsi benda yang akan dicat. Sebab, beda fungsi benda akan berpengaruh pada pemilihan catnya pula. Misalnya jenis cat untuk furniture berbeda dengan cat yang digunakan pada lantai kayu. Cat yang diaplikasikan pada furniture cenderung memiliki pelapis lebih tipis dibandingkan dengan cat yang diaplikan pada lantai kayu yang sering terkena gesekan.

  1. Pertimbangkan Jenis Cat

Di pasaran, terdapat tiga jenis cat kayu yaitu cat solid, cat efek khusus dan cat transparan pelitur. Dari masing-masing cat tersebut memiliki kegunaan yang berbeda. Cat solid merupakan cat yang cocok diaplikasikan pada kayu yang memiliki banyak cacat, misalnya tekstur yang kurang menarik atau banyak memiliki bagian yang perlu ditutupi. Sedangkan cat efek khusus merupakan cat yang memiliki fungsi untuk menambah kesan khusus pada kayu seperti kesan antik, bertekstur granit atau bahkan berkesan retak-retak. Berbeda lagi dengan cat transpran pelitur. Cat ini berfungsi untuk mempertahankan warna alami kayu, sehingga cat ini sangat cocok bagi anda yang menyukai kesan alami kayu.

  1. Memperhatikan Posisi Benda

Posisi benda yang dimaksudkan ialah berkaitan dengan letak benda setelah dicat, yaitu diletakkan di dalam ruangan (interior) atau di luar ruangan (eksterior). Perbedaan peletakan benda setelah dicat sangat berpengaruh pada pemilihan cat, sebab jenis cat yang diaplikasikan pada benda interior berbeda dengan cat yang diaplikasikan pada benda eksterior. Sebab, posisi benda ini sangat berdampak pada keawetan cat yang akan diaplikasikan. Oleh karena itu anda perlu menyesuaikan jenis cat dengan dimana posisi benda nantinya.

Itulah 4 cara yang bisa digunakan dalam memilih cat kayu yang bagus. Semoga bisa menjadi referensi untuk menambah pengetahuan anda. Semoga bermanfaat.

Tips Memilih Kusen Kayu

Kusen merupakan bingkai yang dipakai untuk memasang pintu dan jendela pada bangunan rumah. Hingga saat ini masih banyak hunian rumah yang menggunakan kusen berbahan dasar kayu. Selain memberikan kesan yang hangat, pemilihan kusen berbahan dasar kayu juga dikarenakan memiliki tampilan yang elegan. Akan tetapi, Anda perlu berhati-hati dalam memilih kusen berbahan kayu, sebab bila salah dalam memilih maka akan sangat merugikan. Agar Anda tidak keliru dalam memilih, berikut ini terdapat beberapa tips yang bisa digunakan dalam memilih matrial kayu sebagai kusen pintu rumah Anda, yaitu:

  1. Pemilihan Tipe Kayu

Di pasaran tersedia banyak sekali berbagai jenis kayu. Dari sebagian besar jenis kayu, hanya beberapa kayu tertentu yang cocok untuk dijadikan sebagai kusen. Beberapa diantaranya ialah kayu Merbau, kayu Besi dan kayu Bayam, kayu Jati. Jika Anda menginginkan kusen dengan hasil yang  memberikan kesan elegan, stabil, awet dan tahan lama maka kayu Jati dan kayu Merbau bisa menjadi pilihan. Dibanding dengan beberapa jenis kayu yang lain, kedua jenis kayu tersebut memiliki harga yang relatif lebih mahal sebab selain memiliki serat kayu yang cantik juga memiliki kelebihan tahan terhadap serangan jamur serta rayap, sehingga dapat berumur panjang.

  1. Pemilihan Tekstur Kayu

Pemilihan tesktur kayu merupakan salah satu cara untuk mengetahui apakah kayu yang akan dijadikan kusen memiliki ketahanan atau tidak. Kayu yang memiliki tektur yang keras dan berkualitas baik biasanya berwarna merah kecoklatan. Salah satu cara untuk mengenali tekstur kayu yang baik yaitu dengan memperhatikan kayu saat saat terkena air. Kayu yang baik biasanya mengeluarkan getah yang berwarna merah.

  1. Hindari Belang Pada Material Kayu

Jika kusen dan pintu yang Anda pilih mempunyai belang putih sebaiknya kayu tersebut tidak digunakan. Sebab belang putih tersebut menandakan bahwa kayu tersebut merupakan kayu yang terdapat pada pinggiran balok kayu. Bagian pinggiran kayu merupakan bagian yang sangat rawan rayap dan tidak kuat. Sehingga jika Anda ingin memiliki kusen pintu kayu yang awet maka hindari memilih kusen yang memiliki belang putih.

  1. Pengaplikasian Obat Anti Rayap

Ketika Anda sudah memilih jenis kayu apa yang akan digunakan sebagai kusen, selanjutnya Anda perlu memilih obat anti rayap yang berkualitas baik. Pengaplikasian obat anti rayap dapat berbagai cara, bisa dengan menyemprotkan langsung pada lokasi rayap bersarang atau juga bisa langsung disemprotkan pada kusen sebelum dipasang.

Hal-hal diatas dapat menjadi acuan dalam memilih kusen pintu yang tidak hanya memiliki mutu yang baik namun juga memiliki nilai estetis. Pemilihan bahan ini merupakan faktor penting dalam menentukan mutu dari kusen itu sendiri. Semoga bermanfaat.

Tips Memilih Warna Cat Tembok Sesuai dengan Kepribadian

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menggnati suasana rumah yang mulai membosankan. Bisa dengan mengganti furniture rumah, menambah atau membongkar sebagian rumah, serta bisa juga dengan mengganti warna cat tembok. Merubah suasa tempat tinggal Anda dengan mengganti warna dinding merupakan salah satu cara yag termudah dan termurah. Pilihan warna yang beragam, tak jarang membuat Anda bingung menentukan mana yang paling sesuai dengan karakter Anda. Berikut ini beberapa pilihan warna cat dinding sesuai dengan karakter warna yang dihasilkan:

  1. Warna Putih

Putih merupakan warna yang banyak digunakan di rumah-rumah. Selain sifatnya yang netral, warna putih juga memberikan kesan yang luas, terang serta minimalis. Pilihan warna putih juga banyak digunakan karena dapat dipadupadankan dengan banyak warna. Orang yang menyukai warna putih sebagai cat rumah menandakan orang tersebut memiliki karakter yang sederhana.

  1. Warna Merah

Merah kerapkali diidentikkan dengan unsur api yang berarti semangat yang tinggi. Selain itu, bagi beberapa orang percaya bahwa warna merah itu memiliki unsur keberuntungan. Warna merah sangat cocok diaplikasikan sebagai sebuah aksen yang memberikan efek memperbesar objek.

  1. Warna Biru

Warna yang sangat dekat dengan warna langit dan laut ini memberikan kesan yang tenang dan damai. Warna biru juga dianggap sebagai penyeimbang untuk warna merah. Warna biru banyak diaplikasi untuk ruang-ruang pribadi seperti kamar tidur, ruang meditasi, serta kamar mandi.

  1. Warna Hijau

Warna hijau erat kaitannya dengan warna alam yang memberikan kesan damai dan asri. Bagi Anda yang menyukai warna hijau, berarti Anda adalah pribadi yang memiliki keseimbangan dan keteraturan dalam kehidupan. Warna hijau cocok diaplikasikan sebagai aksen pada ruangan.

  1. Warna Kuning

Saat mendengar kata kuning, salah satu object yang terbersit dalam pikiran salah satunya ialah matahari. Warna cerah yang memberikan efek ceria, semangat, dan riang gembira. Warna ini sangat cocok diaplikasikan pada dapur, ruang bermain anak, serta koridor.

  1. Warna Ungu

Warna ungu dilambangkan sebagai spirituaitas yang tinggi. Banyak juga yang menganggap warna ungu identik dengan tanaman lavender yang memberikan kesan natural. Warna ungu cocok diaplikasikan pada kamar tidur maupun ruang meditasi.

  1. Warna Hitam

Warna hitam yang gelap sering kali melambangkan sebagai wakil dari kekosongan, misterius dan tersembunyi. Selain itu warna hitam juga memberikan kesan sempit pada ruangan. Namun bila diaplikasikan sebagai ornamen, warna hitam akan terlihat manis dan berkelas.

  1. Warna Coklat

Warna ini sering dipakai untuk memberikan kesan yang elegan. Pengaplikasiannya lebih sering menggunakan warna coklat muda daripada coklat tua. Untuk sebuah ruanga, warna coklat cocok untuk diaplikasikan pada ruangan yang difungsikan sebagai tempat yang membutuhkan konsentrasi tinggi, seperti ruang belajar ataupun ruang bekerja.

Membangun Rumah Ramah Lingkungan

Memiliki rumah yang asri dan nyaman untuk ditinggali memang menjadi idaman banyak orang. Rumah yang dibangun dengan bahan-bahan ramah lingkungan memang akhir-akhir ini banyak diminati. Selain tidak merusak lingkungan, bahan-bahan yang dipilih juga biasanya lebih murah dan membuat penghuninya menjadi lebih sehat. Terdapat beberapa hal yang perlu disiapkan bila Anda ingin membangun rumah dengan konsep ramah lingkungan atau sering disebut dengan Green House, yaitu sebagai berikut:

Pemilihan Bahan Bangunan

Salah satu hal yang terpenting untuk membangun rumah ramah lingkungan yaitu meminimalisir penggunaan bahan bangunan yang bersumber dari alam. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan bahan-bahan bekas pakai yang masih aman di gunakan. Misalnya saja kayu-kayu bekas sebagai penahan cor-coran lantai atas. Selain itu, Anda juga bisa meminimalisir terbuangnya pasir dengan menempatkannya di suatu tempat agar tidak diinjak-injak sehingga banyak terbuang dan tak terpakai.

Memilih Material yang Ramah Lingkungan

Seiring dengan perkembangan teknologi, kini sudah mulai banyak inovasi yang dapat membantu mengurangi kayu sebagai bahan bangunan. Penggunaan kayu sudah mulai dikurangi sedikit demi sedikit untuk membantu pengurangan penebangan pohon serta menyelamatkan hutan. Banyak bahan bangunan yang bisa menggantikan fungsi kayu, diantaranya rangka baja ringan yang yang digunakan untuk atap, alumunium atau PVC untuk kusen pintu serta jendela, atau juga bisa menggunakan kayu plastik hasil dari daur ulang. Selain lebih kuat, bahan-bahan tersebut juga dapat menghemat pengeluaran.

Memanfaatkan Energi Alternatif

Energi alternatif juga dimanfaatkan menggunakan energi yang sudah tersedia dari alam. Seperti penggunaan solar listrik atau photovoltaic (PV) yang bisa menghasilkan listrik dengan menggunakan tenaga matahari. Selain itu, PV juga dimanfaatkan untuk pemanas air. Dengan menggunakan sistem energi alternatif, maka akan memenuhi seluruh kebutuhan listrik untuk seluruh rumah.

Menghemat Air

Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan, biasanya penggunaan air lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan rumah. Seperti mencuci baju, mencuci mobil, mandi, masak, menyiram tanaman, dll. Penggunaan air yang tidak terkontrol secara terus menerus akan membuat sumber daya air semakin habis. Oleh karena itu, perlu adanya pengelolaan air di dalam rumah, salah satunya dengan menggunakan kloset dual flush yang hemat air serta menggunakan kran sensor.

Pengetahuan tentang mendaur ulang air juga bisa dimanfaatkan untuk menghemat sumber daya air. Dengan memanfaatkan limbah air dapur serta kamar mandi kemudian diolah menjadi air bersih kembali maka Anda dapat memanfaatkan untuk keperluan lain seperti menyiram tanaman, mencuci mobil, serta lainnya.

Pembuatan Taman

Selain sebagai pemanis rumah, taman juga dapat difungsikan sebagai media untuk melestarikan lingkungan. Kita dapat memanfaatkan tanam untuk menanam tanaman yang bisa berfungsi sebagai penahan air hujan, menghasilkan banyak oksigen serta menjaga kesuburan tanah. Tanaman juga bisa digunakan sebagai pelindung panas matahari, sehingga membuat rumah menjadi lebih nyaman dan lebih sejuk.

Tips Mengatur Biaya Renovasi Rumah

Memiliki rumah yang nyaman merupakan hal yang selalu diidam-idamkan setiap orang. Namun kerusakan pada bagian-bagian rumah sering kali tidak bisa dihindari. Banyak faktor yang menjadi penyebab, bisa jadi faktor usia bisa juga karena kualitas material yang buruk. Saat ingin merenovasi rumah, satu hal yang langsung terpikir ialah persoalan tentang biaya. Semakin banyak kerusakan pada rumah, maka akan sebanyak pula biaya renovasi yang harus dikeluarkan.

Oleh karena itu, salah satu hal yang diperlukan ialah pengetahuan tentang mensiasasti agar biaya yang dikeluaran tidak membengkak dan renovasi rumah bisa terlaksana sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat merencanakan merenovasi rumah:

  1. Membuat Skala Prioritas

Skala prioritas sangat perlu ditentukan sedari awal. Skala prioritas diawal lebih pada bagian rumah mana yang memang benar-benar butuh diperbaiki. Setelah mengetahui skala prioritas maka Anda perlu  mengikuti kemauan tukang, agar biaya tidak membengkak. Biasanya godaan muncul saat ada keinginan untuk mempercantik bagian rumah seperti mengganti wallpaper, mengganti warna cat tembok dll.

  1. Gunakan Bahan Bekas Layak Pakai

Menggunakan bahan bekas perlu dipertimbangkan jika Anda memiliki budget terbatas. Bila ingin mencari, banyak tersedia barang bekas yang layak pakai seperti pintu, jendela, genteng, paving, dll. Bahkan, sekarang ini banyak yang mencari bahan bekas untuk menambah aestetik rumah untuk memberikan kesan kuno serta klasik. Sehingga tidak ada salahnya menggunakan bahan bangunan yang layak pakai agar pengeluaran tidak membengkak.

  1. Rencana Anggaran Biaya

Pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) renovasi rumah perlu berdasarkan pada jenis material serta komponen pekerjaan. Misalnya, sebagai contoh untuk menghitung pada komponen beton yang bisa dilakuakan dengan membuat perhitungan valume secara satuan isi dan dikalikan dengan harga satuan. Jika masih bingung, Anda bisa berdikusi dengan rekan, tukang, atau dengan layanan konsultasi online.

  1. Rekanan dengan Toko Matrial

Saat ini sudah banyak toko bangunan yang memberikan fasilitas bagi pembeli yag sedang merenovasi rumah dengan cara mengangsur. Sebenarnya sistem ini bisa menguntungkan kedua belah pihak. Pada sisi pembeli akan sangat memudahkan dalam pengalokasian dana secara bertahap, sedangkan bagi toko matrial dapat membantu menutup target penjualan stock dari suplier. Untuk bisa menggunakan sistem tersebut, maka Anda perlu memiliki banyak rekanan toko bangunan.

  1. Berhemat pada Pengeluaran Tak Perlu

Seringkali biaya yang tidak terduga keluar karena faktor lingkungan. Saat melihat tetangga juga sedang merenovasi lingkungan dengan  matrial yang lebih bagus, maka secara tidak sadar dapat mengalihkan fokus Anda untuk merenovasi rumah secara dengan hemat. Sebab, saat merenovasi rumah akan ada hal yang kadang-kadang tak terduga dan membutuhkan biaya yang lebih besar dari yang dianggarkan. Oleh karena itu fokus lebih dulu pada tujuan merenovasi rumah Anda.

9 Cara Jitu Merawat Rumah Idaman Anda

Merawat Rumah Idaman perlu dirawat karena dinilai mengekspresikan jiwa pemiliknya. Mulai dari interior rumah dan beberapa bagian rumah seperti halaman, ruang tamu, lantai dan dinding, bahkan kamar mandi, dari sana tergambar jelas sifat penghuninya, apakah mereka rajin dan rutin merawat rumah tinggalnya.

Disini ada 9 cara jitu merawat rumah idaman Anda seperti membersihkan kerak di kamar mandi, memperbaiki lantai keramik retak / lepas, memperbaiki lantai yang basah atau lembab, memperbaiki lantai kamar mandi yang bocor, mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas, kapan perlu melakukan pengecatan ulang, cara memaku dinding agar tidak retak, menjaga kusen pintu dan jendela agar bebas dari rayap, dan membasmi jamur di rumah.

Jadi bila ingin dinilai memiliki ekspresi jiwa yang menyenangkan, segeralah tata dan rawat hunian anda dengan tips dan trik berikut ini:

1. Membersihkan kerak di kamar mandi

Lantai kamar mandi yang berkerak kuning kecokelatan dapat dihilangkan dengan cara sebagai berikut : Kerak digosok berkali-kali dengan batu apung dan air sabun, kemudian dibilas dengan air bersih. Citroenzuur (asam sitrat) ditaburkan pada dinding dalam atau luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya, biarkan asam sitrat bereaksi selama satu jam. Kemudian, disikat dan disiram dengan air bersih dan dibilas sampai benar-benar bersih. Selanjutnya keringkan dengan lap kering. Asam sitrat atau sering disebut sitrun yang berbentuk bubuk berwarna putih tersebut dapat diperoleh di toko-toko perlengkapan kue.

2. Memperbaiki lantai keramik retak / lepas

Lantai keramik retak dilepas dengan hati-hati agar keramik yang masih utuh tidak ikut terlepas. Nat dikorek dengan benda tajam. Setelah itu pasangan lantai dilepas atau dipecah sampai ke dasar, dibuat dasar lantai, kemudian keramik lantai pengganti dipasang.

Jika nat lantai keramik yang rusak, nat dibersihkan dahulu dengan cara dikorek. Kemudian nat disiram dengan air bersih. Selanjutnya celah nat diisi dengan campuran yang agak cair dan biarkan meresap sampai ke dalam. Pada waktu isian tadi masih setengah kering, diikuti dengan campuran yang lebih kental dan ditekan agar padat. Sebelum isian tersebut mongering, sisa-sisa bahan pengisi yang tercecer di permukaan lantai dilap dengan lap kering.

3. Memperbaiki lantai yang basah atau lembab.

Perbaikan pada lantai yang basah atau lembab sebenarnya cukup mudah asal diketahui penyebabnya. Apabila resapan air ke permukaan lantai masuk melalui nat, nat ditutup dengan bahan yang kedap air. Jika terjadi pada lantai yang bukan kedap air, seluruh lantai yang basah dan lembab tersebut dibongkar sampai ke dasar urugan pasir. Di atas urugan pasir tersebut dilapisi dengan lembaran plastik lalu di atasnya dilapisi dengan campuran spesi yang kedap air dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir setebal 3 cm. Lantai sudah siap dipasang kembali.

4. Memperbaiki lantai kamar mandi yang bocor.

Kebocoran pada kamar mandi di rumah biasanya berasal dari nat keramik. Seringkali nat terkikis oleh air, bahan kimia pembersih, sabun, atau cara pemasangan keramik pada kamar mandi yang kurang tepat. Harus diketahui dahulu apakah keramik tersebut menempel dengan baik pada lantai dengan cara lantai diinjak dengan sedikit tekanan atau diketuk. Jika berbunyi nyaring berarti terdapat celah atau rongga kosong.

5. Mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas.

Agar lapisan cat pada dinding tidak mudah mengelupas maka penggunaan plamur harus dibatasi hanya sebagai penutup retak-retak rambut yang halus pada dinding. Seringkali kita melakukan kesalahan yaitu menggunakan plamur sebagai lapisan cat dasar. Bahan plamur tidak dibuat untuk mengikat cat sehingga kalau tetap digunakan dalam proses pengecatan, maka cat akan mudah mengelupas. Waktu pengecatan pada dinding harus dipilih dengan hati-hati.

Jika pengecatan dilakukan pada kondisi hujan, cat akan butuh waktu lama untuk mengering. Begitu pula jika pengecatan dilakukan pada kondisi matahari sangat terik, hasilnya juga kurang bagus. Hasil pengecatan di bagian luar (permukaan dinding) akan mongering lebih dahulu daripada bagian dalam. Hal ini berpotensi menyebabkan cat retak, menggelumbung atau mengelupas. Waktu ideal untuk melakukan pengecatan adalah pada kondisi kering dan tidak pada saat matahari bersinar sangat terik.

6. Kapan perlu melakukan pengecatan ulang ?

Pengecatan ulang perlu dilakukan jika kita menemukan dinding rumah sudah mengapur. Tanda-tandanya dapat kita ketahui dengan menyaapukan telapak tangan pada permukaan dinding. Jika kita dapatkan bekas bubuk putih berarti dinding perlu dicat kembali.

7. Cara memaku dinding agar tidak retak.

Seringkali kita memaku dinding untuk mengantungkan pigura atau aksesoris rumah tangga, namun kita dapati dingding menjadi retak. Hal ini terjadi bukan karena campuran spesi yang kurang bagus tapi karena kita belum mengetahui cara memaku dinding yang benar. Caranya adalah dengan memberikan selotip silang pada dinding sebelum permukaan tembok dipaku, baru kemudian dipaku pada bagian tengah persilangan selotip tadi. Setelah selesai, selotip dilepaskan secara perlahan sesuai kebutuhan.

Jika bahan dinding kurang berkualitas, maka jika dipaku, dinding akan rontok. Cara untk mengatasinya adalah siramkan dua sampai tiga sendok makan cuka pada bagian dinding yang hendak dipaku. Tunggu sampai kering baru kemudian dinding dapat dipaku.

8. Menjaga kusen pintu dan jendela agar bebas dari rayap

Caranya dengan mencampur 3 Oli dan 1 solar kemudian diaduk sampai rata. Campuran tersebut dioleskan merata keseluruh permukaan kayu sampai campuran oli dan solar tersebut benar-benar kering. Setelah itu dilakukan pengecatan pada permukaan kayu. Dapat pula sebelum dicat, permukaan kayu dilapisi obat anti jamur untuk mencegah serangan dari rayap.

9. Membasmi jamur di rumah.

Untuk mengatasi jamur ringan dan belum lama menyerang bagian-bagian rumah pada dinding dan plafon atau bahkan perabot rumah, dapat digunakan cuka, fungisida (pembasmi jamur) atau cairan disinfektan. Caranya, kain lap ditetesi cuka, disapukan pada bagian yang terserang jamur secara perlahan-lahan agar spora jamur tidak beterbangan kemana-mana. Penyapuan diulangi dengan cuka dan kain lap baru. Sikat tidak disarankan untuk membersihkan jamur karena akan membuat spora menyebar ke tempat lain, misalnya menempel pada perabot, sofa atau terhirup oleh manusia.

Jika serangan jamur sudah lama dan cukup berat, misalnya pada plafon akibat bocor, segera diperbaiki kebocorannya dan diganti plafonnya atau dicat ulang. Instalasi sanitasi juga perlu dijaga dari kerusakan dan bocor agar tidak menjadi penyebab munculnya jamur.