Alasan untuk Melakukan Renovasi

Renovasi rumah bukanlah hal yang sederhana karena membutuhkan banyak biaya. Terlebih bila renovasi rumah kurang direncanakan dengan baik, bisa jadi justru akan membuat biaya semakin membengkak dan hasil renovasi tak sesuai dengan yang diinginkan. Oleh sebab itu, sebelum merenovasi maka sebaiknya anda perlu membuat perencanaan sedetil mungkin dengan menganalisa kebutuhan, tujuan renovasi serta yang tak kalah penting ialah dengan menyesuaikan dengan anggaran yang anda miliki.

Agar perencanaan anda matang, maka terlebih dulu anda perlu menentukan apa tujuan dari renovasi yang tersebut. Seperti renovasi dengan tujuan perbaikan rumah dan tujuan menyangkut estetika. Renovasi rumah dengan tujuan perbaikan rumah misalnya seperti perbaikan struktur rumah yang sudah kurang kokoh, perbaikan saluran air, saluran listrik dan sebagainya. Atau juga berkaitan dengan atap rumah yang sudah mulai termakan usia, kamar mandi bocor, dinding rembes, dan lain sebagainya.

Disisi lain, renovasi menyangkut hal estetika bertujuan untuk menambah citra atau penampilan pada rumah. Renovasi dengan tujuan ini misalnya seperti penggantian cat dasar rumah yang lebih cerah, atau dengan nuansa yang berbeda. Atau bisa juga renovasi estetika dalam wujud perubahan beberapa bagian dari rumah. Tentunya biaya renovasi jenis ini cukup besar karena yang akan di rubah tak hanya perubahan jenis cat namun juga perubahan ruang-ruang, penambahan elemen dekorasi pintu, jendela, gerbang, genting dan sebagainya.

Seringkali melakukan renovasi membutuhkan biaya yang cukup banyak dibandingkan dengan membangun rumah dari nol. Hal tersebut diakibatkan kurang matangnya perencanaan atau bisa juga karena anda kurang melakukan prioritas terhadap bagian rumah mana yang akan direnovasi. Maka agar hal tersebut tidak terjadi pada anda, maka sebelum melakukan renovasi anda perlu berkonsultasi terlebih dulu pada konsultan pembangunan yang memahami seluk beluk tentang pembangunan. Agar biaya yang dikeluarkan sebanding dengan renovasi yang dihasilkan. Jika anda membutuhkan konsultan pembangunan, maka kami akan siap untuk membantu anda.

Tips Hemat Dalam Membangun dan Renovasi Rumah

Pengaturan keuangan dalam perencanaan anggaran memang sangat penting bila anda ingin merenovasi rumah dengan sangat efisien. Terkadang untuk merencanakan anggaran pembangunan atau renovasi rumah bisa menggunakan jasa arsitek untuk membantu membuat rencana anggaran biaya pembangunan.

Namun bila anda menganggap menggunakan jasa arsitek hanya akan membuat anggaran anda semakin membengkak, maka anggapan tersebut perlu anda hapuskan. Sebab menurut konsulkasn properti bahwa biaya untuk mendapatkan desain arsitek berkisar 0,7% hingga 2,8% dari total biaya pembangunan. Namun bila anda ingin membangun dan merenovasi rumah tanpa menggunakan jasa arsitek, maka terdapat kemungkinan kesalahan yang terjadi, terutama apabila terjadi kesalahan perhitungan dalam mencampur bahan-bahan bangunan yang mengakibatkan bangunan tidak kokoh. Bila hal tersebut terjadi maka biaya yang akan keluar akan lebih besar lagi. Selain itu kesalahan model rumah dapat terjadi karena tidak menggunakan pengukuran yang tertulis secara akurat. Hal tersebut pastinya sangat merugikan anda. Tanpa disadari pengeluaran yang ditimbulkan menjadi lebih besar.

Selanjutnya untuk anggaran dalam merenovasi rumah juga harus cermat dan hemat. Jangan sampai pengeluaran untuk merenovasi rumah jumlahnya hampir sama dengan biaya dalam membangun rumah. Yang perlu diingat ialah dalam merenovasi rumah perlu menetapkan skala prioritas pada ruangan mana yang harus direnovasi terlebih dulu.

Tahap awal dalam penghematan anggaran dalam merenovasi rumah ialah dengan menyusun daftar ruangan mana saja yang perlu direnovasi berdasarkan dengan aspek kebutuhan. Tahap kedua ialah dengan melakukan survey material di toko-toko bangunan di sekitar anda. Dengan survey terlebih dulu maka anda dapat mengetahui dimana harga material yang harganya lebih murah namun kualitasnya sama. Tahap ketiga ialah saat pelaksanaan renovasi. Usahakan lakukan renovasi rumah bukan saat musim penghujan. Sebab selain dapat merusak bahan-bahan material yang telah anda beli, merenovasi saat musim penghujan hasilnya tidak akan maksimal. Sehingga penghematan anggaran bisa jadi tidak bisa terealisasi.

Pada dasarnya pengelolaan keuangan dalam membangun dan merenovasi rumah dapat menentukan hemat atau tidaknya anggaran dana yang anda keluarkan. Selain itu, pemilihan partner yang tepat dalam membangun dan merenovasi rumah akan mendukung efisiensi finansial. Partner yang tepat tersebut tiada lain yaitu jasa arsitek yang secara komprehensif akan membantu anda mengefisiensikan anggaran untuk membangun dan  merenovasi rumah.

Memperbaiki Gypsum Rusak Pada Bangunan

Saat ini gypsum telah banyak dipilih oleh konsumen. Pemilihan gypsum digunakan untuk ornament pada dinding, tepian pintu dan jendela, partisi serta komponen lain interior rumah. Karena bahannya yang berlimpah dan sagat mudah ditemukan, maka tak heran bila harga yang ditawarkan sangat murah. Selain itu desain juga bisa dibuat sesuai dengan keinginan konsumen sehingga desain menjadi eklusif.

Akan tetapi, dibalik beberapa kelebihan yang telah disebutkan di atas, layaknya material bangunan lain gypsum juga memiliki beberapa kelemahan, seperti terjadi kerusakan. Bila gypsum mengalami kerusakan, maka terdapat cara yang berbeda dalam penanganannya, tentunya sesuai dengan jenis kerusakannya. Namun, satu hal yang pasti ialah bahan untuk memperbaikinya sejenis, yaitu gypsum dan join compound.

Salah satu jenis kerusakan yang cukup mudah diperbaiki ialah bila terdapat bagian yang melengkung ataupun penyok. Bagian yang penyok tersebut dapay dilapisi dengan join compound hingga terisi penuh. Kemudian agar terlihat rata maka gosok kembali hingga permukaanya halus. Agar hasilnya bagus, maka terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Bila join compound yang digunakan terdiri beberapa lapis, maka sewaktu mengisi lpisan pertama harus ditunggu sampai benar-benar mengering. Kemudian dilanjutkan dengan pelapisan kedua dan seterusnya. Namun disisi lain, ada baiknya proses pengampelasan dilakukan sebelum join compound mengering. Hal ini bertujuan agar lapisan gypsum yang baru terlihat lebih padat dan dapat menyatu dengan lapisan gypsum yang lama. Jika lapisan gypsum baru sudah halus, baru kemudian dilakukan pengecatan dengan menggunakan jenis dan warna cat yang sama.

Bila kerusakan berupa lubang, maka dalam memperbaikinya harus disesuaikan dengan ukuran lubang tersebut. Jika lubangnya berukuran kecil, maka hal pertama yang perlu dilakukan ialah dengan membersihkan terlebih dulu hingga tak ada lagi kotoran atau debu yang menempel. Jika perlu, bersihkan dengan menggunakan kain lap. Kemudian beri air sedikit agar permukaan lebih lembab. Hal ini bertujuan agar lapisan dapat melekat erat.

Bahan yang digunakan untuk mengisi lubang ialah dapat dengan menggunakan join compound atau gypsum dengan jenis yang sama. Cara penempelannya dapat menggunakan alat sejenis pisau atau serok kecil. Jika media penempelan rata dan padat, maka segera ampelas agar permukaan menjadi halus dan rata. Setelah itu, kemudian lakukan pengecatan kembali agar bekas lubang dapat tersamar dan tambalan tidak lagi terlihat.

Bila ukuran lubang sudah terlanjur membesar, maka proses penambalannya satu level lebih sulit dari sebelumnya. Namun, tidak berarti tidak dapat diperbaiki. Hal pertama yang dilakukan ialah ratakan lubang yang bentuknya tidak beraturan. Agar lebih mudah, maka gunakan alat khusus untuk memotong gypsum.

Setelah dibongkar dan bentuknya sudah menjadi beraturan, maka buatlah papan gypsum dengan ukuran dan bentuknya sama persis dengan lubang baru pada gypsum dengan mengurangi ukuran sekitar satu milimeter. Hal ini bertujuan agar papan gypsum dapat masuk dan melekat dengan pas.

Langkah berikutnya adalah menutup garis atau nat yang berada di antara garis lubang dan kotak gypsum yang dipakai untuk menutup. Garis nat ini ditutup dengan join compound agar kembali halus dan garis bekas tambalan tidak terlihat lagi. Apabila join compound sudah kering, haluskan dengan ampelas sampai permukaannya jadi rata dan halus. Terakhir adalah melakukan cat ulang.

Semoga beberapa ulasan di atas dapat bermanfaat bagi anda. Jika anda kesulitan dalam memperbaikinya maka tak perlu ragu untuk menghubungi kami.

Tips Memperbaiki Engsel Pintu Macet

Saat baru saja dipasang, pintu akan dengan mudahnya dibuka ataupun ditutup. Namun seiring dengan berjalannya waktu, debu serta kotoran akan melekat pada engseng pintu. Dan lama kelamaan engsel akan menjadi macet dan tidak dapat lagi berfungsi dengan baik.

Saat kedua potongan logam bergesekan dengan pin di dalam silinder engsel, dan pelumas mengering maka akan timbul bunyi berdecit. Bila hal tersebut dibiarkan maka akan merusak engsel, sehingga yang anda butuhkan adalah sesuatu yang dapat membasahi dan melicinkan engsel tersebut. Untuk itu, anda membutuhkan pelumas. Selain melicinkan, pelumas juga berfungsi untuk menghilangkan noda yang melekat sehingga pintu dapat membuka tutup dengan mudah. Untuk memperbaikinya, berikut beberapa tahapan yang dapat anda lakukan:

Keluarkan Pin dari Lubang Engsel

Tempatkan obeng minus pada celah antara engsel dan kepal skrup pin. Pukul pangkal obeng dengan menggunakan palu secara perlahan-lahan hingga sekrup tercongkel ke luar. Lakukan juga pada sisi lainnya hingga pin keluar dari lubang engsel.

Lumasi Lubang Pin

Setelah pin terlepas, kemudian bersihkan bagian dalam lubang dengan menggunakan kain, lalu lubrikasi ulang dengan pelumas grafit atau minyak mesin jahit.

Bersihkan dan lumuri pin dengan minyak

Bersihkan pin dengan kain, kemudian lumuri dengan pelumas. Gantilah pin engsel bila menunjukkan tanda-tanda kerusakan seperti aus atau terlalu banyak karat. Bila karat sudah terlalu  parah maka anda dapat merendamnya beberapa menit di dalam cuka putih. Setelah karat luruh, keluarkan dan bersihkan dengan pelumas.

Pasang kembali pin ke lubang engsel

Setelah semua bersih, pasang kembali elemen-elemen yang telah dibongkar sesuai dengan urutan pemasangan. Pasang pin serta sekrup penutupnya dengan palu agar dapat masuk dan terpasang dengan lubang engsel.

Kencangkan Sekrup pada kaki Engsel

Selain membenahi pin engsel, perbaiki juga sekrup-sekrup yang ada pada kaki engsel. Kencangkanlah menggunakan obeng minus atau kembang sesuai dengan sekrup yang terpasang.Bila anda kurang yakin, maka lepas sekrup dan kencangkan kembali.

Besihkan Engsel

Setelah semua dicek dan dipasang  kembali, bersihkan keseluruhan engsel Anda, lumuri dengan pelumas. Pastikan engsel Anda masih bagus, tidak berkarat banyak. Lakukan pada seluruh engsel pintu tersebut. Coba kembali membuka –tutup pintu Anda.

Setelah semua terpasang dengan baik, maka bersihkan keseluruhan engsel pintu anda. Lumuri dengan menggunakan pelumas. Pastikan engsel masih dalam keadaan baik, tidak berkarat banyak. Lakukan cara ini pada semua engsel pintu.

Demikian beberapa tahapan dalam memperbaiki engsel pintu. Semoga bermanfaat.

5 Cara Sederhana Merawat Tanaman Hias

Ketika tanaman terawat maka tanaman tersebut juga akan memberikan manfaat yang baik untuk kita, seperti menyegarkan udara, memberikan sensai fresh ketika melihatnya.

Nah mungkin langsung saja, berikut cara merawat tanaman hias supaya tumbuh subur dan sehat.

Pilih Jenis Tanaman

Dari berbagai macam jenis tanaman hias yang ada, pilihlah tanaman hias yang benar benar bagus menurut anda, jika tanaman hias tersebut berjenis tanaman hias bunga, maka pilihlah yang dapat menghasilkan bunga yang indah.

Menentukan Media Tanam

Setelah menentukan jenis tanaman hias bunga, maka sekarang saatnya memilih media tanam, apakah akan di tanam di tanah secara langsung atau menggunakan media pot sebagai media tanam. akan tetapi biasanya media yang paling banyak digunakan adalah dengan media tanam dalam pot.

Pemberian Pupuk

Pemberian pupuk sangat penting dalam kesuburan tanaman hias. penggunaan pupuk dapat kita bagi menjadi dua macam, yaitu pupuk utama atau dasar dan pupuk tambahan, cara menggunakan pupuk utama adalah dengan menggunakan jenis pupuk organic yang dicampur dengan tanah. Sedangkan penggunaan pupuk tambahan bisa berupa pupuk kimia, namn tetap untuk memperhatikan kadar penggunaanya.

Siram dengan Teratur

Lakukan penyiraman setiap tanaman hias yang anda tanam secara teratur pagi atau sore hari. Siram atau semprot tanaman secukupnya, jangan terlalu banyak, karena hal tersebut justru bisa membuat tanaman membusuk atau mati, yang utama adalah bagaimana menjaga kelembaban tanaman.

Lakukan Pembersihan

Sesekali dan jika diperlukan anda perlu untuk membersihkan tanaman hias bunga yang anda tanam, seperti membuang ranting yang kering.

Nah sekarang anda sudah tahu bagaimana cara merawat tanaman hias.

,

Tips Memilih Warna Cat Untuk Rumah Minimalis Modern

Dapat dikatakan, pemilihan cat merupakan salahsatu penentuan dari konsep rumah. Maka tidak heran bila dalam memilih cat memang perlu dilakukan dengan beberapa pertimbangan. Selain dari segi kualitas, penentuan juga perlu didasarkan pada warna yang saat ini sedang trend. Seperti contohnya, saat ini yang sedang trend di pasaran ialah warna cat untuk rumah minimalis. Walaupun demikian, anda juga perlu banyak mencari referensi warna minimalis mana yang cocok untuk konsep rumah anda.

Berikut ini akan dibahas tentang pemilihan cat rumah berdasarkan trend rumah minimalis. Setelah menentukan konsep rumah, maka selanjutnya ialah mempertimbangkan tentang kenyamanan diri anda saat berada di rumah. Misalnya dengan warna cat tertentu di kamar anda apakah dapat membuat anda beristirahat lebih nyaman? Apakah rumah anda dapat membuat mood anda menjadi lebih baik? Dan pertanyaan lain sesuai dengan kenyaman rumah anda terhadap rumah.  Sebelum anda memilih yang cocok dengan ruangan anda maka ada baiknya melakukan hal-hal sebagai berikut.

  1. Menentukan fungsi dari ruangan anda dan tema yang ingin diciptakan.
  2. Menentukan perabotan yang akan mengisi ruanga-ruangan rumah. Agar bisa menyesuaikan dengan cat dinding rumah minimalis modern.

Setiap ruangan mempunyai ciri khas masing-masing, sehingga pada setiap ruangan juga diberikan cat yang sesuai dengan karakter ruangan tersebut. Hal ini berfungsi untuk menimbulkan efek kenyamanan saat anda beraktivitas dalam ruangan tersebut. Terdapat beberapa ruangan yang perlu anda bedakan warna dindingny, yaitu dinding luar, kamar tidur, ruang tamu, dapur, ruang makan, ruang keluarga, dan ruangan belakang. Berikut ini akan kami jelaskan satu persatu.

Dinding Luar

Pada bagian dinding luar, tentunya anda membutuhkan cat yang berbeda dengan yang ada di dalam ruangan. Anda dapat memilih cat yang memberikan efek lembut namun menawan, seperti hijau, biru, abu-abu, kuning gading, dsb. Warna tersebut dapat memberikan efek minimalin namun tetap cantik.

Ruang tamu

Untuk ruang tamu maka anda bisa memilih warna yang segar, hal ini dapat menimbulkan kesan pertama yang mengesankan pada tamu yang mengunjungi rumah anda. Pilihan warnanya seperti hijau dan biru muda. Anda juga dapat mengkombinasikan kedua warna tersebut agar tidak terlalu monoton.

Kamar Tidur

Kamar tidur merupakan bagian yang sangat penting untuk beristirahat dan melepas lelah setelah seharian beraktivitas. Oleh sebab itu carilah warna yang dapat mengembalikan mood dan menenangkan. Tentunya dapat membuat anda menjadi lebih relaks dan dapat beristirahat dengan maksimal. Anda bisa menggunakan warna cat yang ringan seperti krem yang dipadukan dengan warna putih.

Ruang keluarga

Ruang keluarga di dalam rumah tentunya memiliki fungsi sebagai tempat berkumpul dengan semua anggota keluarga untuk bersantai dan bersenda gurau. Tentunya anda dapat memilih warna cat yang nyaman serta elegan seperti warna coklat muda yang dipadukan dengan warna putih.

Warna cat rumah memang sangat menentukan konsep rumah anda. Semoga informasi di atas dapat menjadi acuan dalam memilih cat yang cocok untuk rumah anda. Yang perlu diperhatikan ialah kualitas dari tenaga kerjanya. Sebab, sebaik-baiknya anda dalam memilih cat, bila dalam pengerjaannya tidak rapi maka akan berdampak pada kualitas dari konsep rumah anda. Bila anda kesulitan dalam mencari tenaga tukang profesional, maka kami akan siap membantu anda.

,

Tips Memilih Genteng Yang Baik

Genteng adalah salah satu bagian dari finishing penutup atap yang memiliki manfaat yang sangat besar dari segi kegunaan maupun estetika. Dari segi kegunaan, genteng berfungsi sebagai pelindung ruangan pada saat panas, hujan dan perubahan cuaca lainnya. Sedangkan dari segi keindahan, genteng dapat memberikan kesan tertentu tergantung dari konsep yang anda miliki.

Dalam memilih genteng rumah memang perlu ada beberapa pertimbangan. Tidak hanya dari sisi keindahan saja namun juga dari segi kualitas material pun juga harus diperhitungkan. Saat ini sudah banyak sekali model serta jenis genteng yang ada di pasaran, sehingga anda dapat memilih genteng sesuai dengan konsep rumah anda.

Dalam artikel ini, kami akan memberikan tips secara umum. Tentang apa saja yang menjadi pertimbangan saat anda akan membeli genteng. Bila anda membutuhkan desain atau model genteng tertentu maka ada baiknya untuk mengkonsultasikan terlebih dulu dengan arsitek, sebab genteng yang baik belum tentu cocok untuk rumah anda. Berikut ini beberapa tipsnya, yaitu:

  1. Anggaran Biaya

Hal utama yang menjadi pertimbangan sebelum memilih genteng ialah biaya yang sesuai dengan anggaran belanja anda. Saat ini sudah banyak tersedia beraneka jenis atau model genteng terbaru yang memiliki harga yang berbeda-beda. Maka buatlah rencana anggaran biaya (RAB) rumah, sehingga semua pekerjaan dapat teralokasi dengan biaya yang memadai. Dengan telah menentukan pengalokasian dana maka anda dapat menentukan jenis genteng mana yang sesuai dengan kebutuhan.

  1. Kualitas Genteng

Memilih genteng dari segi kualitas juga perlu diperhatikan. Tentunya anda ingin memilih genteng yang awet dan tahan lama walau mengalami berbagai perubahan cuaca. Selain dari segi kualitas bahan pembuatan genteng, dalam hal pemasangan serta perawatannya juga harus lebih mudah. Setiap jenis genteng memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, misalnya untuk genteng yang berbahan dasar tanah liat yang baik pastinya tidak memiliki retakan serta suaranya nyaring. Begitu pula dengan jenis genteng lainnya.

  1. Estetika Genteng

Dalam memilih genteng yang selanjutnya ialah keindahan. Nilai keindahan atau estetika memang lebih banyak ditonjolkan dalam bentuk genteng yang berwarna. Hal ini terdapat beberapa salah kaprah tentang mengartikan keindahan genteng. Kebanyakan orang mengartikan genteng yang indah ialah genteng yang sedang trend saat ini. Padahal nilai keindahan yang benar ialah warna genteng sinkron dengan desain rumah. Maka oleh sebab itu tidak semua genteng yangsedang trend saat ini cocok untuk rumah anda.

  1. Berat Genteng

Tips memilih genteng sesuai dengan beratnya ini sebenarnya optional. Usahakan dalam memilih jenis genteng yang tidak terlalu berat, sebab dapat berpengaruh pada profil rangka atap. Semakin berat genteng, maka rangka yang dibutuhkan juga semakin besar dan semakin tinggi pula biayanya.

  1. Cek Barang Tiba

Bila anda memilih genteng hanya berdasarkan sampel di toko bangunan, maka saat pengiriman dalam jumlah yang besar, anda perlu melakukan pengecekan terlebih dulu. Hal ini tentunya bertujuan untuk memastikan bahwa genteng tidak ada yang rusak.

Tak bisa dipungkiri bahwa genteng sangat terlihat oleh semua orang sebab berada dibagian atas rumah. Maka sebaiknya anda mengikuti tips-tips di atas agar dalam memilih genteng dapat lebih maksimal. Kenyamanan merupakan salah satu faktor terpenting dalam memilih jenis genteng. Jangan sampai anda memilih genteng yang memiliki nilai keindahan tinggi namun tidak membuat anda nyamamn seperti hawa panas yang masuk ke dalam rumah. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Cara Merawat Dinding Berdasarkan Jenisnya

Sama seperti dengan element bangunan yang lainnya, dinding juga perlu perawatan. Bila dinding tidak dirawat dengan baik maka penyebabnya ialah akan berpengaruh pada kekuatan dan daya tahan serta usia penggunaanya. Terlebih bila mengingat dinding juga memiliki fungsi sebagai penahan beban beberapa komponen bangunan rumah seperti atap, plafon serta lainnya. Selain itu, keawetan dinding juga akan berdampak pada keawetan bagian lain yang melekat seperti jendela dan pintu.

Merawat dinding membang perlu teknik yang khusus, sebab terdapat beberapa jenis dinding sehingga membutuhkan perawatan yang berbeda-beda. Seperti misalnya dinding yang terbuat dari pasir dan semen, maka agar awet perlu dijaga dari beberapa perubahan cuaca seperti musim penghujan dan musim kemarau. Bila sering terkena pancaran sinar matahari dan air hujan maka perlu diberi perlindungan khusus agar dinding tidak mudah retak.

Salah satu metode yang dapat dilakukan ialah dengan memberi penutup dari kearai bambu atau menggunakan kanopi. Namun cara tersebut kurang praktis, cara yang praktis ialah dengan membuat atap yang ukurannya dibuat agak menjorok ke arah luar.

Kemudian untuk dinding yang terbuat dari kayu, umumnya lebih banyak yang menggunakan warna alami sehingga tidak mudah terlihat kotor. Namun bila bahan dinding kayu kurang bagus maka akan mudah sekali mengalami pengeroposan dan pelapukan. Hal penting yang perlu dilakukan ialah tak jauh berbeda dengan teknik merawat perabotan kayu. Yaitu dengan memberi lapisan anti rayap dan dilapisi dengan menggunakan pernis agar terhindar dari debu.

Berbeda dengan dinding yang dilapisi dengan keramik yang perawatannya cukup mudah. Dinding keramik biasanya dipasang di kamar mandi, dapur atau ruang-ruang yang mudah sekali terkena kotoran. Untuk membersihkannya, anda tinggal menggunakan lap yang telah diberi cairan pembersih kaca atau bahkan air biasa. Namun bila anda ingin dinding keramik terlihat bersih dan mengkilap maka anda perlu membeli cairan pembersih yang dikhususkan untuk keramik di toko-toko bahan bangunan.

Jenis dinding yang cukup sulit dalam perawatannya ialah dinding yang berasal dari batu ekspose. Biasanya dinding batu ekspose diaplikasikan pada rumah maupun bangunan yang menggunakan desain tradisional, mediterania atau juga kontemporer. Tujuan utamanya ialah untuk menghadirkan nuansa yang natural dan juga alami. Permasalahan yang sering muncul pada dinding jenis ini ialah mudah sekali berlumut, terlebih pada saat musim penghujan.

Jenis dinding yang cukup sulit perawatannya yaitu dinding dari batu ekpose. Pemakaiannya lebih sering diaplikasikan pada rumah maupunbangunan yang menggunakan gaya desain tradisional, mediterania atau kontemporer. Tujuan utamanya untuk menghadirkan nuansa yang lebih alami dan natural. Permasalahan yang paling sering muncul adalah dinding tersebut mudah berlumut terutama pada dinding yang berada di luar rumah. Namun saat ini sudah bisa diatasi dengan cara memberi lapisan anti lumut. Salah satu cara untuk mensiasatinya ialah dengan diberi pelindung seperti kerai atau media penutup yang sifatnya fungsional seperti meja, lemari, bufet dan sebagainya.