Apakah Listrik Di Rumah Anda Sudah Aman?

Apakah Listrik Di Rumah Anda Sudah Aman?

Listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan hidup bagi seluruh keluarga Indonesia. Listrik digunakan sebagai penerangan dari rumah ke rumah, sehingga hampir semua daerah di Indonesia kini telah disinari oleh lampur-lampu.

Mengingat pemasangan listrik yang telah merata, tentu menjadi kabar gembira. Namun, sebagai pemiliki rumah tentu anda perlu memastikan apakah instalasi listrik di rumah terpasang baik dan aman. Saat anda hendak memasang instalasi listrik, baik itu pemasangan bagi rumah baru, atau penambahan pada instalasi listrik yang sudah ada. untuk melakukan itu semua, kebanyakan orang memakai jasa tukang listrik agar proses instalasi aman dan tidak memicu korsleting.

Mengingat bahaya yang dapat terjadi jika pemasangan listrik kurang baik dan tidak aman, tentu anda perlu memastikannya sendiri. Akan tetapi, masih ada sebagian orang yang minim pengetahuan mengenai pemasangan instalasi rumah. Untuk memastikan apakah instalasi di rumah anda berkemungkinan kecil mengalami korsleting listrik atau kebaran akibat arus pendek listrik. Berikut ini adalah tanda pemasangan listrik yang aman bagi rumah anda. Simak penjelasannya di bawah ini.

1.      Pastikan instalasi listrik di rumah lengkap dengan MCB

Jika rumah anda memakai listrik dari PLN, umumnya pada bagian KWH-Meter telah dilengkapi dengan MCB. MCB atau Miniature Circuit Breaker merupakan salah satu komponen instalasi yang berfungsi sebagai sistem proteksi pada instalasi apabila terjadi beban berlebihan serta hubung singkat arus listrik atau korsleting.

Untuk mengetahui apakah MCB terpasang sesuai dengan daya listrik sebenarnya mudah yaitu:

  • Jika daya listrik yang terpasang di rumah anda dalah 900 Watt, maka MCB yang dipakai adalah MCB 4A
  • Jika daya listrik yang terpasang di rumah anda dalah 1300 Watt, maka MCB yang dipakai adalah MCB 6A
  • Jika daya listrik yang terpasang di rumah anda dalah 2200 Watt, maka MCB yang dipakai adalah MCB 10A

Pastikan ukuran MCB yang dipasang di rumah anda sesuai dengan daya yang listrik yang terpasang. Selain itu, pilihlah MCB yang berstandar SNI dan terpasang dalam Box MCB.

2.      Lengkapi dengan Pengamanan anti kontak

Selain MCB, instalasi rumah anda juga harus dipasang pengaman anti kontak. Pengamanan Anti kotak biasanya dikenal sebagai Earth Leakage Circuit Breaker atau ELCB, artinya memutuskan sumber listrik jika ada kebocoran listrik ke bumi. Pastikan jika ELCB yang dipakai adalah khusus untuk mengaman kan penghuni rumah atau tukang instalasi dari setruman listrik.

Bukan hanya itu, pastikan pula anti kontak atau ELCB sudah terpasang dengan tepat dan dilengkapi dengan Box pengaman. Penting untuk memastikan keamanan diri dan anggota keluarga dari bahaya sengatan listrik dengan memasing ELCB pada instalasi listrik di rumah anda.

3.      Periksa jenis kabel listrik yang digunakan

Kabel tentu menjadi komponen yang tidak kalah penting, pemasangan jenis kabel yang tidak sesuai dapat mengakibatkan instalasi listrik di rumah menjadi kurang baik dan tidak aman. Untuk itu, pastikan jika kabel listrik yang dipakai anda sesuai dengan kebutuhan. Pilihlah kabel berstandar SNI dan LMK.

4.      Periksa ukuran kabel yang anda pakai

Selain jenis kabel, ukuran kabel tentu juga hal yang tak boleh diabaikan. Ukuran kabeh di rumah harus disesuaikan dengan daya listrik di rumah anda. Apabila ukuran kabel terlalu kecil maka mengakibatkan kabel mudah panas dan terbakar.

Untuk itu, pastikan jika ukuran kabel listrik yang dipakai untuk instalasi listrik di rumah sesuai dengan Kemampuan Handar Arus (KHA).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *