Berbagai Penyebab Yang Membuat Listrik Di Rumah Sering Padam

Berbagai Penyebab Yang Membuat Listrik Di Rumah Sering Padam

Apakah arus listrik di rumah anda tiba-tiba mati padahal sedang asyik menonton TV bersama keluarga atau sedang asyik streaming film di kamar. Tentu wajah anda yang sebelumnya senang karena akting para pemain berubah menjadi kesal karena arus listrik yang tiba-tiba terputus. Penyebab listrik padam tak selamanya disebabkan oleh masalah pada arus listrik pusat. Namun ada beberapa hal yang mungkin anda lakukan di rumah sehingga listrik menjadi padam.

Apabila arus listrik di rumah anda hanya turun maka tak perlu cemas. Ada beberapa faktor yang menyebabkan listrik di rumah anda turun. Untuk lebih jelasnya anda dapat menyimak pembahasannya di bawah ini.

1.      Ada kemungkinan anda menggunakan arus listrik melebihi daya

Setiap rumah tentu memiliki daya listrik yang berbeda-beda. Ada yang rumah yang berdaya listrik 450 watt, 900 watt, hingga 900 watt atau lebih. Daya listrik yang semakin besar, maka semakin banyak alat-alat elektronik yang dapat anda gunakan di rumah dalam waktu bersamaan.

Sebaliknya, jika daya listrik di rumah anda semakin kecil, maka penggunaan alat eletronik yang dapat dinyalakan pun menjadi terbatas. Untuk itu, cobalah mencari tahu berapa besarnya daya listrik yang terpasang di rumah anda. Jika dayanya hanya sebesar 900 watt, maka tandanya anda harus membatasi jumlah penggunaan alat-alat elektronik untuk menghindari arus listrik turun.

2.      Kemungkinan ada kesalahan dalam proses instalasi atau pemasangan listrik di rumah

Pemasangan arus listrik di rumah tentu tidak boleh sembarang. Jika ada kesalahan pada proses instalasi, maka hal ini akan berdampak pada arus listrik di rumah yang sering turun. Untuk mengatasi masalah ini, ada baiknya anda menggunakan jasa ahli bidang kelistrikan atau petugas PLN agar dapat memproses berbagai kesalahan yang terjadi pada proses instalasi.

Proses pengecekan ini tentu memerlukan biaya. Sehingga anda harus menyediakan uang ekstra saat petugas PLN datang ke rumah untuk memeriksa kondisi listrik anda secara keseluruhan. Ingat, jangan karena tak ingin mengeluarkan uang anda jadi mengabaikan kenyamanan rumah.

3.      Kemungkinan terdapat masalah pada MCB listrik

MCB atau kepanjangan dari Mini Circuit Breaker merupakan alat yang digunakan untuk memutuskan sambungan arus listrik saat sedang kelebihan beban. Jika MCB di rumah anda rusak, maka arus listrik tidak akan hidup sebelum anda memperbaiki MCB tersebut.

Untuk itu, rawatlah MCB di rumah anda dengan baik. Jangan ragu untuk melakukan pengecekan secara berkala, terutama saat arus listrik di rumah sering tiba-tiba mati. Namun, jika MCB tersebut telah rusak, sesegera mungkin anda menggantinya dengan yang baru.

4.      Kemungkinan lain, pemasangan sekring yang kurang kencang

Jika pemasangan sekring longgar maka ada kemungkinan besar listrik lebih mudah terputus. Entah karena sekring yang terlalu panas, atau karena arus listrik yang terlalu berat. Untuk itu, cara terbaik yang dapat anda lakukan adalah menggunakan kotak circuit breaker otomatis sebagai pengaman. Pemasangan kotak sekring sendiri terbilang cukup mudah, bahkan anda bisa melakukannya sendiri di rumah. Akan tetapi, yang perlu diingat jika segala arus listrik di rumah anda telah dimatikan sebelumnya sehingga meminimalisir terjadinya korsleting.

5.      Penggunaan kabel yang tak sesuai standar bisa jadi penyebab

Kabel yang anda pakai untuk mengalirkan arus listrik di rumah tentu memiliki standar tertentu. Standar tersebut bisa menurut PLN atau menurut SNI. Dalam proses instalasi sendiri biasanya ada 3 jenis kabel yang sering dipakai yaitu NYA, NYM dan NYY. Semakin besar ukuran kabel maka semakin besar daya listrik yang mengalir.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *