Cara Merawat Dinding Berdasarkan Jenisnya

Sama seperti dengan element bangunan yang lainnya, dinding juga perlu perawatan. Bila dinding tidak dirawat dengan baik maka penyebabnya ialah akan berpengaruh pada kekuatan dan daya tahan serta usia penggunaanya. Terlebih bila mengingat dinding juga memiliki fungsi sebagai penahan beban beberapa komponen bangunan rumah seperti atap, plafon serta lainnya. Selain itu, keawetan dinding juga akan berdampak pada keawetan bagian lain yang melekat seperti jendela dan pintu.

Merawat dinding membang perlu teknik yang khusus, sebab terdapat beberapa jenis dinding sehingga membutuhkan perawatan yang berbeda-beda. Seperti misalnya dinding yang terbuat dari pasir dan semen, maka agar awet perlu dijaga dari beberapa perubahan cuaca seperti musim penghujan dan musim kemarau. Bila sering terkena pancaran sinar matahari dan air hujan maka perlu diberi perlindungan khusus agar dinding tidak mudah retak.

Salah satu metode yang dapat dilakukan ialah dengan memberi penutup dari kearai bambu atau menggunakan kanopi. Namun cara tersebut kurang praktis, cara yang praktis ialah dengan membuat atap yang ukurannya dibuat agak menjorok ke arah luar.

Kemudian untuk dinding yang terbuat dari kayu, umumnya lebih banyak yang menggunakan warna alami sehingga tidak mudah terlihat kotor. Namun bila bahan dinding kayu kurang bagus maka akan mudah sekali mengalami pengeroposan dan pelapukan. Hal penting yang perlu dilakukan ialah tak jauh berbeda dengan teknik merawat perabotan kayu. Yaitu dengan memberi lapisan anti rayap dan dilapisi dengan menggunakan pernis agar terhindar dari debu.

Berbeda dengan dinding yang dilapisi dengan keramik yang perawatannya cukup mudah. Dinding keramik biasanya dipasang di kamar mandi, dapur atau ruang-ruang yang mudah sekali terkena kotoran. Untuk membersihkannya, anda tinggal menggunakan lap yang telah diberi cairan pembersih kaca atau bahkan air biasa. Namun bila anda ingin dinding keramik terlihat bersih dan mengkilap maka anda perlu membeli cairan pembersih yang dikhususkan untuk keramik di toko-toko bahan bangunan.

Jenis dinding yang cukup sulit dalam perawatannya ialah dinding yang berasal dari batu ekspose. Biasanya dinding batu ekspose diaplikasikan pada rumah maupun bangunan yang menggunakan desain tradisional, mediterania atau juga kontemporer. Tujuan utamanya ialah untuk menghadirkan nuansa yang natural dan juga alami. Permasalahan yang sering muncul pada dinding jenis ini ialah mudah sekali berlumut, terlebih pada saat musim penghujan.

Jenis dinding yang cukup sulit perawatannya yaitu dinding dari batu ekpose. Pemakaiannya lebih sering diaplikasikan pada rumah maupunbangunan yang menggunakan gaya desain tradisional, mediterania atau kontemporer. Tujuan utamanya untuk menghadirkan nuansa yang lebih alami dan natural. Permasalahan yang paling sering muncul adalah dinding tersebut mudah berlumut terutama pada dinding yang berada di luar rumah. Namun saat ini sudah bisa diatasi dengan cara memberi lapisan anti lumut. Salah satu cara untuk mensiasatinya ialah dengan diberi pelindung seperti kerai atau media penutup yang sifatnya fungsional seperti meja, lemari, bufet dan sebagainya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *