Cara Merawat Pintu Jendela Yang Terbuah Dari Kayu Jati

Cara Merawat Pintu Jendela Yang Terbuah Dari Kayu Jati

Salah satu nilai esktetik yang dimiliki sebuah bangunan dapat terletak pada kusen pintu dan jendela rumha yang berbahan kayu jati. Jika kusen anda terlihat memudar dan kussang tentu nilai keindahan yang dimiliki pin menjadi berkurang dan tidak nyaman untuk dipandang oleh mata (khususnya para tamu yang berkunjung ke rumah). Nuansa yang diberikan juga tampak berbeda saat kondisi kusen masih baik, tentunya anda tidak ingin bukan melihat kusen atau jendela kayu jati di rumah anda terlihat buruk.

Selain itu terkadang biaya yang tak murah saat membeli sebuah kusen pintu atau jendela dari kayu jati membuat anda berharap jika kedua barang tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama dan tetap awet. Untuk mengatasi hal ini, anda perlu melakukan perawatan secara rutin. Perawatan dengan berkala dapat membuatnya terlihat lebih indah dan kualitasnya pun terjaga baik. Jika kusen pintu dan jendela dari kayu jati tidak dirawat maka akan lebih mudah rusak dan warna menjadi pudar dan kusam.

Dalam melakukan perawatan tentu kita tidak membutuhkan biaya yang tinggi tetapi bukan berarti merawat kusen dan jendela dari kayu jati bis dilakukan secara sembarangan. Perlu adanya penanganan khusus, jika anda tidak berhati-hati alih-alih terlihat indah, kusen dan jendela malah bisa rusak.

Untuk itu ada beberapa hal yang bisa ada lakukan untuk merawat kusen dan jendela kayu jati agar tidak mudah rusah antara lain:

1.      Membersihkan dari debu

Debu yang menempel pada kusen dan pintu rumah sebaiknya harus dibersihkan setiap hari anda bisa melakukan hal ini saat sedang menyapu rumah di pagi hari. Gunakanlah lab lembut ataupun kemoceng untuk menyingkirkan debu. Debu yang dibiarkan menempel dan tidak dibersihkan akan membuat kusen tampak kusam. Selain itu anda bisa menyemprotkan cairan khusus pembersih kayu saat mengelap debu.

Fungsi cairan khusus ini untuk memberikan kesan mengkilpa pada kusen pintu dan jendela. Pilihnya cairan semprot pembersih kayu yang berkualitas, sehingga akan lebih cepat mengering dan tidak menimbulkan jamur.

2.      Memoleskan kusen pintu dan jendela

Perawatan lain yang perlu anda lakukan adalah memoles kusen pintu dan jendela menggunakan cairan minyak jati. Umumnya memoleh dengna minyak jadi dilakukan pada kusen atau jendela dengna warna alami kayu jati. Kusen pintu dan jendela yang memakai finishing dapat anda poles lagi dengan finishing atau coating dengan jangka waktu 2 sampai 3 tahun. Sebaiknya memoles kusen pintu dan jendela kayu jati dilakukan secara rutin.

3.      Hindari dari benda yang menyebabkan goresan

Goresan adalah salah satu masalah yang sering dialami, untuk itu sebaiknya hindari kusen pintu dan jendela dari benda-benda tajam dan keras. Apabila sudah ada goresan atau benturan maka akan sulit untuk dihilangkan sehingga membuat tampilannya kurang menarik.

4.      Lakukan pengecatan ulang

Pengecatan ulang diperlukan agar kusen tetap terlihat mengkilap dan bersih. Sebelum melakukan pengecatan pastikan terlebih dahulu tak ada debu atau noda yang menempel pada permukaan kusen atau jendela. Pada bagian yang berlubang sebaiknya anda tambal mengunakan kayu yang telah dihaluskan terlebih dahulu.

Untuk membuat tampilannya mengkilap beberapa orang lebih memilih untuk menggunaan bahan-bahan alami. Bahan-bahan tersebut antara lain campuran dari biji kemiri, minyak zaitun, air teh, jeruk nipis. Selain itu poles kusen dan jendela dengan cairan anti rayap.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *