Cat Anti Bocor Untuk Atasi Atap Rumah Yang Retak

Cat Anti Bocor Untuk Atasi Atap Rumah Yang Retak

Atap rumah yang rembes atau cobor sering menjadi masalah bagi anda saat musim penghujan datang. Panas matahari yang menerpa selama musim kemarau panjang membuat atap rentan rusak dan mudah tergerus oleh air hujan. Munculnya lubang atau retakan pada atap dak beton tentu harus segera ditambal serta dilapisi cat pelindung anti bocor agar tahan oleh berbagai macam cuaca.

Kebocoran pada rumah anda tentu tidak boleh dibiarkan, karena hal ini lama kelamaan akan merusak kondisi rumah anda seperti plafon serta dinding rumah yang lembab dan berjamur. Tentu ruangan akan menjadi lembah dan mudah cepat rusak karena rembesan air hujan yang masuk. Kondisi ini juga membahayakan kesehatan seluruh anggota keluarga anda. Selain melakukan penambalan pada bagian atap yang retak atau berlubang, tentu anda perlu melapisinya dengan cat anti bocor (waterproofing). Waterproofing sendiri berbahan dasar dari campuran lateks, minyak, dan concrete base sehingga menahan air agar tak masuk ke dalam rumah. Sebelum mengaplikasikan cat tersebut berikut ini ada beberapa ulasan yang harus anda tahu antara lain.

Berbagai jenis cat anti bocor

Untuk jenis cat anti bocor sendiri terbagi menjadi 3 jenis yang dapat anda temui di toko bangunan. Untuk lebih jelasnya berikut ini:

1.      Cat anti bocor coating

Jenis pertama adalah cat anti bocor dengan coating, cat ini terbuat dari styrin acrilic. Cat pelindung jenis ini memiliki daya tahan yang lebih kuat dibandingkan jenis cat pelindung lainnya, akan tetapi hal ini tentu sebanding dengan harga yang dijual lebih tinggi.

2.      Cat anti bocor cementius

Cat anti bocor jenis ini merupakan kombinasi dari dua komponen yakni semen dan tambahan zat adiktif yang berfungsi untuk mengikat beton. Berdasarkan ketahanan cat terhadap paparan sinar matahari, cat anti bocor cementius terbagi dalam dua jenis antara lain cat anti bocor cementius 1 dan 2. Yang pelu anda ingat saat mengaplikasikan cat cementius, lakukan pelapisan lebih dari satu kali agar menghasilkan daya lekat yang lebih besar. Pada pelapisan kedua anda dapat mengecatnya secara menyilang atau berbeda arah.

3.      Cat anti bocor membrane

Jenis cat pelindung terakhir adalah cat anti bocor membrane, jenis cat ini berbahan dasar minyak. Sejenis dengan aspal yang biasanya digunakan untuk membuat atap dak beton.

Lalu bagaimana cara memilih cat yang baik?

Yang perlu anda perhatikan dalam memilih cat anti bocor adalah menyesuaikannya dengan karakter desain atap dan rumah anda. jika anda memiliki atap berbentuk datar yang terbuat dari 1 komponan, maka usahakan anda tidak menggunakan cat anti bocor yang tidak tahan dengan paparan sinar matahari dan mudah rusak. Bukan hanya bagian luar atap, bahkan ruang penghambat panas antara plafon dan ata rumah juga berisiko menimbulkan kebocoran pada atap dak beton bila dibandingkan jenis atap lainnya.

Selain itu, tentu anda harus mempertimbangkan faktor kebersihan. Pilihlah cat anti bocor dengan formula tahan terhadap debu, bakteri serta jamur. Sehingga mudah untuk dibersihkan dan mencegah pelapukan.

Kesalahan yang paling umum terjadi saat mengecat

Kesalahan dalam mengaplikasikan cat tentu membuat fungsinya yang melindungi rumah akan hilang. Kesalahan yang paling umum dilakukan adalah melarutkan cat dengan air yang terlalu banyak. Pada cat anti bocor yang terdiri dari satu komponen, pelarutan ini tentu menimbulkan penyusutan pada bagian atap setelah dilapisi cat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *