, , , , ,

Hal Yang Perlu di Perhatikan Agar Rumah Aman Saat musim Hujan

Hal Yang Perlu di Perhatikan Agar Rumah Aman Saat musim Hujan

Musim telah berganti, datangnya hujan terkadang tidak bisa diprediksi. Terkadang datangnya hujan menjadi PR tersendiri bagi anda, ya kebocoran. Atap rumah yang bocor tentu mengganggu anda dan kelurga, tidur menjadi tidak nyenyak hingga rumah dipenuhi oleh ember.

Selain membuat dinding dan plaforn lembab. Kebocoran juga bisa membahayakan anda. Bisa saja air yang menetes mengenai bagian aliran listrik di rumah yang bermasalah, sehingga memicu korsleting. Tentu anda tidak ingin rumah semakin rusak atau keselamatan seluruh anggota keluarga menjadi terancam karena kebocoran bukan? Agar air hujan tak mengikis atap anda sehingga menjadi keropos. Berikut ini ada hal-hal yang sering diabaikan namun ternyata pemicu kebocoran. Simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab atap rumah bocor dan cara mengatasinya

Atap yang bocor tentu disebabkan oleh berbagai hal, berbeda penyebab tentu berbeda cara mengatasinya. Untuk lebih jelasnya, simak di bawah ini:

  • Atap yang jarang anda periksa, terkadang hal ini sering diabaikan. Memeriksa atap tentu menjadi hal yang sangat penting, karena anda bisa tahu kira-kira apa yang menjadi penyebab kebocoran.
  • Saluran air yang tidak lancar, menjadi salah satu penyebab yang paling umum. Saluran air yang tersumbat tentu akan membuat genangan air pada atap rumah anda. Hal ini akan membuat kelembaban pada atap kayu serta kebocoran.
  • Lapiran genting yang rusak, bahan lapisan genting atau yang dikenal dengan Flashing memiliki fungsi melindungi genting dari debu maupun air. Saat lapisan ini terkikis maka debu dan air akan lebih mudah masuk ke dalam rumah. Umumnya hal ini disebabkan oleh cuaca yang ekstrim
  • Membrane atap yang rusak, membrane merupakan salah satu bagian penting dari atap. Fungsinya sendiri melindungi atap dari terpaan angin, hujan dan suhu panas. Jika membrane rusak maka air akan mudah mengalir masuk dalam rumah.
  • Pipa yang bocor, penyebab lainnya adalah pipa yang terpasang pada atap terlalu tipi sehingga dapat terobos oleh air dengan mudah.
  • Gendeng yang telah rusak atau bergeser, terkadang cuaca yang ekstrim membuat genteng rumah anda menjadi rusak. Bukan hanya itu angin kencang juga dapat menggeser posisi genteng, sehingga terdapat celah yang membuat air akan masuk ke dalam rumah.

Hal yang sering diabaikan saat memperbaiki atap

Di musim penghujan ini, tentu anda harus detail terhadap hal-hal yang memicu kebocoran, agar lebih mudah bagi anda. Berikut ini adalah penjelasannya:

1.      Periksa ventilasi udara

Atap yang terlalu lembab juga menjadi salah satu penyebab kebocoran. Untuk menghindari terjadinya keropos, cobalah untuk memastikan rumah anda memiliki sistem sirkulasi udara yang baik. barikan sebuah jendela atau lubang di sisi atap atau bawah gendeng sehingga ruang dalam rangka atap rumah tetap kering. Anda cukup membuat ventilasi udara yang berukuran sedang.

2.      Periksa dan perbaiki area yang berdempul

Yang perlu anda tahu jika atap yang sering direparasi terkadang memiliki banyak area berdempul. Area tersebut umumnya telah dilapisi oleh lapisan pelindung anti bocor. Dempulan ini memang tahan air dan berbagai cuaca ekstrim.

Namun lama kelamaan, dempulan pada atap rumah anda juga akan rusak atau terkikir oleh air. Sehingga muncul pori-pori kecil di permukaannya, jadi air hujan akan mudah merembes dan masuk ke dalam rumah. Untuk itu berikan perhatian khusus pada area dempul tersebut. anda bisa mengganti dan mendempul ulang beberapa area yang bermasalah. Selain itu lakukan pergantian reparasi secara teratur dan sesegera mungkin.

Tips Merawat AC Agar Tetap Dingin

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Saat musim kemarau, biasanya suhu udaranya sangat panas membuat tubuh menjadi mudah berkeringat. Saat – saat seperti inilah mengapa AC merupakan salah satu bagian yang cukup vital yang ada di dalam rumah. Hawa yang sejuk dan dingin membuat penghuni rumah menjadi terasa nyaman dan tidak merasa gerah karena kepanasan. Walaupun kipas angin juga dapat menghilangkan rasa panas, namun tidak seperti ac yang memberikan rasa dingin yang sejuk yang lebih baik.

Dengan kelebihan AC tersebut, tak heran banyak orang yang menggunakan AC secara terus menerus. Namun, bila AC digunakan non-stop maka lama kelamaan akan memperpendek umur AC dan menyebabkan kerusakan pada mesin. Pastinya hal ini tidak anda inginkan, bukan? Terlebih saat memasuki musim kemarau yang panas seperti sekarang. Untuk itu, agar AC memiliki umur lebih panjang, maka anda perlu melakukan hal-hal khusus dalam perawatannya. Simak tips berikut ini!

  • Matikan AC saat anda sedang berpergian. Selain dapat menghemat energi listrik, mematikan AC saat tidak ada orang di rumah juga dapat menghemat pengeluar anda.
  • Manfaatkan fitur pengaturan yang ada di remot AC. Salah satu fitur yang bisa anda manfaatkan ialah dengan menggunakan fitur timer. Sebaiknya set waktu penggunakaan AC selama 5 jam. Dengan begitu, mesin AC tidak mudah rusak karena tidak terlalu sering over heat.
  • Untuk keawetan AC, sebaiknya tidak mengatur suhu dibawah 22 derat celcius. Mengatur suduh dibawah 22 derajat celcius hanya akan membuat mesin AC menjadi mudah panas. Selain itu, suhu 22 derajat merupakan suhu ruangan yang pas bagi iklim di Indonesia.
  • Lakukan pembersihan secara berkala pada bagian dalam AC. Pembersihan rutin dapat anda lakukan 1 hingga 3 bulan sekali. Biasanya, pembersihan AC dilakukan oleh teknisi khusus AC.
  • Selain membersihkan secara rutin, pengecekan freon AC juga penting untuk dilakukan. Sebab bila terjadi pengurangan serta kebocoran AC maka akan mengurangi tingkat kedinginan pada AC anda. Lakukan pengecekan freon sambil service berkala.

Demikian beberapa tips yang bisa anda lakukan agar usia AC di rumah anda tahan lama. Dengan mengetahui cara merawat penggunaan AC, anda juga sebaiknya sadar akan penggunaan yang tepat akan kebutuhan. Bila anda membutuhkan jasa service AC maka kami akan dengan senang hati membantu memenuhi kebutuhan anda.