Ternit Gypsum Anda Jebol Mendadak? Simak Berbagai Penyebabnya

Ternit Gypsum Anda Jebol Mendadak? Simak Berbagai Penyebabnya

Apakah rumah anda memiliki ternit atau plafon? Plafon atau yang lebih dikenal dengan langit-langit adalah bagian dari konstruksi banguna, fungsinya sendiri sebagai pembatas tinggi antara atap dan ruangan. Fungsi lain adalah menjaga keamanan, kenyamanan, dan keindahan ruangan rumah anda. pada dasarnya plafon dibuat dengan tujuan untuk mencegah cuaca panas atau dingin terpapar langsung ke dalam rumah setelah melalui atap.

Akan tetapi seiring berkembangnya waktu, plafon tak hanya sekadar penghambat dingin atau panas, namun juga hiasan interior untuk meningkatkan estetika di rumah. Sebenarnya ada berbagai jenis plafon yang dapat anda temui di pasangan mulai dari kayu, triplek, lembar semen esbes, hardboard, softboard, accustic tile, particel board, aluminium, dan gypsum. Jenis gypsum inilah plafon yang paling populer, karena perawatan yang cukup mudah.

Hal ini karena, plafon gypsum memiliki banyak variasi, apalagi untuk aksesoris dalam rumah terutama bagian sudut, tengah dan lisnya. Gypsum sendiri memiliki beragam warna adan ukuran, sehingga anda dapat menggunakan gypsum sesuai dengan kebutuhan rumah.

Mengapa banyak orang menyukai gypsum?

Saat ini sudah banyak rumah yang memasang plafon gypsum untuk langit-langit rumah mereka. Banyak orang yang menilai jika nilai keindahan yang dihasilkan dari plafon gypsum sangat baik, rapi, rata, dan mulus seakan tak ada sambungan. Gypsum juga sangat mudah untuk dibentuk menjadi beraneka plafon, dari bentuk konvensional hingga berwujud katedral. Bukan hanya itu, plafon gypsum menjadi indikator apakah atap rumah anda mengalami kebocoran atau tidak.

Kelebihan lain yang dimiliki jenis plafon ini ialah jika mengalami kerusakan pada bagian tertentu, plafon gypsum cenderung mudah diperbaiki dan tidak diperlukan secara total. Proses perbaikannya cukup memotong atau memplaster bagian yang rusak.

Penyebab plafon mendadak roboh

Meskipun memiliki kelebihan ternyata gypsum juga memiliki kekurangan, salah satunya adalah mudah hancur. Bahkan dibandingkan jenis plafon lain, plafon gypsum cenderung lebih rapuh. Bahkan bisa roboh secara mendadak. Apa saja penyebabnya? Simak pembahasan berikut ini.

1.      Gypsum tidak tahan terhadap air

Plafon gypsum cenderung lebih rentan terhadap air. Jika terjadi rembesan air pada atap rumah anda, dan mengenai plafon. Maka akan menimbulkan noda dan jamur pada permukaan plafon. Selain itu, lama-kelamaan plafon akan hancur bahkan berkemungkinan plafon akan roboh sewaktu-waktu.

2.      Proses pemasangan yang kurang benar

Jenis plafon ini sebenarnya sangat cocok untuk rumat yang atapnya adalah pelat beton karena kemungkinan kebocoran sangat minim. Komponen yang dipakai pada pemasangan gypsum adalah sekrup, dan bubuk gipsum (compound). Bubuk tersebut berfungsi sebagai lem pada setiap sambungan dan ornamen yang ada di plafon. Dalam proses pemasangannya, biasanya dikerjakan dengan cara diplester terlebih dahulu. Akan tetapi, jika pemasangannya kurang tepat maka berkemungkinan plafon akan roboh.

3.      Mengalami benturan dengan benda keras

Tak hanya rentan terhadap air, plafon gypsum juga rentan terhadap benturan. Kembali lagi ini karena strukturnya yang rapuh sehingga membuat gypsum tidak tahan terhadap benturan. Untuk itu anda harus berhati-hati saat sedang membersihkan langit-langit rumah.

4.      Pemasangan di area yang tak tepat

Jika anda ingin memasang plafon gypsum di rumah maka ada beberapa ruangan yang sebaiknya anda hindari terutama ruangan yang lembab dan basah seperti kamar mandi atau bagian eksterior rumah. Bukan hal yang tidak mungkin jika plafon gypsum anda akan roboh kapan saja, mengingat jika material in sangat rentan terhadap kelembaban yang tinggi. Untuk meminimalisir hal ini lapisi gypsum dengan cairan waterproof.

Siap-Siap Merawat Rumah Saat Musim Penghujan Datang

Siap-Siap Merawat Rumah Saat Musim Penghujan Datang

Indonesia merupakan negara beriklim teropis, dimana ada dua musim yang dilalui setiap tahun yakni musim kemarau dan musim penghujan seperti ini. Tentu setiap musim yang telah dilalui perlu kita syukuri bersama. Namun, terkadang untuk menghadapi musim kita perlu menyiapkan diri agar lebih nyaman menjalani aktivitas baik di dalam maupun di luar rumah.

Selain menjaga kesehatan tubuh, rumah juga harus anda rawat selama musim penghujan ini. Apalagi di musim penghujan akan lebih banyak waktu yang dihabiskan di rumah. Untuk itu anda perlu memperhatikan rembesan air hujan, cipratan tanah dari luar hingga tembok kamar yang mulai lembab atau berjamur. Semua itu tentu akan membuat kita kurang nyaman bukan? Untuk itu berikut ini adalah tips merawat rumah agar tetap bersih dan nyaman di musim penghujan, antara lain.

1.      Periksa dinding rumah agar tidak lembab ataupun muncul jamur

Di musim penghujan ternyata dinding rumah menjadi rentan terkelupas dan berjamur. Hal ini karena air hujan yang masuk dari dinding bagian luar kemudian meresak ke dalam. Bukan hanya itu, rembesar dari langit-langit atau plafon juga mengalir ke dinding apabila didiamkan begitu saja maka hal tersebut akan membuat terktur dindin lebih rapuh. Untuk itu ada baiknya anda melapisi dinding dengan cat anti bocor agar tetap aman selama musim hujan ini.

2.      Cek listrik dan peralatan elektronik di rumah

Suhu udara yang lebih lembab selama musim hujan berlangsung tentu dapat membuat kabel listrik di rumah menjadi mudah terkelupas dan rapuh. Untuk itu, pastikan kembali kabel listrik telah terbungkus dengan rapat dan rapi. Jika anda menemukan kerusakan maka segera perbaiki atau ganti dengan kabel yang baru. Selain itu, jauhkan alat-alat elektronik di rumah dari tempat-tempat yang mudah basah agar tiak terjadi korseling, kebakaran, dan sengatan listrik yang mengancam keselamatan anggota keluarga. Serta alat elektronik anda tidak akan rusak karena terkena air.

3.      Lindungi furnitur rumah khususnya yang berbahan dasar kayu

Melindungi perabotan rumah agar tidak mudah rusak saat musim penghujan tentu hal yang tidak boleh diabaikan. Apalagi furnitur yang terbuat dari kayu seperti meja, kursi, rak buku dan lain-lain. Usahakan anda menjauhkan barang-barang tersebut dari tempat yang mudah terciprat air seperti jendela atau pintu. Jika anda menggunakan lantai kayu, maka usahakan lantai tetap kering. Hal ini karena kayu yang dibiarkan lembab akan mudah lapuk dan rusak.

4.      Gunakan disinfektan untuk membersihkan lantai rumah

Ruangan yang lembab tentu akan menjadi sarang kuman dan tempat untuk berkembang biak. Tentu kuman yang ada di rumah anda akan menjadi sumber penyakit bagi seluruh penghuni rumah. Untuk itu sesering mungkin membersihkan rumah dengan memakai disinfektan. Yang merupakan bahan kimia pembunuh kuman.

5.      Memastikan ventilasi udara berfungsi baik

Ventilasi berguna untuk udara segar dapat mengalir ke dalam rumah sehingga hal ini mencegah rumah menjadi lembab. Jika terjadi hujan deras maka, tutup ventilasi udara, setelah reda anda boleh membukanya kembali. Ingat pastikan ventilasi berfungsi dengan baik.

6.      Periksa atap dan langit-langit rumah

Yang paling penting adalah periksa atap dan langit-langit rumah anda. Jangan sampai terjadi kebocoran selama musim penghujan ini. Cobalah pastikan apakah ada genting yang pecah atau bergeser? Selain itu ada baiknya anda melapisi genting dengan cat anti bocor pada setiap sambungannya. Sehingga atap lebih aman dari kebocoran.

Jika terjadi kebocoran atau rembesan air, maka segera perbaiki langit-langit rumah anda. jika tidak langit-langit akan berjamur bahkan roboh.

Cara Mudah Untuk Merawat Jendela Anda Di Rumah

Cara Mudah Untuk Merawat Jendela Anda Di Rumah

Jendela adalah salah satu komponen penting yang harus dimiliki oleh rumah, melalui jendela udara dari luar dapat masuk ke dalam rumah sehingga rumah terasa lebih sejuk. Selain itu, sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah melalui jendela, sehingga rumah tidak terkesan lembab. Bahan baku untuk membuat jendela ada berbagai macam antara lain kayu, kaca, serta logam. Pemasangan jendela di rumah tentu harus anda perhatikan, usahakan memposisikan jendela tidak berdekatan dengan bangunan atau pepohonan.

Karena merupakan bagian bangunan terluar jendela tentu terpapar sinar matahari secara langsung. Atau terkena air hujan dan beberapa kotoran seperti debu di luar rumah.

Tentu hal itu akan membuat jendela rumah anda menjadi kotor dan bermasalah. Jika sudah demikian anda harus melakukan perawatan secara rutin. Sebenarnya perawatan jendela tergantung dari bahan bakunya. Namun berikut ini ada beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk merawat jendela di rumah antara lain:

1.      Perawatan untuk jendela kaca

Kaca memang sangat rentan tergores dan kotor dibandingkan bahan baku lainnya. Untuk membersihkan kaca jendela ada beberapa cara berikut ini :

  • Jika anda tidak memiliki lap di rumah, anda bisa memanfaatkan koran bekas sebagai penggantinya
  • Jangan lupa untuk membeli pembersih kaca yang ada di supermart atau toko terdekat. Namun sebenarnya anda bisa mensiasati pembersih kaca dengan “face tonic”. Caranya cukup mudah tuangkan beberapa cairan face tonic ke permukaan kaca yang kotor selanjutnya lap bagian tersebut.
  • Bahan pembersih kaca lainnya yang dapat anda buat dari bahan baku yang alami tanpa melalui proses kimiawi. Anda bisa memanfaatkan “tembakau”, caranya rendam tembakau sebanyak 1-2 ons selama 15 menit. Kemudian ambil lap dan celupkan ke air rendaman tembakau, lalu bersihkan jendela kaca.
  • Selain itu anda dapat memanfaatkan minyak kayu putih dan hair dryer untuk membersihkan stiker yang menempel atau membekas di jendela kaca. Jangan lupa untuk menggunakan benda pipih seperti penggaris plastik agar kaca benar-benar bersih.

2.      Perawatan untuk jendela kayu

Masalah yang sering muncul pada jendela kayu adalah terkikis karena rayap. Untuk mengatasi itu sebaiknya anda melapisi jendela dengan cairan khusus anti rayap. Selain itu, anda juga dapat menggunakan cara tradisonal yakni dengan melakukan pengapuran kayu.

Jendela yang berbahan kayu lama kelamaan akan lapuk termakan usia. Meskipun begitu anda dapat mencegah kelapukan dengan melapisi jendela dengan cat kayu secara rutin. Selain itu mungkin anda bisa mencoba tips berikut ini, sebelum melapisi jendela dengan cat kayu. Cobalah untuk mengecat jendela dengan cat tembok terlebih dahulu. Pilihlah warna yang selaras dengan cat kayu yang anda pakai. Cara ini juga dinilai dapat menghemat biaya perawatan.

3.      Perawatan untuk jendela besi

Besi atau  almunium adalah bahan logam, masalah yang sering muncul pada jendela ini adalah karat. Sebenarnya sudah banyak cairan anti karat yang dijual di supermarket ataupun toko bangunan dekat rumah anda. Namun berikut ini ada alternatif lain yang bisa anda coba, yaitu:

Anda bisa menggunakan cairan spiritus, cuka ata alkohol. Langkah pertama gosokan lap pada permukaan besi yang berkarat, kemudian bilas bagian tersebuat dengan air hangat. Atau anda bisa menggunakan polish khusus anti karat (usahakan memilih polish yang khusus untuk jenis logam tertentu sesuai dengan jendela di rumah anda).

Merawat jendela akan menjadi mudah jika anda mengetahui perawatan yang sesuai dengan bahan baku jendela. Dengan tips di atas akan mudah bagi anda menciptakan rumah yang nyaman dan bertahan dalam jangka waktu yang panjang!

6 Cara Mudah Mengatasi Kebocoran Pada Atap Rumah

6 Cara Mudah Mengatasi Kebocoran Pada Atap Rumah

Platfon merupakan salah satu komponen rumah yang tidak boleh dilupakan. Platfon memiliki pengertian langit-langit dalam rumah. Sebenarnya jenis platfon sendiri sangat bervariasi namun yang paling sering ditemui adalah platfon gypsum. Selain platfon yang memperindah rumah anda, ada 1 komponen penting yang harus ada dalam sebuah rumah. Yups, atap  adalah salah satu komponen penting karena adanya atap dapat melindungi anda dan sekeluarga dari terik matahari yang panas, dan air hujan.

Namun terkadang atap juga memiliki beberapa masalah yang berkaitan dengan atap rumah. Salah satunya adalah kebocoran. Masalah ini tentu sering membuat anda dan keluarga pusing, apalagi menjelang musim penghujan. Untuk itu di bawah ini merupakan tips mudah mengatasi kebocoran atap rumah yaitu :

1.      Hindari menanam pohon yang terlalu dekat dengan rumah

Meskipun penghijauan di lingkungan rumah adalah hal yang baik, namun jika anda menanam pohon terlalu dekat dengan rumah tentu akan memicu kebocoran di suatu hari. Perlu anda tahu jika lama kelamaan pohon yang anda tanam akan semakin besar, rindang, dan berbuah. Tentu hal itu akan merusak atap rumah anda. Apalagi bagian ranting yang menjuntai dan bergerak saat diterpa angin tentu akan menggeser atap rumah anda dari tempat semula.

Selain itu pohon yang berbuah dapat meningkatkan resiko genting yang retak atau pecah, karena kejatuhan buah tersebut.

2.      Pilih atap yang menggunakan sistem waterproof

“waterproof” atau bila diartikan adalah melindungi dari air, akan sanagt cocok anda gunakan sebagai atap rumah. Penggunaan atap waterproof akan meminimalisir kebocoran, selain itu saat ini sudah banyak variasi warna dan jenis yang dijual di pasaran. Sehingga anda dapat memilih atas yang sesuai dengan selera dan budget anda.

Meskipun anda menggunakan atap waterproof hal itu akan sia-sia jika tidak diimbangi dengan pemasangan yang tidak benar. Jika atap dipasang secara sembrono maka bisa saja terdapat celah yang memungkinkan rumah mengalami kebocoran.

3.      Atap harus memiliki sudut kemiringan yang tepat

Cara lain untuk mengatasi kebocoran rumah adalah dengan memperhatikan tingkat kemiringan atap. Perlu anda ketahui salah satu penyebab dari kebocoran adalah bentuk atap yang terlalu landai.

Jika atap rumah anda termasuk atap yang landai maka sebaiknya gunakan desain pembuatan atap yang berbahan dasar cor. Selain itu anda juga harus melapisinya dengan cat ataupun cairan yang menggunakan sistem waterproof. Sebelum membangun rumah anda ada baiknya memperhatikan sudut kemiringan atap, sehingga air hujan dapat mengalir dengan lancar.

4.      Ganti atap yang tampak rapuh

Atap yang rapuh berpotensi besar mengalami kebocoran, untuk itu cobalah mengecek atap rumah anda. Atap yang rapuh akan sangat mudah membuat air merembes. Melakukan penggantuan atap yang rapuh secara rutin merupakan solusi yang tepat, sesuai dengan kata pepatah. Lebih baik mencegah daripada memperbaiki.

5.      Perbaiki saluran air dan talang pada atap

Menjelang musim penghujan nanti anda sebaiknya menyematkan waktu untuk memperbaiki saluran pembuangan air dan bagian talang. Apalagi jika kondisinya sudah rusak, misalnya talang pada rumah anda telah mengeropos, pipa pembuangan air pecah dan masih banyak lagi. Memang membutuhkan biaya namun jika anda tidak segera memperbaikinya maka anda akan jauh lebih kerepotan dengan kebocoran nantinya.

6.      Cat atap rumah dengan cat anti air

Yang terakhir cara mudah adalah melapisi atap rumah dengan cat anti air. Dengan begitu anda tak perlu khawatir jika musim penghujan datang, karena kebocoran sudah teratasi sekarang.

Tips Dan Trik Merawat Lantai Rumah Sesuai Dengan Material

Tips Dan Trik Merawat Lantai Rumah Sesuai Dengan Material

Memilih material lantai rumah merupakan sebuah proses yang menyenangkan, terutama ketika memikirkan tampilan akhir dari interior rumah. akan tetapi, setiap material akan memiliki cara perawatan yang berbeda juga.

Kesalahan dalam perawatan lantai rumah itu tidak hanya akan merusak dari segi penampilan dari material lantai tersebut, tapi juga bisa menimbulkan kerusakanang mengharuskan kalian untuk mengganti material atau menjalankan renovasi rumah secara kecil-kecilan.

Tidak ingin hal seperi ini terjadi kan ? yuk pahami lebih dalam mengenai karakter material untuk lantai dan simak tips dan trik dalam merawat lantai rumah sesuai dengan materialnnya.

  1. Ubin Keramik

Ubin keramik merupakan material untuk lantai rumah yang paling praktis dalam segi perawatannya. Untuk menjaga kebersihannya hanya cukup disapu dan dipel setiap hari. Tidak heran jika lantai rumah dari material ubin keramik menjadi pilihan paling favorit.

Akan tetapi, kalian juga perlu menyikat bagian nat keramik sesekali. Bagian nat yang terletak pada lantai rumah yang menggunakan keramik yaitu bagian yang cepat kotor dan ditumbuhi jamur. Jadi, pastikan disikat sesekali dalam sebulan atau selama-lamanya disikat dua kali selama sebulan.

  1. Batu Alam Marmer Atau Granit

Untuk kalian yang menginginkan tampilan mewah dan elegan pada lantai rumah, material marmer dan granit bisa menjadi pilihan. Tapi, sifat kedua material ini yang berpori akan membutuhkan perawatan ekstra jika dibandingkan dengan material lantai rumah sebelumnya.

Pastikan terlebih dahulu lantai rumah dari marmer dan granit ini bebas dari genangan air. Jadi, jika terjadi tumpahan, segeralah mengeringkannya dengan kain pel. Jangan lupa untuk memberikan coating ekstra pada material marmer dan granit untuk memberikan perlindungan tambahan pada lantai rumah. jika perlu, lakukan juga coating ulang secara berkala.

  1. Parket Kayu

lantai dari parket kayu memang terkenal mampu memberikan kesan hangat dan lebih terkesan homey.  Tapi, sama halnya dengan lantai rumah dari batu alam, material ini juga tidak ramah terhadap genangan air karena akan membuatnya mudah ditumbuhi jamur dan mudah rapuh.

 

Selain itu untuk memastikan lantai rumah dari parket tetap kering, saat kalian mengepel lantai. Pastikan kalian menggunakan kain pel yang lembap dan jangan terlalu basah.

Lantai dari parket kayu juga rentan terhadap permukaan yang tajam dan mudah sekali tergores. Jadi, ada baiknya untuk memberikat karet pelindung tambahan pada semua perabotan yang ada dirumah kalian dan hindari memindahkan perabotan dengan cara diseret atau didorong, lebih baik jika mau memindahkan diangkat, untuk menghindari lantai rumah tergores dan rusak.

Meskipun rumit, perawatan secara rutin terhadap lantai rumah sebenarnya yaitu hal sederhana yang tidak boleh disepelekan. Dengan perawatan yang baik dan benar, maka material rumah milik kalian tentu akan menjadi lebih awet dan keindahannya akan tetap terjaga untuk menunjang tampilan interior rumah kalian. Semoga bermanfaat.

5 Tips Rumah Anti Banjir Dan Bocor Saat Musim Hujan

5 Tips Rumah Anti Banjir Dan Bocor Saat Musim Hujan

Musim hujan merupakan musim dimana cuaca yang tidak pasti. Bisa jadi siang panas, sore nya hujan. Tapi apakah kalian sudah siap dengan hal seperti itu?

Yuk persiapkan rumah kalian untuk menghadapi musim hujan dengan beberapa hal ini

  1. Ganti Atap Yang Sudah Rusak

Jangan sampai ketika kalian tidur nyenyak dengan keluarga akan terganggu karena air hujan yang masuk ke dalam rumah. sebaiknya, sebelum musim hujan datang, pastikan tidak ada kerusakan pada atap rumah kalian. Genteng atap rumah juga harus kokoh dan merekat kuat supaya tidak lepas karena hujan yang diiringi oleh angina kencang.

  1. Perbaiki Plafon Rumah

Langit-langit rumah yang sudah lama lapuk, lembap bahkan sudah rusak jangan sampai kalian biarkan begitu saja. Apalagi diruang tidur dan ruang beraktivitas kalian. Hal itu akan menggangu kalian bila terjadi kebocoran. Udara rumah juga akan menjadi tidak sehat. Jika kalian melihat sudah rusak langsung perbaiki secepatnya.

  1. Pasang Kusen Yang Pas

Pilihlah kusen pintu dan jendela yang memilikki ukuran yang tepat. Sehingga ketika hujan turun sangat deras, air hujan tidak akan bisa menembus masuk lewat sela-sela pintu maupun jendela. Tentu kalian tidak mau terpaan air hujan masuk kedalam rumah kan ? maka dari itu perhatikan ke detailan ketika memasang kusen atau jika sudah diapasang coba di cek kembali sebelum musim hujan datang.

  1. Pangkas Pohon Di Rumah

Jangan sampai ranting pohon yang runtuh akibat angina kencang saat hujan membuat atap rumah kalian menjadi bocor atau merusak kendaraan dirumah kalian. Sebelum badai menerpa lebih baik pohon yang kelihatannya rentan patah rantingnya segera kalian pangkas.

  1. Pasang Kanopi

Memasang kanopi di depan rumah kalian ketika musim hujan belum datang merupakan keputusan yang tepat. Meskipun hujan turun sangat deras, keberadaan kanopi sangat membantu. Bagian teras akan lebih aman dan kendaraan di bawah kanopi juga terlindungi dari terpaan hujan. Kalian juga jadi tidak pelru repot-repot untuk mengepel lantai atau mengeringkan kendaraan setelah hujan.

Nah, itu dia 5 hal yang perlu kalian perhatikan saat musim hujan tiba. Jika tidak bisa dihandle sendiri akan lebih baiknya kalian menyewa jasa yang memang sudah berkompeten dibidang tersebut. Smeoga bermanfaat.

 

5 Cara Merawat Lantai Keramik Di Rumah

5 Cara Merawat Lantai Keramik Di Rumah

Kebanyakan rumah-rumah sekarang sudah menggunakan lantai keramik. Setiap orang tentu ingin selalu melihat kondisi lantainya selalu bersih. Hal itu diakrenakan lantai yang bersih dan terawat nyaman saat dilihat. Supaya lantai selalu terlihat bersih, kalian harus selalu membersihkannya.

Berikut ada 5 cara untuk merawat lantai. Cara ini merupakan cara yang efektif untuk membersihkan lantai keramik. Cara ini juga bisa digunakan sebagai perawatan secara rutin. Simak yuk.

  1. Sering Disapu

Lantai keramik dirumah harus sering disapu. Hal ini memiliki tujuan untuk menghindari kotoran-kotoran yang ada dilnati. Meyapu juga akan menghilangkan butiran pasir dilantai. Butiran pasir dapat juga menyebabkan goresan-goresan dipermukaan lantai. Maka dari itu setiap hari harus disapu.

  1. Mengepel Lantai

Lantai sebaiknya dipel kurang lebih 3 kali sehari yaitu saat pagi,siang dan sore hari.  Bisa juga dilakukan pengepelan saat lantai terlihat kotor dan harus segera dipel. Kalian bisa mengepel menggunakan air bersih saja atau bisa menggunakan obat pel. Jika kalian menggunakan obat pel, sebaiknya jangan terlalu banyak. Hal itu dikarenakan ketika kalian mengepel lantai dengan menggunakan obat pel yang berlebihan akan meninggalkan sisa detergen di lantai yang akan mengakibatkan lantai lengket dan mudah sekali kotor.

  1. Gunakan Sedikit Acid

Jika keramik dirumah sudah kotor, kalian bisa menggunakan acid. Akan tetapi jangan digunakan secara utuh atau murni. Kalian bisa mencampurnya dengan menggunakan air. Setelah digunakan, langsung saja bilas keramik dengan air. Lalu keringkan permukaan keramik.

  1. Pilih Alat Pembersih Yang Lembut

Hindari memilih alat pembersih lantai yang abrasive. Jika terpaksa, lebih baik jangan terlalu kasar. Jika kalian menggunakan alat yang kasar dapat mengikis permukaan dari keramik tersebut.

  1. Membersihkan Keramik Di Luar Ruangan

Keramik diluar ruangan seringkali terkena panas matahari. Selain itu, keramik yang berada diluar ruangan mudah sekali kotor dan berkerak. Lebih baiknya, keramik diluar ruangan lebih sering dibersihkan. Untuk menghilangkan kerak, kalian bisa menggunakan obat pembersih. Setelah dibersihkan, jangan lupa dibilas dengan air. Yang terakhir keringkan keramik menggunakan pel yang kering.

Itulah 5 cara merawat lantai keramik yang ada dirumah dengan maksimal.  Mudah bukan ? sekarang kalian bisa mencobanya untuk keramik kalian dirumah. Semoga bermanfaat.

 

 

8 Tips Merawat Kamar Mandi

8 Tips Merawat Kamar Mandi

Kamar mandi merupakan tempat dari segala aktifitas yang berhubungan dengan cuci mencuci atau membersihkan noda-noda atau kotoran baik itu badan kita maupun peralatan rumah tangga sampai pakaian meskipun ada sebagaian dari kita yang mengkhususkan fungsi kamar mandi sebagai tempat mandi saja, sedangkan untuk urusan cuci-mencuci dibuatkan tempat khusus sendiri. Terlepas dari itu, kamar mandi merupakan tempat yang selalu berhubungan dengan sabun, air dan noda yang harus selalu mendapat perhatian dalam segi kebersihannya karena kamar mandi yang tidak kotor, wangi dan higenis akan membuat kita terbebas dari berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh jamu dan bakteri atau bibit-bibit penyakit yang biasanya ada di lingkungan yang kotor.

Untuk itu, menjaga kamar mandi agar selalu bersih dan sehat perlu suatau perawatan yang benar, dibawah ini akan diberikan 8 tipa untuk kita dalam merawat kamar mandi. Semoga bermanfaat.

  1. Dinding & Pintu Kamar Mandi

Bagian inilah yang setiap harinya terkena noda sabun akibat kegiatan mandi atau cuci-mencuci. Untuk dinding yang dilapisi menggunakan keramik sebaiknya setiap hari dibersihkan dengan cara menggunakan sabun cuci tapi bila banyak noda yang sulit untuk dihilangkan, bersihkan menggunakan baking soda atau cairan pembersih kamar mandi dan membersihkannya menggunakan spon atau dikat sampai semua noda menghilang.

  1. Bak Mandi

Untuk bak mandi sendiri bersihkanlah minimal seminggu sekali dengan cara menyikat dan mengurasnya. Jika bak mandi kalian dilapisi keramik, maka berhati-hatilah saat menyikatnya, jangan sampai mengikis sela-sela antar keramiknya karena sela diantara keramik adalah semen yang bertujuan menahan air biar tidak merembes, bila smennya terkikis maka bak mandi kalian akan mengalami kebocoran.

  1. Toilet

Bila kalian tidak mempunyai cairan khusus untuk membersihkan toilet, disarankan menggunakan cairan yang dipakai untuk membersihkan dinding. Akan tetapi untuk toilet dan lantai kalian bisa membersihkannya menggunakan sikat, kalua ada gunakanlah sikat yang khusus yang memiliki gagang panjang untuk membersihkan toilet supaya kalian mudah untuk membersihkan bagian yang tidak bisa terjangkau oleh sikat biasa.

  1. Lantai

Pada umumnya lantai dibuat dengan dilapisi keramik yang bertekstur kasar sehingga untuk  membersihkannya harus menggunakan sikat yang besar agar noda-noda atau kotoran yang melekat pada tekstur yang kasar dapat terangkat, gunakanlah sabun cuci biasa dengan ditambah sedikit air.

  1. Tempat Sabun

Bersihkan sisa sabun yang masih melekat menggunakan cairan dari baking soda atau cuka, gunakalah spon yang kasar untuk membersihkannya bila tempat sabun yang terbuat dari plastic, namun jika tempat sabun kalian terbuat dari besi atau stainless maka gunakanlah spon yang lembut untuk membersihkannya.

  1. Peralatan Mandi

Selain tempat sabun, peralatan mandi juga harus kalian bersihkan seperti odol, sikat gigi, botol shampoo dan barang-barang lainnya. Bersihkan semua peralatan dengan menggunakn spon yang telat diberi sabun pencuci piring, cuka atau bisa menggunakan baking soda.

  1. Gayung & Ember

Untuk membersihkan barang-barang itu cukup dengan menggunakan spon tanpa menggunakan pemersih. Hal itu dikarenakan barang-barang itu dapat bersih dan terbebas dari kotoran.

  1. Kaca Atau cermin

Bersihkan kaca atau cermin dengan menggunakan sabun pencuci piring yang digosok-gosok menggunakan spon lalu dibilas dengan air. Lebih mudah membersihkan kaca atau cermin daripada yang lainnya.

Untuk membuat kamar mandi kalian harum, letakanlah pewangi yang khusus untuk kamar mandi  dengan aroma yang sesuai dengan kesukaan kalian. Khsusu lantai harus sesering mungkin dibersihkan karena jika tidak maka lantai kamar mandi kalian akan menjadi licin yang akan membuat kalian terpeleset. Itualah beberapa tips untuk merawat kamar mandi. Semoga bermanfaat.

4 Tips Merawat Pintu Dan Jendela Kayu Jati

4 Tips Merawat Pintu Dan Jendela Kayu Jati

Kusen pintu dan jendela kayu jati merupakan sebuah nilai estetika bagi sebuah bangunan. Saat kusen kalian sudah terlihat pudar dan kusam, pasti akan mengurangi nilai estetika rumah kalian dan tidak enak untuk dipandang matta. Suasana yang diberikan juga akan berbeda saat kondisi kusen yang masih baik. Tidak ada lagi suasanya natural yang diberikan. Tentunya kalian tidak ingin hal seperti ini terjadi bukan ? biaya mahal yang dikeluarkan untuk kusen pintu dan jendela dari kayu jati membuat kalian berharap dapat bertahan lama dan tetap awet. Untuk itu, mengatasi hal itu kalian harus melakukan perawatan secara berkala. Perawatan yang kalian lakukan akan membuat kusen pintu dan jendela kalian akan terlihat indah dan dari kualitasnya juga tetap terjaga. Kusen dari kayu jati yang tidak dirawat akan membuat warnanya terlihat pudar, kusam dan lebih mudah rusak.

Merawat kusen pintu dan jendela tidak membutuhkan biaya yang sangat mahal, namun merawat kusen dari kayu jati ini bukanlah merupakan hal yang dapat kalian lakukan secara sembarangan. Harus ada penanganan yang khusus. Alih-alih mendapatkan kusen yang indah, kalian justru malah mendapatkan kusen pintu dan jendela yang rusak. Ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan sehingga tidak merusak kusen pintu dan jendela kayu jati seperti cara memebersihkan debu dari kusen, cara memoles dan pengecatan ulang serta hal yang harus kalian hindari agar kusen itu tetap terjaga kondisinya dengan baik.

  1. Membersihkan Debu

Debu yang menenmpel pada kusen dan pintu sebaiknya dibersihkan setiap hari dengan menggunakan lap yang lembut atau bisa dengan kemoceng. Debu yang dibiarkan tetap menempel dan tidak dibersihkan akan membuat kusen terlihat usam. Kalian juga dapat membersihkan dengan lap yang lembut yang telah diberi cairan khusus pembersih kayu. Fungsi cairan kayu ini adalah untuk memberikan kesan mengkilap pada kusen pintu dan jendela kalian. Sebaiknya gunakan cairan khusus pembersih kayu yang berkualitas tinggi. Jika membersihkan dengan air harus segeera kalian keringkan dan jangan dibiarkan mengering sendiri karena dikhawatirkan akan menyebabkan kusen menjadia lembab dan akan ditumbuhi jamur.

  1. Memoles Kusen Pintu Dan Jendela

Kalian dapat memoles kusen pintu dan jendela kalian dengan menggunakan cairan minyak jati. Pada umumnya memoles menggunakan minyak jati dilakukan pada kusen yang memiliki warna alami jati. Kusen pintu dan jendela yang menggunakan finishing dapat dipoles lagi dengan menggunakan finishing atau coating dalam jangka 2-3 tahun. Karena pada saat itu biasanya kusen sudah mulai terlihat kusam. Memoles kusen pintu dan jendela kayu jati sebaiknya dilakukan secara rutin kusen pintu dan jendela tetap terlihat mengkilap dan bagus.

  1. Hindari Dari Goresan

Sebaiknya kusen pintu dan jendela yang terbuat dari kayu jati itu perlu dihindarkan dari goresan tajam ataupun keras. Apabila kusen terkena goresan terkena goresan ataupun benturan dikhawatirkan akan meninggalkan bekas pada kusen yang akan membuat penampilan kusen tidak menarik. Bekas yang ditinggalkan dari benturan tersebut juga sulit untuk kalian hilangkan.

  1. Pengecatan Ulang

Perlu dilakukan pengecatan ulang agar kusen tetap terlihat mengkilap dan terawatt. Sebelum melakukan pengecatan sebaiknya kusen dibersihkan terlebih dahulu dari sisa-sisa debu maupun noda yang menempel. Hal ini bertujuan supaya hasil yang didapatkan lebih bagus dan cat lebih mudah menempel. Kemudian bagian yang berlubang ditambal terlebih dahulu menggunakan kayu yang sudah dihaluskan sehingga didapatkan permukaan yang lebih halus dan akan terlihat menarik.

Untk mengkilap kusen dari kayu jati beberapa orang menggunakan bahan-bahan yang alami dengan alasan bahwa kayu juga merupakan bahan alami sehingga akan cocok jika menggunakan bahan pengkilap alami. Beberapa bahan alami yang sering digunakan untuk mengkilap kusen kayu jati yaitu minyak zaitun, biji kemiri, air the, jeruk nipis dll.

Itulah 4 Tips Merawat Kusen Pintu Dan Jendela Kayu Jati.  Tidak sulit bukan ? selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

 

4 Tips Merawat Saluran Pembuangan Air Agar Selalu Bersih

4 Tips Merawat Saluran Pembuangan Air Agar Selalu Bersih

Selalu merawat semua barang di rumah merupakan satu langkah yang tepat buat kalian lakukan. Tapi sayangnya, terkadang kalian lupa merawat satu spot di rumah kalian yang seharusnya penting sekali kalian rawat. Apakah itu? Tentu saja saluran pembuangan air di wastafel dan kamar mandi di rumah kalian. Walaupun kalian sudah memilih pipa yang tepat untuk saluran air di rumah kalian dengan harga pipa yang sedikit lebih mahal dan kualitas yang terbaik.  Namun, saluran pembuangan air malah tidak kalian rawat dengan semestinya, tidak menutup kemungkinan jika saluran pembuangan akan mengalami penyumbatan.

Lantas, bagaimana cara kalian merawat saluran pembuangan air di rumah kalian, agar selalu bersih dan bebas dari penyumbatan ? yuk, langsung aja disimak beberapa cara merawat saluran pembuangan air agar selalu bersih:

  1. Menggunakan Floor Drain

Apabila kalian mau merawat saluran pembuangan air di rumah kalian, maka langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah dengan mengecek apakah saluran pembuangan air di wastafel rumah kalian menggunakan floor drain. Apa itu floor drain? Floor drain adalah salah satu alat penyaring di atas saluran pembuangan air. Dengan menggunakan alat ini, tentu saja akan memberikan banyak manfaatnya. Sampah-sampah yang tidak disengaja masuk ke dalam saluran pembuangan air, akan di saring terlebih dahulu oleh floor drain.

  1. Membuat Bak Kontrol

Selanjutnya, kalian bisa membuat sebuah bak control di saluran pembuangan air di rumah kalian. Membuat bak control di saluran pembuangan air tentu akan memberikan banyak manfaat untuk kalian. Bak control akan mencegah kotoran yang sudah terlanjur masuk pada saluran pembuangan air di rumah kalian. Dan juga, bak control mampu untuk  membersihkan kotoran yang mengendap di saluran pembuangan air.

  1. Membersihkan Saluran Pembuangan Air Secara Berkala

Lalu kalian juga perlu membersihkan saluran pembuangan air secara berkala. Sekurang-kurangnya kalian bisa membersihkan enam bulan sekali. Namun, apabila aliran air di kamar mandi kalian mengalir sangat lambat, maka kalian harus membersihkan saluran pembuangan air. Jika kalian ingin membersihkannya, maka kalian hanya perlu menuangkan air panas pada saluran pembuangan air. Cara lain, kalian bisa membersihkannya dengan menggunakan kawat spiral dengan ujung yang berserabut.

  1. Menyediakan Tempat Sampah Di Kamar Mandi

Untuk merawat saluran pembuangan air kalian yaitu menyediakan tempat sampah di kamar mandi. Jika sudah ada tempat sampah di kamar mandi, maka sudah tidak ada lagi alasan tidak sengaja membuang sampah di saluran pembuangan air

Gimana? Gampang sekali kan buat merawat saluran pembuang air supaya selalu bersih dirumah kalian. Semoga bermanfaat..