, , , , ,

Kriteria Perumahan Baik Untuk Nyaman Dihuni Keluarga Bahagia

Kriteria Perumahan Baik Untuk Nyaman Dihuni Keluarga Bahagia

Setiap orang tentu memiliki rumah impiannya masing-masing. Ada yang cenderung menyukai rumah mewah dengan arsitektur ala Eropa, ada pula yang rumah berdesain minimalis namun elegan. Namun dari banyaknya rumah impian, tentu ada berbagai kriteria dasar yang harus anda ketahui sebelum memilih sebuah rumah.

Rumah bukan sembarang rumah, anda perlu melakukan seleksi secara personal agar mendapatkan tempat tinggal yang tepat. Tak sedikit orang yang tak jeli saat memilih rumah di area perumahan sehingga mereka menyesal setelah tinggal di rumah tersebut. Rasa sesal biasanya muncul saat melihat kondisi lingkungan sekitarnya seperti rawan banjir, longsor dan kurang aman. Belum lagi jarak yang jauh membuat anda kesulitan untuk mengakses transpotasi umum. Untuk itu sebelum memilih rumah yang akan anda huni bersama keluarga. Ada baiknya anda memahami atruan rumah yang telah diatur oleh peraturan negara.

Perumahan yang baik berdasarkan hukum

Dikutip dari SNI 03-1733-2004 yang berisi tentang Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan. Lingkungan perumahan harus memenuhi kriteria yang diatur dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sesuai dengan peraturan daerah setempat, antara lain yakni:

1.      Kriteria keamanan

Mempertimbangkan jika lokasi tersebut bukan merupakan catchment area atau kawasan lindung, olahan pertanian, hutan produksi, daerah buangan limbah, daerah bangunan area Bandara, daerah di bawah jaringan listrik dengan tegangan yang tinggi.

2.      Kriteria kesehatan

Mempertimbangkan jika lokasi tersebut bukan daerah pencemaran udara di atas batas ambang, pencemaran air serta air tanah dalam.

3.      Kriteria kenyamanan

Kemudahan pencapaian atau aksesibilitas, kemudahan dalam berkomunikasi baik internal/eksternal, langsung maupun tidak langsung. Kemudahan berkegiatan dalam artian prasarana dan sarana lingkungan yang tersedia.

4.      Kriteria keindahan

Penghijauan, mempertahankan karakteristik topografi serta lingkungan yang ada. Contohnya tidak meratakan bukit, mengurug seluruh rawa atau danau/setu/sungai/kali dan lain sebagainya.

5.      Kriteria fleksibilitas

Mempertimbangakan kemungkinan pertumbuhan fisik atau pemekaran lingkungan perumahan yang berhubungan dengan kondisi fisik serta keterpaduan prasana.

6.      Kriteria keterjangkauan jarak

Mempertimbangkan jarak pencapaian ideal kemampuan seseorang untuk berjalan kaki sebagai pengguna ligkungan terhadap penempatan sarana dan prasarana lingkungan yang bermanfaat.

7.      Kriteria lingkungan berjati diri

Mempertimbangkan hubungan dengan karakter sosial budaya masyarakat setempat, khusunya pada aspek kontekstual terhadap lingkungan tradisional atau lokal setempat.

Cara memilih perumahan yang tepat

Kompleks perumahan selalu identik dengan bangunan yang dibuat oleh satu kontraktor atau beberapa rancangan. Maka tak jarang perumahan cenderung memiliki penampilan yang seragam. Untuk memahami apakah kompleks perumahan tersebut layak anda huni atau tidak dapat anda cek melalui fasilitas yang diberikan. Mulai dari ketersediaan air bersih, listrik, telepon, pembuangan sampah dan fasilitas umum lainnya.

Selain itu,konsep sosialisasi sekitar juga perlu anda pahami. Sesama penghuni rumah tentu harus menjalin komunikasi yang baik bukan? Pastikan lingkungan perumahan yang anda pilih telah memenuhi segala kebutuhan anda.

Selain itu, mengingat kemajuan teknologi saat ini maka salah satu perumahan yang baik adalah yang menyediakan kamera CCTV, memiliki sambungan internet Wifi, dan pintu gerbang yang otomatis. Bahkan pada perumahan berskala kalangan atas telah menerapkan perangkat smart home yang dapat dioperasikan langsung dari piranti elektronik seperti handphone sang pemilik rumah. Semakin banyak perumahan yang dapat diinstal melalui handpone.

Oleh karena penggunaan teknologi modern pada area perumahan menjadi salah satu kebutuhan bagi keluarga zaman sekarang.

 

 

, , , , ,

Cara Membangun Dak Beton Anti Bocor Untuk Rumah Anda

Cara Membangun Dak Beton Anti Bocor Untuk Rumah Anda. Simak Penjelasannya

Rumah terdiri dari 3 elemen penting yang harus dimiliki yakni pondasi, dinding dan atap. Setiap bagian konstruksi masing-masing pun harus kuat. Sebenarnya ada beberapa jenis atap, salah satu yang sering ditemui adalah dak beton. Jenis ini merupakan atap yang memiliki konstruksi yang paling sering digunakan pada bangunan baik itu sebuah gedung hingga rumah sederhana. Jika anda berminat untuk membuat atap rumah dak betok simak penjelasan lebih lengkap berikut ini.

Apa yang dimaksud dengan dak beton?

Dalam istilahnya ‘Dak’ berarti sebagai pembatas antara lantai bagian bawah dengna bagian atas. Akan tetapi dalam kehidupan konstruksi ini hanya terletak pada bagian paling atas. Sebenarnya ada banyak material yang dibuat untuk sebuah dak mulai dari beton, kayu, hingga tanah liat. Sedangkan dak benton merupakan pembatas lantai dengan bagian atap yang terbuat dari beton.

Tips membuat atap dari dak beton agar tidak mudah retak dan anti bocor

Saat proses pembuatan atap ini, ada baiknya anda menyimak beberapa hal di bawah ini agar dak beton tidak mudah retak dan awet, antara lain:

  • Sesuaikan antara kualitan dak beton dengan kebutuhan strutuk atap, khususnya untuk material yang kan diletakan dalam ukurang yang tidak wajar. Misalnya jika anda ingin menambahkan brangkas pada titik tertentu pada bagian atas dak. Maka sebaiknya anda mempertimbangkannya terlebih dahulu
  • Perhatikan pengadukan material agar adonan benar-benar merata, sebaiknya anda memperhatikan tekstur adukan usahakan tidak terlalu cair ataupun kental, dan tidak muncul segregasi (butiran terpisah) yang nantinya akan memperngaruhi kualitas pengerjaan dak beton
  • Menyiran air untuk menghindari pengerasan dak beton sebelum waktunya. Hal ini dapat diatasi dengan menaruh kain basa di atas permukaan, tujuannya agar dak beton tidak mengeras terlalu cepat.

Lalu bagaimana mengatasi kebocoran atau rembesan air terjadi sewaktu-waktu?

Kebocoran dan rembesan air bisa dibilang sebuah masalah klasik, namun masih saja merepotkan tuan rumah. Berikut ini adalah tips yang bisa anda lakukan untuk mengatasi masalah kebocoran dan rembesan air, yakni:

  1. Jika terdapat keretakan pada bagian plesteran, maka anda cukup melapisinya lagi dengan adukan semen. Selanjutnya gunakan waterproofing yang berbahan dasar polyurethane (PU). Hindari pemakaian waterproofing yang berbasis semen karena jika terpapar sinar matahari langsung, maka semen akan retak. Namun, jika terjadi sedikit keretakan, maka anda cukup mengoleskan waterproofing yang ditambah dengan kassa.
  2. Jika terjadi keretakan pada beton, segera perbaiki retakan tersebut. anda dapat menggunakan adukan beton yang dicampur dengan cairan aditif.
  3. Agar air tidak dapat masuk ke dalam rumah, maka anda bisa membuat ‘corong’ dari mulut retakan tersebut menggunakan gerindra. Jangan membabat beton dengan palu, karena ini bisa membuat keretakan semakin lebar. Setelah tertutupi dengan baik, lapisi dak beton dengan waterproofing kemudian plester kembali.

Kelebihan dari dak beton

Dak beton memang memiliki beberapa kelebihan, seperti jenis atap lainnya. untuk lebih jelas berikut ini adalah kelebihannya antara lain:

  • Karena berbentuk datar atap dak beton dapat memberikan ruang tambahan bagi pemilik rumah, seperti tempat mencuci atau menjemur pakaian
  • Dak beton merupakan jenis dak yang kuat dan tidak mudah rusa. Sehingga tahan terhadap berbagai cuaca, seperti panas, hujan, ataupun terpaan angin kencang
  • Minim biaya perawatan dan lebih mudah dibersihkan, karena hanya perlu disapu atau disiram agar debu yang menempel hilang

Dindin Kamar Mandi Sering Lembab Dan Berjamur? Simak Cara Tepat Mengatasinya

Dindin Kamar Mandi Sering Lembab Dan Berjamur? Simak Cara Tepat Mengatasinya

Kamar mandi merupakan bagian rumah yang sangat penting, selain itu kamar mandi juga sering menjadi bagian yang paling lembab dan harus diperhatikan kebersihannya. Karena sering terkena air secara langsung terkadang dinting kamar mandi menjadi lembab dan berjamur sehingga rumah anda terlihat kotor dan tentunya mengganggu kesehatan anggota keluarga.

Terkadang masalah tersebut menjadi PR tersendiri bagi anda, banyak orang yang kebingungan bagaimana cara membersihkan dinding kamar mandi sehingga tidak mudah terserang jamur. Sebenarnya ada beberapa cara sederhana yang dapat anda lakukan untuk mengatasi jamur pada dinding kamar mandi dan bagian rumah lainnya.

Mengatasi dinding rumah yang berjamur dan berjamur

Dinding yang berjamur dan lembab sebenarnya juga bisa disebabkan oleh adanya keretakan. Sehingga memungkinkan air dan udara untuk masuk pada bagian dinding. Jika tidak segera ditangain maka dinding pun akan berjamur dan merusak keindahan rumah anda. Dinding yang berjamur dapat mendatangkan penyakit seperti medis, alergi, dan infeksi.

Tentu anda tak ingin mengalami hal tersebut bukan? Untuk itu berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi dinding berjamu antara lain:

Bahan dan alat yang perlu disiapkan:

  • Air bersih
  • Cuka masak
  • Botol semprotan
  • Cat dasar waterproof
  • Cat finishing (usahakan sesuai dengan warna rumah anda)
  • Kuas, tempat cat dan kuas rol
  • Almplas halus dan kasar
  • Scraper atau pengeruk dinding
  • Semen putih
  • Sarung tangan

Cara mengatasi dinding yang lembab dan berjamur

Setelah bahan-bahan yang disebutkan telah anda lengkapi, maka berikut ini ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi dinding yang lembab dan berjamur:

  1. Pertama, masukan air bersih dan cuka masa dalam botol semprotan. Setelah itu kocok hingga kedua bahan tersebut bercampur dengan rata, kemudian sisihkan.
  2. Sebagai catatan, perbandingan yang anda pakai adalah 1:1 untuk dinding dengan jumlah jamur yang banyak. Serta 5:1 untuk jumlah jamur yang tidar terlalu banyak. Kemudian larutkan cuka tersebut berfungsi agar jamur yang menempel pada dinding menghilang.
  3. Untuk membersihkan dinding pastikan anda memakai sarung tangan, entah itu karet atau plastik
  4. Kemudian, semprot bagian dinding yang berjamur dan lembab dengan larutan air cuka tersebut secara merata. Selanjutnya, biarkan permukaan mengelupas sendiri.
  5. Kerik seluruh permukaan dinding yang terkelupas dengan menggunakan kape dempul
  6. Setelah proses pengerikan selesai, maka tampilan dinding pun akan menjadi kasar dan berlubang. Untuk itu gunakan amplas untuk menghaluskan permukaan dinding tersebut menggunakan amplas kasar. Lakukan hingga merata
  7. Setelah mengamplas, tambal dinding yang berlubang dengan semen putih. Olehkan semen hingga terlihat merata lalu biarkan bagian yang ditambal mengering. Semen putih dipilih karena memiliki siat yang cepat kering dibandingkan jenis lainnya.
  8. Lanjut ke proses berikutnya, setelah dinding kering amplaslah dengan amplas halus.
  9. Setelah tampak lebih halus, gunakan cat dasar waterproof untuk melapisi dinding. Oleskan cat secara menyeluru keseluruh bagian dinding.
  10. Setelah cat dasar mengering, maka lapisi kembali dinding dengan cat yang sesuai dengan warna rumah anda. Sehingga tampilan dinding kembali indah seperti baru.

Jika anda merasa kerepotan dengan berbagai proses di atas, maka tak ada salahnya untuk meminta bantuan tukang. Apalagi jika anda termasuk seorang pegawai kantor yang menghabiskan sebagian waktunya di tempat kerja. Jangan sampai karena tak sempat memperbaiki kesehatan seluruh anggota keluarga terancam karena dinding yang berjamur dan lembab.

5 Tips Merawat Rumah Minimalis

5 Tips Merawat Rumah Minimalis

Setiap orang menginginkan memiliki sebuah rumah pribadi meskipun masih muda. Bahkan sebelum berkeluarga pun sebisa mungkin sudah memiliki sebuah rumah hunian pribadi, sehingga tidak perlu repot lagi untuk membeli rumah ketika sudah berkeluarga. Desain rumah minimalis samapai saat ini masih menjadi salah satu rumah yang favorit dikalanagan masyarakat Indonesia. Hal itu dikarenakan rumah model minimalis dianggap lebih simple, menarik dan tidak menghabiskan banyak anggaran, baik untuk membangunnya maupun dalam segi perawatannya.

Desain rumah minimalis tidak memerlukan proses yang rumit dalam segi perawatannya karena perawaran pada rumah minimalis sangat mudah sekaligus murah. Selain itu, kalian juga bisa mencoba tips-tips merawat rumah minimalis berikut ini:

  1. Membersihkan Setiap Titik Ruangan Secara Rutin

Setiap bangunan tentu memiliki titik focus sebagai pusat perhatian setiap orang. Pada rumah yang bergaya minimalis biasanya kaca besar yang diterapkan didalam rumah menjadi focus utama yang sangat menyita perhatian. Tidak hanya bisa memberikan kesan yang luas saja, namun kaca juga bisa membuat bangunan di dalam rumah terlihat lebih mewah dan elegan. Untuk membuat rumah kalian selalu terawat dan lebih indah, hal yang paling penting adalah rutin membersihkan setiap titik di ruangan rumah kalian.

  1. Membersihkan Sudut-sudut Yang Sulit Dijangkau Secara Berkala

Bila titik focus pada sebuah ruangan harus dirawat dan dibersihkan setiap hari, berbeda dengan halnya sudut-sudut di dalam rumah.  Disetiap bagian rumah tentu memiliki sudut-sudut ruangan yang kadang sulit dijangkau, karena itu untuk memastikan agar ruangan selalu bersih yaitu dengan membersihkan setiap sudut ruangan dirumah itu secara berkala. Selain itu, bersihkan juga bagian langit-langit rumah.

Paling tidak, sebulan sekali bisa membersihkan setiap titik dan sudut rumah . sehingga kebersihan didalam rumah juga selalu terjaga. Supaya pembersihan bagian ruangan terasa lebih ringan. Sebaiknya membuat jadwal untuk perawatan/pembersihan rumah secara khusus.

  1. Ganti Posisi Furniture Dengan Berkala

Dengan membiarkan posisi furniture tertentu dalam waktu yang lama, hal itu sebenarnya bisa membuat ruangan terlihay sangat monoton dan membosankan. Karena jika kalian dapat mengganti posisi perabotan secara berkala. Tidak perlu memindahkan posisi furniture secara total, cukup dengan memindahkan furniture-furniture tertentu yang berukuran kecil atau yang lebih mudah dipindahkan untuk membuat ruangan terlihat berbeda dan lebih fresh.

Disamping bisa memberikan kesan ruangan yang tidak terlihat monoton dan lebih fresh, pergantian posisi perabotan juga memungkinkan kalian untuk membersihkan bagian yang tertutup furniture

tersebut, seperti bagian bawah kursi atau kolong tempat tidur.

  1. Tampilkan Sentuhan Yang Berbeda

Memang benar jika penggantian perabotan baru bisa memberikan kesan yang berbeda dalam satu ruangan tersebut, tapi dengan cara seperti ini pasti memerlukan budget yang cukup besar. Berbeda halnya jika kalian sering mengganti aksesoris atau pernak-pernik yang harganya tidak terlalu mahal. Contohnya memberikan sebuah hiasan bunga pada sudut ruangan. Selain itu, kalian juga bisa mengganti hiasan itu dengan warna dan jenis yang berbeda. Disamping itu, bingkai foto yang dipindahkan juga terkadang harus dilakukan. Kalian bisa menukarkan foto dari suatu ruangan ke ruangan lainnya.

  1. Pakai Pengharum Ruangan

Supaya rumah minimalis kalian terlihat lebih nyaman, menampilkan kebersihan saja rasanya kurang. Dalam hal ini, penting juga jika kalian memperhatikan aroma ruangan. Karena itu, kalian bisa menggunakan pengharum ruangan di dalam ruangan. Paling tidak pada satu ruangan mempunyai satu pengharum ruangan. Hal itu akan membaut ruangan lebih fresh. Kalian juga dapat memilih aroma wangi yang berbeda-beda di setiap ruangan.

Untuk menyempurnakan desain rumah yang minimalis, kalian bisa menerapkan tips-tips diatas, sehingga hunian juga menjadi lebih menyenangkan dan lebih nyaman. Jadi, jangan sampai hunian mewah pada rumah minimalis kalian menjadi sebuah bangunan yang tidak terawat dan tidak wangi. Selamat mencoba.

4 Cara Merawat Taman Agar Tetap Indah

4 Cara Merawat Taman Agar Tetap Indah

Merawat taman agar terlihat selalu indah dan segar bukan menjadi hal yang sulit kalian lakukan. Kalian hanya perlu meluangkan waktu untuk melakukan perawatan taman secara rutin.

Untuk itu, ada beberapa cara tentang cara mudah merawat taman agar selalu terlihat indah antara lain.

  1. Penyiraman

Penyiraman adalah satu aspek yang penting dalam perawatan taman. Penyiraman perlu kalian lakukan dengan tepat dan teratur supaya tanaman tidak mengalami kekeringan atau kelebihan air.

Kenali gejala-gejala jika tanaman yang kekurangan atau kelebihan air. Coba tes tingkat kebasahan tanah dengan menggunakan jari dan lakukan juga penyiraman sesuai dengan kebutuhan.

Waktu yang paling tepat untuk menyirami tanaman yaitu saat pagi atau sore hari sehingga proses peresapan air bisa berjalan dengan baik dan sempurna.

  1. Pemangkasan

Pemangkasan tanaman perlu kalian lakukan juga secara berkala supaya tetap terlihat menarik dan rapi terutama untuk tanaman yang minimalis.,

Pemangkasan bisa kalian lakukan dengan memotong cabang, daun  atau dahan tanaman tersebut.

Jangan lupa untuk membersihkan area taman dari tanaman yang kering atau daun-daun kering yang mungkin masih menempel di pohon. Kumpulkan daun-daun kering tersebut dan bisa kalian manfaatkan sebagai bahan pembuatan kompos.

  1. Jaga Kualitas Media Tanam

Gemburkan tanah secara teratur untuk memudahkan akar tanaman agar mendapatkan oksigen dan menyerap air. Struktur tanah serta media tanam yang baik utnuk tumbuhan haruslah mudah hacur, gembur dan mudah digali.

Untuk tanaman dalam pot, yang perlu kalian lakukan adlaah mengganti media tanam secara berkala. Selain itu, pindahkan tanaman ke dalam pot yang lebih besar dan sesuai dengan ukuran tanaman tersebut. Jika tidak kasihan tanamannya karena tidak bisa berkembang.

  1. Pengendalian Hama

Kalian harus melakukan pengendalian hama mulai dari uapaya pencegahannya dengan cara menjaga kebersihan taman dan area sekitar , serta menjaga tingkat kelembapan taman.

Jika hama sudah mulai menyerang, basmi habis dengan cara yang sederhana dengan mengambil dan membuang hama seperti siput, belalang dll atau kalian bisa menggunakan obat-obatan pembasmi hama.

Kalian bisa menggunakan obat hama biologis yang aman, ramah lingkungan dan juga mudah untuk dibuat. Kaliu tidak kalian bisa menggunakan pestisida.

Itulah beberapa cara untuk merawat taman agar tetap indah. Selamat mencoba.

 

Cara Memilih Hiasan Taman Di Rumah

Cara Memilih Hiasan Taman Di Rumah

Semakin tidak sedikit orang yang mencari teknik alami dan efektif untuk membuat keindahan di lokasi tinggal mereka. Merancang suatu taman depan rumah ialah salah satu teknik untuk mewujudkan keadaan harmonis dan estetis di rumah. Di samping itu, taman yang indah dapat menjadi pemandangan yang mengasyikkan untuk menyambut tamu atau tetangga kita yang datang berkunjung.

Jika lokasi tinggal Anda mempunyai sebuah pagar dan jarak mengarah ke rumah lumayan untuk menciptakan taman, tempatkan sejumlah pot bunga guna membuatnya tampak lebih indah. Memiliki taman akan menciptakan tampilan lokasi tinggal Anda tampak lebih dinamis dan berwarna. Letaknya yang sedang di depan lokasi tinggal juga dapat membuat tetangga kita yang lewat di depan lokasi tinggal Anda menjadi senang ketika melihatnya. Jadi tunggu lagipula untuk melihat gagasan taman mungil berikut? Lalu aplikasikan pada lokasi tinggal Anda!

  1. Sesuaikan dengan Gaya Rumah kita

Untuk membina sebuah  taman yang direncanakan dengan baik di mana tumbuhan tumbuh dan tampak harmonis satu sama lain, sangat urgen untuk mengikuti sejumlah langkah inilah ini. Menentukan tujuan penciptaan taman seringkali merupakan tahapan sebelum memilih dan melakukan pembelian tanaman.

Menyesuaikan gaya lokasi tinggal dan tumbuhan yang bakal menghiasi taman sangat urgen untuk menciptaan visual yang harmonis dan manis untuk rumah Anda. Bunga dengan warna-warna hangat sangat sesuai dipadukan dengan warna hijau cerah yang cocok untuk gaya lokasi tinggal tropis. Sedangkan bunga dengan warna pink atau ungu bakal serasi dengan tumbuhan hijau gelap, membuat kontras yang harmonis untuk lokasi tinggal bergaya canggih minimalis laksana yang tampak pada di antara desain arsitek Monica Khanna.

  1. Pilih Tanaman yang Cocok guna Ditanam

Dengan gagasan membuat taman di depan rumah, sangat urgen menyesuaikan tipe tumbuhan dengan iklim dan sekali lagi gaya lokasi tinggal Anda. Taman dibuat untuk membawa keindahan nan harmonis pada lokasi tinggal bukan? Oleh karena tersebut kecocokan tumbuhan dan iklim lokasi tinggal harus diperhatikan supaya rumah dan taman tampak menyatu dan terlihat lebih indah. Untuk menyokong visual taman, Anda dapat menambahkan penyinaran yang tepat pada taman. Dan pastikan pot tumbuhan Anda terpasang dengan baik dan teratur sesuai kemauan Anda.

  1. Taman Vertikal dan Horizontal, Mengapa Tidak?

Taman vertikal dan horizontal mempunyai pendekatan yang berbeda. Taman vertikal seringkali untuk hunian yang mempunyai sedikit lahan atau bahkan tidak terdapat lahan guna bercocok tanam. Tapi andai rumah kita memungkinkan guna menggabungkan dua-duanya mengapa tidak? Tentu saja taman depan lokasi tinggal Anda bakal terlihat semakin estetis dengan paduan sejumlah tanaman bunga warna-warni.

Taman vertikal dapat Anda susun dengan menanam papan kayu untuk menempatkan pot-pot bunga. Memasang pot pada dinding secara zigzag juga dapat Anda coba. Bagi keserasian warna bunga pada taman vertikal dan taman horizontal, Anda dapat berkreasi cocok kemauan sebab ini ialah taman lokasi tinggal Anda bukan? Jangan lupa guna memilih pot bunga yang besar guna taman horizontal, ini tips dari kami. Cobalah!

  1. Taman di Lahan Sempit, Tetap Indah!

Jika kita tidak memiliki lumayan ruang untuk menciptakan taman, gagasan ini akan bermanfaat untuk Anda. Masukkan taman dengan sepetak tanah saja pada desain pagar lokasi tinggal atau fasad lokasi tinggal Anda. Taman ini bakal menjadi satu kesatuan dari desain itu bukan? Seperti yang kita lihat, taman mungil tersebut menjadi pusat yang sempurna guna fasad rumah!

Tips dan Trik Perawatan Tanaman Bonsai

Tanaman bonsai merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak dikoleksi. Tanaman bonsai banyak dikoleksi oleh orang-orang yang memiliki ketelatenan tinggi. Sebab untuk bisa menjaga bentuknya yang unik dan menarik, maka harus dirawat secara intensif dan secara berkala. Bagi anda yang belum mengetahui apa itu tanaman bonsai, berikut kami beri penjelasan sedikit. Dapat dikatakan, bonsai merupakan salah satu jenis tanaman yang benar yang sengaja dibuat miniatur. Sebenarnya, pohon bisa tumbuh sangat besar, namun karena diberikan suatu treatment pada tanaman tersebut maka tanaman tidak akan tumbuh besar. Seperti halnya tanaman pada umumnya, bonsai juga memerlukan perawatan yang baik dan teratur. Berikut ini adalah cara merawat tanaman bonsai yang dapat Anda lakukan, yakni :

Penyiraman secara rutin

Sama seperti tanaman yang lainnya, bonsai juga butuh penyiraman secara rutin. Namun kadar air yang disiramkan tidak perlu terlalu banyak. Sebab jika bonsai memiliki air yang berlebih dapat memicu tumbuhnya jamur yang akan mengakibatkan pembusukkan akar. Disisi lain bonsai juga tidak boleh dibiarkan dalam keadaan kering. Maka dari itu kelembaban tanah harus stabil, tidak terlalu basah tapi juga tidak terlalu kering.

Penggantian pot

Sejatinya tanaman bonsai ditanam di dalam pot yang dangkal. Untuk itu, demi mendorong pertumbuhan akar bonsai pot tanaman perlu digantik secara berskala. Terlebih jika bonsai terus menerus tumbuh dan berkembang, Anda akan membutuhkan pot yang lebih besar lagi. Jangan lupa untuk menyediakan lubang-lubang di dalam pot sebagai jalur air keluar agar akar bonsai tidak terendam air.

Pemupukan

Pemberian pupuk pada tanaman bonsai harus sesuai dengan dosis yang sudah ditentukan. pemupukan sebaiknya dilakukan setiap satu bulan sekali dengan menggunakan pupuk NPK serta urea. Selain pupuk untuk tanaman, Anda juga dapat menambahkan bubuk daun dengan pemakaian sebanyak tiga kali setiap bulannya.

Pemangkasan

Agar bonsai terlihat terawat dan tetap cantik, Anda juga perlu melakukan pemangkasan pada cabang-cabang yang mengganggu. Pemangkasan ini juga ditujukan sebagai bentuk pengendalian pertumbuhan cabang yang terlampau cepat. Selain cabang, bagian lain yang perlu dipangkas adalah ranting. Pemangkasan ini dapat Anda lakukan setiap satu bulan sekali, jika dilihat pertumbuhan bonsai sangat pesat. Namun jika masa pertumbuhannya cenderung lama, pemangkasan dapat dilakukan setiap dua hingga tiga bulan sekali.

Pembersihan akar

Selain mengganti media tanam bonsai, Anda juga perlu melakukan pembersihan akar yang semakin lama semakin tumbuh besar. Pertumbuhan akar yang pesat menandakan bahwa bonsai tergolong pada indikator tanaman sehat. Namun pertumbuhan akar yang berlebihan dan hanya dibiarkan saja justru akan menyiksa tanaman tersebut dan lama kelamaan mati. Untuk itu akar juga perlu dikontrol serta dibersihkan.

Penggantian kawat

Pada proses awal pembuatan bonsai, untuk menciptakan pola tertentu batang tanaman biasanya dililitkan dengan kawat. Ketika pola tersebut berhasil terbentuk, maka lilitan kawat yang sudah terbenam bisa dibuka secara perlahan. Sebab jika dibiarkan saja, bekas-bekas lilitan kawat justru dapat melukai cabang. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati ketika membuka lilitan tersebut. Setelah kawat lama berhasil dibuka, Anda dapat menggunakan kawat yang baru jika dirasa bentuk bonsai belum sempurna.

Demikian beberapa tips dan trik tentang merawat tanaman bonsai, tak terlalu sulit yang penting dilakukan secara rutin agar tanaman bonsai bisa tetap terawat dan terlihat baik. Apabila anda membutuhkan jasa dalam perawatan tanaman bonsai atau taman di rumah anda, maka anda bisa segera menghubungi kami untuk mendapatkan perawatan taman yang terbaik. Silahkan hubungi kontak person kami yang ada di website ini.

Semoga bermanfaat!

Tips Membuat dan Merawat Vertical Garden dari Paralon

Vertical garden kini menjadi salah satu pilihan bagi anda yang ingin memiliki taman namun tidak memiliki lahan. Jenis taman ini memang masih sangat jarang digunakan, selain memang belum banyak yang mengetahui bagaimana cara membuatnya, vertical garden juga membutuhkan perawatan sendiri. Penerapan vertical garden yang sangat minim tempat dapat dijadikan alternatif penghijauan di rumah yang memiliki lahan terbatas. Penggunaan vertical garden di rumah juga membawakan banyak manfaat. Selain sebagai penghias rumah, vertical garden juga berfungsi untuk melindungi eksterior rumah dari sengatan panas matahari. Selain itu, vertical garden juga berfungsi sebagai pelindung warna cat elegan rumah Anda bila terkena hujan.

Dari segi estetika, vertical garden juga dapat membuat tampilan rumah Anda menjadi lebih menarik. Terlebih vertical garden dapat diterapkan diberbagai macam konsep rumah seperti berbagai macam desain rumah minimalis. Tanaman yang ditanam dalam vertical garden dapat menyaring udara kotor yang ada di rumah Anda dan menghasilkan oksigen yang segar. Sangat baik untuk membangun ciri-ciri rumah sehat. Keuntungan membuat vertical garden dari pipa paralon adalah proses pembuatannya yang cepat serta harganya yang murah. Untuk membuatnya, pertama-tama Anda perlu menyiapkan bahan-bahan berikut ini :

  • Pipa PVC dengan diameter
  • Gergaji besi atau pipa
  • Bor
  • Selotip kertas
  • Meteran
  • Pisau
  • Baut

Cara membuat vertical garden dari paralon selanjutnya adalah sebagai berikut ini :

Menentukan Lokasi

Hal pertama yang dilakukan ialah dengan menentukan lokasi dimana vertical garden akan diletakan. Dari lokasi tersebut Anda dapat mengira-ngira sebesar apa dimensi yang dibutuhkan dari vertical garden sehingga pada saat pemasangan akhir, hasil yang di dapatkan tidak terlalu kecil maupun terlalu besar. Potong paralon dengan ukuran yang sesuai, lalu tandai pipa tersebut setiap 25 cm atau 40 cm dengan menggunakan selotip hingga menyerupai ruas-ruas bambu.

Ukur Pralon Sesuai dengan Kebutuhan

Tandai bagian pralon yang akan di lubangi. Pada bagian yang sudah diberikan tanda tersebut, potong dan iris pipa paralon dengan menggunakan gergaji. Pastikan paralon tidak sampai terpotong habis. Anda juga dapat memberikan tanda dengan spidol pada ruas-ruas pipa supaya hasil lebih akurat.

Gunakan Kompor untuk Memanaskan Pralon

Pipa paralon lalu dipanaskan pada bagian yang diiris supaya permukaannya melunak. Berhati-hatilah supaya pipa tidak terbakar sepenuhnya.

Memotong pipa paralon

Pada kondisi pipa yang melunak, lubangi permukaan tersebut dengan diameter yang sesuai. Lubang ini nantinya digunakan sebagai akses menaruh tanaman.

Buat lubang pada pipa

Jangan lupa untuk memberikan lubang pada bagian atas dan bawah permukaan paralon. Lubang yang ada dibagian atas difungsikan sebagai pengait pipa agar dapat digantungkan, sementara pada bagian bawah sebagai aliran sirkulasi air.

Proses finishing

Anda dapat membiarkan paralon dalam warna asli agar tampak natural, atau pun juga Anda dapat mengecatnya dengan warna-warna yang menarik. Pasangkan vertical garden pada dinding Anda. Setelah selesai, paralon tersebut dapat diisikan dengan tanah dan media tanam. Selanjutnya Anda juga dapat memasukan berbagai jenis tanaman vertical garden ke dalamnya.  Vertical garden dari paralon pun selesai.

Demikianlah beberapa langkah sederhana yang dapat Anda gunakan sebagai cara membuat vertical garden dari paralon. Apabila anda menginginkan namun tidak memiliki waktu dalam pembuatannya maka anda bisa menghubungi kontak person yang ada di website kami dan kami akan membantu anda dalam mewujudkan vertikal garden di hunian anda. Semoga bermanfaat.  

5 TIPS MUDAH MERAWAT TANAMAN AGAR SELALU SEGAR

Bagi anda yang menginginkan memiliki kediaman yang asri dan sejuk, maka anda perlu memilih tanaman sebagai sebuah kebutuhan. Bagi anda yang tidak biasa merawat tanaman, maka bisa jadi hal tersebut merupakan suatu kesulitan tersendiri. Sehingga ada baiknya anda perlu memulai dengan merawat tanaman dengan media tanam pot. Berikut ini beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk tetap selalu terlihat segar.

  1. Gantilah Pot Tanaman

Saat anda membeli tanaman mungkin anda bisa menaruhnya di pot yang agak kecil. Namun setelah beberapa waktu, maka anda bisa memindahkan tanaman yang sudah mulai tumbuh ke pot yang lebih besar. Hal ini bertujuan agar akar tanaman dapat berkembang lebih leluasa. Dengan pot yang lebih besar maka tanaman akan dapat menyerap air serta mineral tanah lebih banyak. Sehingga saat tanaman mendapatkan banyak nutrisi dari tanah maka tanaman akan menjadi lebih segar.

  1. Cukup Sinar

Meletakkan pot dengan di tempat yang tepat membuat tanaman menjadi lebih segar. Salah satu peletakan yang tepat untuk tanaman ialah di tempat yang penuh dengan sinar. Dengan sinar yang cukup maka akan memaksimalkan fotosintesis. Dengan fotosintesis, maka tumbuhan menjadi lebih segar dan bisa tumbuh menjadi lebih segar. Selain melihat dari sisi penyinaran, maka anda perlu memotong ranting-ranting atau dedaunan yang sudah layu. Bila anda tinggal di apartemen atau rumah yang kurang mendapatkan pencahayaan, maka anda bisa menaruh tanaman secara berkala di tempat yang terpapar sinar matahari.

  1. Masukkan ke Dalam Rumah

Namun bila anda memiliki halaman luas dan sering menempatkan tanaman di luar rumah, maka ada baiknya sesekali tanaman anda di letakkan di dalam rumah. Tanaman yang terlalu banyak terkena sinar matahari ternyata juga kurang baik untuk pertumbuhan tanaman.

  1. Bersihkan dari Hama

Selain memperhatikan dari segi kualitas penyinaran dan ukuran pot hal selanjutnya ialah anda pelu memperhatikan dari segi kesehatan tanaman. Tanaman yang yang sehat tentunya tanaman yang terbebas dari hama. Cara melihatnya sangat mudah, biasanya tanaman yang terdapat hama akan mengalami kerusakan seperti memudarnya warna daun, berlubang dan terlihat tidak segar. Anda bisa menyiramnya dengan cairan penghilang hama kimia atau dengan menggunakan bahan alami seperti cairan rendaman bakau atau air yang di diberi sedikit soda kue.

  1. Perhatikan Penyiraman

Hal terakhir yang tidak boleh terlupakan ialah soal penyiraman. Setiap tanaman memiliki tipe penyiraman yang berbeda-beda. Ada yang harus setiap hari disirami, dua hari sekali atau bahkan satu minggu sekali. Biasanya tanaman yang harus mendapatkan air setiap hari yaitu tanaman yang ada di taman, namun bila tanaman anda berada di pot maka anda bisa menyiramnya dua hari sekali. Sedangkan tanaman hias seperti kaktus mini ada baiknya disiram satu minggu sekali agar tidak terjadi kebusukan. Kenali tipe tanaman anda, sebab bila salah dalam perawatan maka tanaman menjadi mati.

Bila anda masih kebingungan dan ingin memilih tanaman yang cocok sesuai dengan rumah anda, maka anda bisa menghubungi kami. Kami siap membantu anda dalam pembuatan taman, perawatan taman serta hal-hal lain yang berkaitan dengan perawatan tanaman.

Tips Membuat Taman Mungil di Rumah

Tren hidup kembali pada alam kini mulai banyak diminati oleh para penduduk urban. Selain lebh sehat, tren kembali pada alam juga berpengaruh pada kualitas hidup yang semakin membaik. Salah satu cara untuk mengahadirkan alam ke lingkungan rumah ialah dengan merancang sebuah taman. Walau anda memiliki lahan yang tidak terlalu luas, namun anda tetap bisa membangun sebuah taman yang dapat memberikan kesejukan pada rumah anda. Bagi anda yang berminat untuk memiliki taman di lahan  yang sempit, berikut ini beberapa tips yang bisa anda gunakan:

  1. Sesuaikan dengan Gaya Rumah Anda

Untuk membuat sebuah taman yang nyaman dipandang, pertama-tama anda harus menyesuaikan bentuk dan ukuran taman dengan gaya rumah anda. Dengan menyesuaikan taman dengan bentuk rumah anda maka akan tercipta suatu kondisi yang nyaman serta harmonis. Misalnya rumah anda berbentu minimalis, maka anda bisa merancang taman di rumah anda juga dengan gaya yang minimalis pula, misalnya ditata dengan sederhana namun tetap nyaman dipandang mata. Selain itu anda juga bisa mengkombinasikan warna bunga-bunga di taman dengan cat tembok rumah anda.

  1. Pilih Tanaman yang Cocok untuk Ditanam

Setelah menyesuaikan bentuk taman dengan bentuk rumah anda, hal selanjutnya ialah dengan memilih tanaman yang cocok untuk di tamankan. Salah satu tips memilih tanaman ialah dengan mencocokan jenis tamana dengan iklim di pemukiman anda. Bila anda tinggal di daerah dataran tinggi, maka anda bisa memilih jenis bunga-bunga yang dapat tumbuh subur di hawa dingin, begitupula sebaliknya saat anda tinggal di pemukiman yang berhawa panas maka pilihlah jenis tanaman atau bunga yang tahan terhadap cuaca yang panas. Selain memilih sesuai dengan iklim, anda juga perlu memperhatikan pemilihan warna tanaman yang akan di tanam. Usahakan memilih tanaman yang warnanya senada dengan rumah anda, sehingga dapat mendukung keharmonisan secara visual.

  1. Taman Vertikal dan Horizontal, Mengapa Tidak?

Saat ini sudah banyak jenis-jenis bentuk taman yang bisa anda pilih. Taman kini tak hanya horisontal saja namun juga bisa dengan model vertikal. Tak adanya lahan di rumah untuk dijadikan taman membuat para kreatif membuat taman dengan bentuk vertikal. Tertu saja pembuatan taman vertikal tidak mengurangi keindahan di rumah anda, justru dengan adanya taman vertikal akan semakin membuat rumah anda menjadi lebih hidup. Salah satu cara yang mudah untuk menyusun taman vertikal ialah dengan menempatkan papan kayu untuk meletakkan pot-pot bunga. Agar lebih menarik maka anda bisa menyusun pot-pot bunga secara zigzag atau menyusun pot sesuai dengan warna bunga.

  1. Tanam Beberapa Jenis Bunga Bersamaan

Bila anda menginginkan taman yang berwarna-warni, maka anda bisa mengkombinasikan tiga warna bunga dalam taman anda. Tanamlah tiga jenis bunga dengan warna yang berbeda secara bersamaan. Dengan menanamnya secara bersamaan, maka anda bisa melihat taman anda tumbuh dengan warna bunga yang harmonis. Cobalah!

Demikianlah beberapa tips tentang membuat taman di lahan yang sempit. Saat ini sudah banyak hal yang bisa lakukan untuk membuat rumah anda nyaman untuk ditinggali. Jika bisa membuat taman, kenapa tidak?

Bila anda masih bingung bagaimana cara untuk membuat taman di rumah anda, maka kami akan dengan senang hati membantu anda mewujudkan taman impian anda.