Pintu Atau Jendela Rumah Menjadi Berderit? Simak Cara Mengatasinya

Pintu Atau Jendela Rumah Menjadi Berderit? Simak Cara Mengatasinya

Pintu dan jendela adalah komponen penting dalam membangun rumah. Selain sebagai akses keluar masuk, pintu dan jendela dapat berfungsi sebagai penerangan di siang hari dan tempat untuk sirkulasi udara.

Akan tetapi, saat terdengar suara berderit dari pintu tentu akan membuat anda merasa jengkel. Bunyi derit tersebut bisa disebabkan oleh kondisi pintu atau jendela yang telah tua. Namun, jika kondisi pintu dan jendela masih bagus dan baru maka ada baiknya anda melakukan pengecekkan sebelum menimbulkan masalah di kemudian hari. Bunyi derit dari pintu atau jendela bisa jadi tanda jika bagian engsel kering saat dibuka atau ditutup. Bukan hanya menimbulkan suara yang tidak nyaman, namun hal ini akan membuat engsel semakin aus.

Berbagai jenis engsel

Setelah mengetahui jika bunyi derit disebabkan oleh engsel yang kering tentu anda haru segera melakukan perbaikan pada bagian tersebut. Engsel sendiri biasanya terbuat dari besi, kuningan, plastik hingga logam campuran. Sebelum memperbaiki engsel ada baiknya kita mengenal beberapa jenis engsel berikut ini:

1.      Engsel model bubut

Jenis engsel pertama adalah model bubut, model ini berbentuk tabung dan lubang pada bagian tenganya. Engsel model bubut ini terbuat dari besi, biasanya digunakan untuk pintu dengan bobok yang berat seperti pintu kayu jati asli.

2.      Engsel model sendok

Apakah anda pernah mengamati engsel yang ada di lemari atau laci meja? Kedua perabotan tersebut biasanya menggunakan engsel model sendok. Model engsel sendok sendiri terbagi dalam dua bagian yakni model lurus dan model bengkok. Model lurus biasanya digunakan pada bagian luar dan engsel bengkok untuk dipasang pada bagian dalam pintu.

3.      Engsel model kupu-kupu

Engsel ini berbentuk seperti hewan kupu-kupu, dengan tabung silinder di tengah dan besi pipih di kanan kirinya. Pada bagian sayap besi terdapat lubang berukuran kecil yang digunakan untuk menempatkan baut. Biasanya engsel ini dipakai pada pintu yang berbobot ringan.

4.      Engsel model patrom

Jenis ini sangat tepat digunakan pada rumah dengan konsep minimalis dengan kemungkinan akan direnovasi dalam waktu mendatang. Model ini tersedia dalam berbagai ukuran, sehingga anda dapat memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

5.      Engsel model piano

Engsel model ini kabarnya pernah dipakai untuk menutup alat musik piano. Akan tetapi seiring berjalannya waktu engsel model ini, sering diaplikasikan pada lemari atau jendela. Engsel ini sangat cocok jika anda sedang melakukan penghematan untuk revonasi rumah.

Cara mengatasi suara berderit pada pintu dan jendela

Jika pintu atau jendela rumah anda telah berderit maka sesegera mungkin diperbaiki. Untuk menyelesaikan masalah ini tidak terlalu rumit anda cukup gunakan pelumas, minyak goreng di dapur atau oli bekas. Pada bagian engsel dan grendel yang kering lumasi dengan cairan tersebut, cara ini dinilai cukup  efektif untuk mengatasi bunyi derit pada pintu dan jendela.

Setelah anda melumasi engsel, cobalah cek kembali bagian bautnya, karena bisa jadi bunyi derit disebabkan oleh kendutnya baut pada engsel. Jangan lupa kencangkan jika baut-baut tersebut kendur. Jika baut tersebut tak bisa dikencangkan kembali, maka tandanya bagian tersebut longgar dan anda perlu menggantinya dengan yang baru dan berukuran lebih besar.

Jika bunyi deritan pintu atau jendela telah hilang, jangan lupa melakukan pemeriksaan secara rutin pada engsel dan bautnya. Lumasi kembali jika engsel mulai kering, serta kencangkan baut-baut yang kendur. Selain itu, bersihkan setiap debu yang menempel. Perawatan yang rutin akan membuat pintu atau jendela tidak berderit lagi.

 

Selain Rembesan Air, Penyebab Lain Yang Membuat Plafon Gysum Roboh

Selain Rembesan Air, Penyebab Lain Yang Membuat Plafon Gysum Roboh

Apa di rumah anda terdapat plafon? Plafon atau yang lebih dikenal dengan langit-langit rumah adalah bagian dari konstruksi bagunan yang memiliki fungsi untuk membatasi tinggi ruangan dalam rumah. Bukan hanya itu, plafon juga berfungsi sebagai keamanan, kenyamanan, dan keindahan rumah. Adanya plafon di rumah anda juga digunakan untuk menutupi bagian dalam kerangka atap serta mencegah cuaca panas atau dingin tidak langsung masuk ke dalam rumah.

Saat ini sudah banyak plafon yang mempercantik bagian interior rumah atau bangunan tertentu. Ada berbagai bahan-bahan yang digunakan untuk membuat plafon, yakni kayu, triplek, lembar semen asbes, hardboard, softboard, accoustic tile, particle board, aluminium, serta gypsum.

Dari berbagai jenis plafon yang disebutkan plafon gypsum lah yang paling populer dikalangan masyarakat Indonesia. Hal ini karena perawatan yang mudah variasi yang dijual di pasaran juga lebih banyak, khususnya untuk aksesori di bagian sudut tengah dan lisnya. Selain itu, gypsum juga memiliki beragam warna dan ukuran yang berbeda-beda. Hal ini yang membuat plafon gypsum sangat cocok dihati banyak orang.

Yang perlu anda pahami dalam merawat plafon gypsum

Selain perawatannya yang mudah, jenis plafon ini cenderung lebih cepat pengerjaannya. Namun seperti jenis yang lain ada beberapa kekurangan yang dimiliki yakni mudah hancur, sehingga sangat mungkin jika sewaktu-waktu plafon akan roboh. Untuk itu simak beberapa penyebab plafon gypsom roboh antara lain:

1.      Tidak tahan terhadap air

Dibandingkan jenis lainnya plafon gypsum cenderung sangat rentan terhadap air. Apabila terdapat rembesan air di atap rumah yang mengenai bagian platfon maka hal ini bukan hanya menimbulkan noda hitam atau jamur saja. Namun juga membuat plafon menjadi hancur. Jika bagian yang hancur tidak sedikir, maka sangat memungkinkan plafon rumah anda akan roboh kapan saja.

2.      Proses pemasangan yang kurang tepat

Meskipun proses pengerjaannya lebih cepat, bukan berarti mustahil jika tak ada kesalahan pada proses pemasangannya. Jenis plafon ini sangat tepat dipasang pada rumah yang dengan pelat beton sebagai penutup atap. Selain menggunakan sekrup, bubuk gypsum (compound), yang berfungsi sebagai lem di tempat sambungan juga diperlukan. Pemasangan sambungan gypsum sendiri biasanya dilakukan dengan diplester dahulu. Jika proses pemasangan salah seperti kesalahan pada sambungan maka bisa saja plafon akan roboh.

3.      Terkena benturan

Bukan hanya tidak tahan terhadap air. Plafon gysum juga rentan terhadap benturan, hal ini karena struktur gypsum yang mudah rapuh sehingga tidak tahan terhadap benturan yang keras. Untuk itu anda perlu menjaga gypsum dari benturan yang mungkin terjadi misalnya saat anda membersihkan rumah khususnya pada langit-langit rumah.

4.      Terpasang di area yang kurang tepat

Plafon bisa roboh jika anda menaruhnya ditempat yang tidak tepat. Misalnya memasang plafon pada kamar mandi, eksterior rumah atau bagian-bagian rumah lain yang memiliki tingkat kelembapan yang tinggi. Ingat plafon inti tidak tahan terhadap air, bukan tidak mungkin jika nanti plafon akan roboh dalam waktu yang singkat. Kelembapan yang tinggi membuat strukturnya menjadi sangat rapuh. Disarankan anda menggunakan plafon gypsum yang waterproof.

5.      Penyangga yang kurang kuat

Penyebab yang terakhir adalah penyangga atau penyokong plafon yang tidak kuat. Mengingat jika gypsum rentak, maka dibutuhkan bahan penyangga yang kuat. Jika tidak plafon bisa saja roboh meskipun anda tak menemukan tanda kebocoran.

Hal Sepele Yang Menyebabkan Kebocoran Rumah

Hal Sepele Yang Menyebabkan Kebocoran Rumah

Musim telah berganti, datangnya hujan terkadang tidak bisa diprediksi. Terkadang datangnya hujan menjadi PR tersendiri bagi anda, ya kebocoran. Atap rumah yang bocor tentu mengganggu anda dan kelurga, tidur menjadi tidak nyenyak hingga rumah dipenuhi oleh ember.

Selain membuat dinding dan plaforn lembab. Kebocoran juga bisa membahayakan anda. Bisa saja air yang menetes mengenai bagian aliran listrik di rumah yang bermasalah, sehingga memicu korsleting. Tentu anda tidak ingin rumah semakin rusak atau keselamatan seluruh anggota keluarga menjadi terancam karena kebocoran bukan? Agar air hujan tak mengikis atap anda sehingga menjadi keropos. Berikut ini ada hal-hal yang sering diabaikan namun ternyata pemicu kebocoran. Simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab atap rumah bocor dan cara mengatasinya

Atap yang bocor tentu disebabkan oleh berbagai hal, berbeda penyebab tentu berbeda cara mengatasinya. Untuk lebih jelasnya, simak di bawah ini:

  • Atap yang jarang anda periksa, terkadang hal ini sering diabaikan. Memeriksa atap tentu menjadi hal yang sangat penting, karena anda bisa tahu kira-kira apa yang menjadi penyebab kebocoran.
  • Saluran air yang tidak lancar, menjadi salah satu penyebab yang paling umum. Saluran air yang tersumbat tentu akan membuat genangan air pada atap rumah anda. Hal ini akan membuat kelembaban pada atap kayu serta kebocoran.
  • Lapiran genting yang rusak, bahan lapisan genting atau yang dikenal dengan Flashing memiliki fungsi melindungi genting dari debu maupun air. Saat lapisan ini terkikis maka debu dan air akan lebih mudah masuk ke dalam rumah. Umumnya hal ini disebabkan oleh cuaca yang ekstrim
  • Membrane atap yang rusak, membrane merupakan salah satu bagian penting dari atap. Fungsinya sendiri melindungi atap dari terpaan angin, hujan dan suhu panas. Jika membrane rusak maka air akan mudah mengalir masuk dalam rumah.
  • Pipa yang bocor, penyebab lainnya adalah pipa yang terpasang pada atap terlalu tipi sehingga dapat terobos oleh air dengan mudah.
  • Gendeng yang telah rusak atau bergeser, terkadang cuaca yang ekstrim membuat genteng rumah anda menjadi rusak. Bukan hanya itu angin kencang juga dapat menggeser posisi genteng, sehingga terdapat celah yang membuat air akan masuk ke dalam rumah.

Hal yang sering diabaikan saat memperbaiki atap

Di musim penghujan ini, tentu anda harus detail terhadap hal-hal yang memicu kebocoran, agar lebih mudah bagi anda. Berikut ini adalah penjelasannya:

1.      Periksa ventilasi udara

Atap yang terlalu lembab juga menjadi salah satu penyebab kebocoran. Untuk menghindari terjadinya keropos, cobalah untuk memastikan rumah anda memiliki sistem sirkulasi udara yang baik. barikan sebuah jendela atau lubang di sisi atap atau bawah gendeng sehingga ruang dalam rangka atap rumah tetap kering. Anda cukup membuat ventilasi udara yang berukuran sedang.

2.      Periksa dan perbaiki area yang berdempul

Yang perlu anda tahu jika atap yang sering direparasi terkadang memiliki banyak area berdempul. Area tersebut umumnya telah dilapisi oleh lapisan pelindung anti bocor. Dempulan ini memang tahan air dan berbagai cuaca ekstrim.

Namun lama kelamaan, dempulan pada atap rumah anda juga akan rusak atau terkikir oleh air. Sehingga muncul pori-pori kecil di permukaannya, jadi air hujan akan mudah merembes dan masuk ke dalam rumah. Untuk itu berikan perhatian khusus pada area dempul tersebut. anda bisa mengganti dan mendempul ulang beberapa area yang bermasalah. Selain itu lakukan pergantian reparasi secara teratur dan sesegera mungkin.

Cat Anti Bocor Untuk Atasi Atap Rumah Yang Retak

Cat Anti Bocor Untuk Atasi Atap Rumah Yang Retak

Atap rumah yang rembes atau cobor sering menjadi masalah bagi anda saat musim penghujan datang. Panas matahari yang menerpa selama musim kemarau panjang membuat atap rentan rusak dan mudah tergerus oleh air hujan. Munculnya lubang atau retakan pada atap dak beton tentu harus segera ditambal serta dilapisi cat pelindung anti bocor agar tahan oleh berbagai macam cuaca.

Kebocoran pada rumah anda tentu tidak boleh dibiarkan, karena hal ini lama kelamaan akan merusak kondisi rumah anda seperti plafon serta dinding rumah yang lembab dan berjamur. Tentu ruangan akan menjadi lembah dan mudah cepat rusak karena rembesan air hujan yang masuk. Kondisi ini juga membahayakan kesehatan seluruh anggota keluarga anda. Selain melakukan penambalan pada bagian atap yang retak atau berlubang, tentu anda perlu melapisinya dengan cat anti bocor (waterproofing). Waterproofing sendiri berbahan dasar dari campuran lateks, minyak, dan concrete base sehingga menahan air agar tak masuk ke dalam rumah. Sebelum mengaplikasikan cat tersebut berikut ini ada beberapa ulasan yang harus anda tahu antara lain.

Berbagai jenis cat anti bocor

Untuk jenis cat anti bocor sendiri terbagi menjadi 3 jenis yang dapat anda temui di toko bangunan. Untuk lebih jelasnya berikut ini:

1.      Cat anti bocor coating

Jenis pertama adalah cat anti bocor dengan coating, cat ini terbuat dari styrin acrilic. Cat pelindung jenis ini memiliki daya tahan yang lebih kuat dibandingkan jenis cat pelindung lainnya, akan tetapi hal ini tentu sebanding dengan harga yang dijual lebih tinggi.

2.      Cat anti bocor cementius

Cat anti bocor jenis ini merupakan kombinasi dari dua komponen yakni semen dan tambahan zat adiktif yang berfungsi untuk mengikat beton. Berdasarkan ketahanan cat terhadap paparan sinar matahari, cat anti bocor cementius terbagi dalam dua jenis antara lain cat anti bocor cementius 1 dan 2. Yang pelu anda ingat saat mengaplikasikan cat cementius, lakukan pelapisan lebih dari satu kali agar menghasilkan daya lekat yang lebih besar. Pada pelapisan kedua anda dapat mengecatnya secara menyilang atau berbeda arah.

3.      Cat anti bocor membrane

Jenis cat pelindung terakhir adalah cat anti bocor membrane, jenis cat ini berbahan dasar minyak. Sejenis dengan aspal yang biasanya digunakan untuk membuat atap dak beton.

Lalu bagaimana cara memilih cat yang baik?

Yang perlu anda perhatikan dalam memilih cat anti bocor adalah menyesuaikannya dengan karakter desain atap dan rumah anda. jika anda memiliki atap berbentuk datar yang terbuat dari 1 komponan, maka usahakan anda tidak menggunakan cat anti bocor yang tidak tahan dengan paparan sinar matahari dan mudah rusak. Bukan hanya bagian luar atap, bahkan ruang penghambat panas antara plafon dan ata rumah juga berisiko menimbulkan kebocoran pada atap dak beton bila dibandingkan jenis atap lainnya.

Selain itu, tentu anda harus mempertimbangkan faktor kebersihan. Pilihlah cat anti bocor dengan formula tahan terhadap debu, bakteri serta jamur. Sehingga mudah untuk dibersihkan dan mencegah pelapukan.

Kesalahan yang paling umum terjadi saat mengecat

Kesalahan dalam mengaplikasikan cat tentu membuat fungsinya yang melindungi rumah akan hilang. Kesalahan yang paling umum dilakukan adalah melarutkan cat dengan air yang terlalu banyak. Pada cat anti bocor yang terdiri dari satu komponen, pelarutan ini tentu menimbulkan penyusutan pada bagian atap setelah dilapisi cat.

Cara Mudah Merawat Kusen Kayu Dan Kaca Jendela Rumah

Cara Mudah Merawat Kusen Kayu Dan Kaca Jendela Rumah

Jendela adalah salah stau komponen penting saat membangun rumah, jendela diperlukan untuk sirkulasi udara dalam rumah serta membiarkan cahaya masuk sehingga rumah menjadi lebih terang di siang hari. Saat ini ada banyak model dan ukuran jendela yang akan mempercantik tampilan rumah anda, namun model ukuran serta warna saja tidak cukup. Untuk mempertahankan estetika jendela perlu adanya perawatan. Merawat jendela rumah tentu bukan hal yang sulit, simak penjelasan lebih lengkap berikut ini.

Merawat kusen kayu jendela

Kusen merupakan salah satu bagian yang penting dalam sebuah jendela karena adanya kusen akan memperindah tampilan jendela. Selain itu kusen juga menjadi penahan kaya jendela, memang perlu adanya perawatan secara rutin khususnya kusen yang terbuat dari kayu. Salah satu masalah yang muncul pada kusen jendela kayu adalah keropos karena dimakan oleh rayap atau menjadi kering karena terpapar sinar matahari secara langsung.

Perawatan pada kusen kayu memang cukup kompleks dan  perlu dilakukan pembersihan sesering mungkin. Berbeda jika anda menggunakan kusen berbahan dasar aluminuam yang lebih ringan perawatannya. Hampir sebagian besar kerusakan yang terjadi pada kusen kayu berbahan kayu berasal dari serangan rayap.

Tingkat kelembaban pada kayu yang semakin mengering akibat tidak adanya perawatan secara intensif adalah penyebab kenapa kusen jendela rumah anda dimakan rayap. Untuk mengatasi hal ini maka ada baiknya anda menggunakan lapisan atau cat pelinding yang mengandung anti rayap. Oleskan cairan tersebut ke seluruh permukaan kusen secara merata.

Selain menggunakan cat atau lapisan anti rayap, adapun perawatan rutin yang perlu anda perhatikan. Seperti membersihkannya setiap 3 hari sampai satu minggu sekali. Jika tampilan warna kusen kayu mulai memudar maka cat ulang dengan warna yang terlihat natural dan selaras dengan rumah anda.

Merawat kaca jendela

Banyaknya debu dan kotoran yang menempel pada kaca jendela rumah menjadi terlihat buran atau kusam. Kaca jendela memang salah satu bagian rumah yang mudah terlihat kotor, bukan hanya itu jika kita tidak berhati-hati kaca jendela juga rentan retak dan pecar. Jika sudah demikian tentu kita harus berhati-hati jangan sampai kerusakan kaca jendela mempengaruhi tampilan rumah anda.

Memiliki kaca bening dan bersih tentu dambaan setiap penghuni rumah, untuk itu ada baiknya kita rajin-rajin membersihkannya. Apalagi jika kaca jendela rumah anda bagian terluar dari rumah yang lebih rentan terkena debu, polusi dan paparan matahari secara langsung.

Saat ini sudah banyak merk pembersih kaca yang membantu anda merawat kaca jendela sehingga terlihat bersih dan bening. Namun untuk membersihkan kaca jendela ada beberapa peralatan yang sebaiknya ada persiapkan seperti: alat pembersih kaca jendela, ember yang berisikan air bersih, cairan pembersih, spons atau koran bekas (tujuannya untuk membersihkan noda kaca yang membandel), kain lap bersih.

Untuk membersihkan kaca jendela seperti baru, caranya sangat mudah yakni:

  • Mulailah membersihkan kaca dari sisi dalam rumah
  • Jangan lupa meletakan lap di bawah jendela untuk menangkap tetesan sisa-sisa cairan pembersih agar tidak mengotori lantai
  • Gunakan cairan pembersih terpercaya untuk membersihkan kaca jendela rumah anda. Jika produk yang anda pilih berbentuk semprotan maka hal ini akan mempermudah anda. Namun jika tidak tuangkan cairan pembersih dalam ember yang berisikan air, aduk hingga buih. Celupkan spons kemudian peras. Spons tersebut dapat anda gunakan untuk menyeka kaca.

Cara Tepat Merawat Kusen Jendela Dan Pintu Kayu Rumah Anda

Cara Tepat Merawat Kusen Jendela Dan Pintu Kayu Rumah Anda

Selain atap serta tembok, salah satu komponen rumah yang tidak boleh dilupakan adalah pintu dan jendela. Kedua komponen tersebut merupakan bagian terpenting yang harus terpasang dalam sebuah rumah. Pintu merupakan akses keluar-masuk orang, sedangkan jendelan diperlukan utuk pencahayaan rumah di siang hari dan sirkulasi udara agar rumah lebih sejuk. Selain dilihat dari fungsinya baik jendela maupun pintu kini harus memiliki unsur estetika. Bahkan adanya sentuhan seni menjadi salah satu faktor unik dalam sebuah Rumah.

Kerusakan pada jendela dan pintu

Untuk itu saat ini kita perlu mengetahui sedikit banyak model pintu dan jendela yang bervariasi di pasaran. Bahkan anda dapat mencampurkan banyak warna yang selaran dan sesuai dengan apa yang diinginkan. Jendela kusen dan pintu kayu sering sekali dijadikan pilihan oleh kebanyakan orang. Penggunaan dua komponen tersebut dianggap lebih mudah menyelaraskan warna tembok rumah.

Bukan hanya itu terdapat kelebihan lain yang dimiliki seperti tidah mudah rusak, tahan lama dan mudah perawatannya. Baik pintu maupun jendela sangat penting untuk anda melakukan perawatan secara berkala. Ada banyak aspek yang harus diperhatikan agar agar kusen jendela anda tidak mudah rusak. Selain itu tidak mudah bagi binatang pengerap maupun serangga-serangga seperti rayat dapat mengikis pintu kayu anda. Bukan hanya itu kerusakan mekanik pun bisa terjadi seperti terlalu sering terkena air hujan juga bisa menjadi salah satu penyebab jendela dan pintu rumah anda mudah rusak.

Mencegah kerusakan jendela dan pintu rumah anda

Jika saat ini anda memilih bahan baku kayu (kusen), pilihlah kayu yang berusia sepuh serta tidak basah atau kering. Selain itu, postur kayu tak gampang beralih wujud misalnya melengkung, serta tidak mudah dirusak oleh hewan pengerap (seperti tikus) atau serangga (seperti rayap dan semut). Jika kusen jendela dan pintu rumah anda terpasang maka jangan lupa mengoleskan zat anti serangga (rayap), dan antir jamur. Kebanyakan zat ini yang dijual berbentuk cairan tidak sama dengan cat kayu biasanyan.

Setelah anda melakukan pemasangan kusen pastikan jendela dan pintu rumah terpasang sejajar dan corok dengan sisi dinding. Jangan memasang kusen yang sudah dipasang namun cenderung ke depan atau ke belakang. Dinding rumah anda haruslah kokoh dan kuar agar dpat menahan berat kusen tersebut. Dengan begitu saat waktunya perawatan secara berkala biaya yang anda keluarkan jauh lebih murah.

Perawatan yang harus anda lakukan

Tentu setiap barang membutuhkan perawatan termasuk jendela dan pintu rumah anda. Setelah proses pemasangan selesai, lakukanlah pengecatan (gunakan cat memang khusus kayu), karena dalam cat tersebut mengandung zat khusu yang dibuat untuk melindungi kayu dari air hujan, jamur, dan lain sebagainya.

Perhatikan setiap lubang dan pori-pori pada jendela dan pintu sebelum melakukan pengecatan. Pakailah amplas untuk menghaluskan permukaan kayu. Jika jendela dan pintu rumah anda telah lama dicat, bersihkan setiap kotoran yang menempel seperti debu, kotoran hewan, dan kotoran lainnya pembersihan seperti ini diperlukan untuk menghindari bercak-bercak yang menempel.

Agar lebih awet lagi hindari kusen dari benda tajam dan keras seperti perabotan rumah tangga atau kendaraan. Ini untuk menghindari adanya goresan yang bersifat permanen pada jendela atau pintu anda sehingga kusen dapat terkelupas. Untuk menciptakan hunian yang nyaman dan indah memang memerlukan usaha. Jika anda melakukan perawatan secara rutin maka hal itu dapat meminimalisir biaya perbaikan jika terjadi kerusakan. Selamat mencoba!

Cara Merawat Pintu Jendela Yang Terbuah Dari Kayu Jati

Cara Merawat Pintu Jendela Yang Terbuah Dari Kayu Jati

Salah satu nilai esktetik yang dimiliki sebuah bangunan dapat terletak pada kusen pintu dan jendela rumha yang berbahan kayu jati. Jika kusen anda terlihat memudar dan kussang tentu nilai keindahan yang dimiliki pin menjadi berkurang dan tidak nyaman untuk dipandang oleh mata (khususnya para tamu yang berkunjung ke rumah). Nuansa yang diberikan juga tampak berbeda saat kondisi kusen masih baik, tentunya anda tidak ingin bukan melihat kusen atau jendela kayu jati di rumah anda terlihat buruk.

Selain itu terkadang biaya yang tak murah saat membeli sebuah kusen pintu atau jendela dari kayu jati membuat anda berharap jika kedua barang tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama dan tetap awet. Untuk mengatasi hal ini, anda perlu melakukan perawatan secara rutin. Perawatan dengan berkala dapat membuatnya terlihat lebih indah dan kualitasnya pun terjaga baik. Jika kusen pintu dan jendela dari kayu jati tidak dirawat maka akan lebih mudah rusak dan warna menjadi pudar dan kusam.

Dalam melakukan perawatan tentu kita tidak membutuhkan biaya yang tinggi tetapi bukan berarti merawat kusen dan jendela dari kayu jati bis dilakukan secara sembarangan. Perlu adanya penanganan khusus, jika anda tidak berhati-hati alih-alih terlihat indah, kusen dan jendela malah bisa rusak.

Untuk itu ada beberapa hal yang bisa ada lakukan untuk merawat kusen dan jendela kayu jati agar tidak mudah rusah antara lain:

1.      Membersihkan dari debu

Debu yang menempel pada kusen dan pintu rumah sebaiknya harus dibersihkan setiap hari anda bisa melakukan hal ini saat sedang menyapu rumah di pagi hari. Gunakanlah lab lembut ataupun kemoceng untuk menyingkirkan debu. Debu yang dibiarkan menempel dan tidak dibersihkan akan membuat kusen tampak kusam. Selain itu anda bisa menyemprotkan cairan khusus pembersih kayu saat mengelap debu.

Fungsi cairan khusus ini untuk memberikan kesan mengkilpa pada kusen pintu dan jendela. Pilihnya cairan semprot pembersih kayu yang berkualitas, sehingga akan lebih cepat mengering dan tidak menimbulkan jamur.

2.      Memoleskan kusen pintu dan jendela

Perawatan lain yang perlu anda lakukan adalah memoles kusen pintu dan jendela menggunakan cairan minyak jati. Umumnya memoleh dengna minyak jadi dilakukan pada kusen atau jendela dengna warna alami kayu jati. Kusen pintu dan jendela yang memakai finishing dapat anda poles lagi dengan finishing atau coating dengan jangka waktu 2 sampai 3 tahun. Sebaiknya memoles kusen pintu dan jendela kayu jati dilakukan secara rutin.

3.      Hindari dari benda yang menyebabkan goresan

Goresan adalah salah satu masalah yang sering dialami, untuk itu sebaiknya hindari kusen pintu dan jendela dari benda-benda tajam dan keras. Apabila sudah ada goresan atau benturan maka akan sulit untuk dihilangkan sehingga membuat tampilannya kurang menarik.

4.      Lakukan pengecatan ulang

Pengecatan ulang diperlukan agar kusen tetap terlihat mengkilap dan bersih. Sebelum melakukan pengecatan pastikan terlebih dahulu tak ada debu atau noda yang menempel pada permukaan kusen atau jendela. Pada bagian yang berlubang sebaiknya anda tambal mengunakan kayu yang telah dihaluskan terlebih dahulu.

Untuk membuat tampilannya mengkilap beberapa orang lebih memilih untuk menggunaan bahan-bahan alami. Bahan-bahan tersebut antara lain campuran dari biji kemiri, minyak zaitun, air teh, jeruk nipis. Selain itu poles kusen dan jendela dengan cairan anti rayap.

Bahan-Bahan Yang Cocok Untuk Pintu Rumah Anda

Bahan-Bahan Yang Cocok Untuk Pintu Rumah Anda

Pintu depan rumah merupakan sebuah simbol penyambutan bagi tamu atau penghuni rumah sebelum memasuki ruangan yang ada di dalam rumah. Bentuk pintu rumah tidak hanya datar atau gaya yang itu-itu saja. Anda dapat memilih beberapa bahn alternatif untuk membuat sebuah pintu. Bukan hanya indah saja namun juga kuat, daya tahan lama efektif dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Saat ini sudah banyak variasi model yang dijual di pasaran. Mulai dari bentuk hingga bahan baku, mungkin diantara anda merasa bingung bagaimana memilih bahan yang tepat untuk pintu rumah depan anda. Nah, untuk itu berikut ini merupakan bahan baku yang bisa anda pilih antara lain :

1.      Bahan pintu dari aluminium

Aluminium dapat menjadi salah satu pilihan anda, adapun beberapa kelebihan yang dimiliki oleh bahan baku yang satu ini antara lain tahan terhadap air, karat, lembab, kekuatan angin, dan lain sebagainya. Selain itu Aluminium tahan terhadap korosi, serta hanya membutuhkan sedikit perawatan. Anda tak perlu takut dengan model atau bentuk pintu almunium yang terlalu datas karena saat ini banyak bentuk pintu almunium yang didesain dengan cantik dan modis layaknya bahan baku pintu lainnya.

2.      Bahan pintu dari kayu yang solid

Kayu merupakan bahan pintu yang sangat direkomendasikan dan sering menjadi material pintu kebanyakan rumah. Hal itu karena kayu yang solid sudah teruji tangguh dan tahan terhadap segala cuaca. Ditambah lagi paparan sinar matahari langsung serta kelembabkan karena hujan dan korosi garam (jika rumah anda berada di wilayah pesisir) tidak mudah menggores atau menodai pintu ini. kekokohan dan melindungi rumah, membuat banyak orang melirik bahan baku kayu solid untuk dijadikan sebagai pintu. Bukan hanya itu saja model pintu yang berbahan kayu sangat bermacam-macam, mulai dari modern sampai klasik.

Perlu anda ingat saat merawat pintu yang berbahan baku kayu, jangan lupa untuk dipernis dan juga dicat secara rutin. Hal ini akan membuat pintu rumah anda lebih awet dan tahan dari berbagai masalah.

3.      Bahan pintu dari material besi

Memiliki pintu utama yang terbuat dari bahan baku besi akan menciptakan kesan klasik, elegan, dan mewah. Tentu hal ini akan membuat hati anda merasa senang setiap kali melihatnya. Oranamen yang tertempel, warna yang dipilih, serta selaras akan menambah unsur estetika. Akan tetapi jangan sampai pintu karatan karena terus terkena air. Anda dapat mengkombinasikan pintu besi dengan akses batu bara, sehingga pintu terlihat seperti lebih berwarna. Jangan ragu untuk mencari beberapa referensi desain pintu almunium di internet bisa saja anda menemukan desain yang lebih unik lagi.

4.      Bahan pintu dari kayu yang lembut

Model pintu kayu ini mengkin sering ditemui di rumah-rumah pedesaan atau rumah milik kakek dan nenek anda. Bahan kayu lembut sering dikombinasikan dengan kaca serta dicat berbagai pilihan warna. Struktur pintu akan lebih kokoh jika anda menambahkan besi di dalamnya. Meskipun berbahan kayu lembut namun pintu ini bisa dipercaya awet bertahun-tahun jika anda rutin memberikan perawatan. Selain itu pintu ini akan membawa anda bernostalgia pada tahun 1990-an.

5.      Bahan pintu dari baja yang padat

Baja merupakan salah satu bahan yang kerapdipakai sebagai pintu gerbang masuk. Hal ini dikarenakan baja memiliki banyak keunggulan salah satunya adalah tahan akan kondisi cuaca. Selain itu, baja juga memberikan pilihan bagi anda yang ingin memiliki rumah yang cukup tenang karena pintu ini dapat menahan suara dari luar.

Cara Mengatasi Cat Dinding Yang Mengelupas

Cara Mengatasi Cat Dinding Yang Mengelupas

Apakah cat dinding rumah kalian mengelupas ? bukan hanya kalian, banyak sekali orang-orang yang juga mengalami hal seperti ini. Masalah pengelupasan cat tembok atau flaking memang sangat sering terjadi di setiap rumah. hal seperti ini menyebabkan estetika rumah kalian juga menurun. Tentu saja kalian tidak mau hal seperti ini terjadi kan ?  banyak orang yang bertanya penyebab terjadinya cat dinding menelupas. Jadi penyebabnya ada2 hal yang perlu kalian ketahui antara lain :

  • Kondisi Tembok Belum Benar-Benar Kering Saat Dicat

Penggunaan dempul atau plamir dinding yang mutunya kurang bagus, jadi pada saat dicat, dempul atau plemir bisa terangkat atau tidak bisa bertahan lama. Campuran semen dan pasir yang kurang pas atau saat proses pengeringan dinding yang belum kering akan menyebabkan tembok masih mengandung garam alkali yang tinggi. Jika hal ini terjadi, maka kalian harus merenovasi ulang tembok rumah kalian karena masalahnya sudah menyangkut konstruksi rumah.

  • Tidak Menggunakan Cat Dasar

Pengecatan pada permukaan yang mengandung kotoran atau debu atau bahkan minyak yang menyebabkan daya rekat cat menjadi berkurang.  Lapisan cat lama yang tidak dikerok terlebih dahulu, bisa berakibat mengelupas karena lapisan cat baru yang kualitasnya lebih bagus. Atau bisa juga karena pengecatan dilakukan diatas cat yang sudah lama mengapur, jadi mudah mengelupas.

Lalu, Bagaimana Untuk Mengatasi Cat Dinding Yang Mengelupas ?

Jika kalian sudah tahu penyebab diatas dan bisa mengira-ngira apa sumber masalah dari dinding kalian. Kini saatnya kalian mengetahui cara untuk mengatasinya.

  1. Perbaiki Sumber Kebocoran

Kalian dapat memanggil tukang untuk mengerok lapisan car yang sudah terkelupas sampai benar-benar besih, kemudian bersihkan permukaan dari debu dan kotoran. Baru setelah itu melapisnya dengan cat dasar. Biarkan cat dasar mengering secara sempurna dulu baru diakhiri dengan finishing.

Tapi jika memang sumber kebocoran karena embok yang kurang berkualitas, apa boleh buat, kalian harus merombak ulang tembok itu supaya kalian tidak mengalami masalah yang sama terus-menerus.

  1. Pilih Cat Tembok Yang Berkualitas

Cat yang memiliki kualitas tinggi bisa dilihat dari daya rekat dan elastisitasnya. Semakin kuat dan semakin elastis cat itu hasli pengecatannya semakain awet dan tahan lama sehingga tidak perlu terus menerus melakukan pengecatan berulang kali. Untuk dinding eksterior, sangat penting untuk menggunakan cat tembok yang sudah weatherproof. Untuk tembok interior, gunakanlah cat yang mengandung akrilik supaya mendapatkan hasil yang benar-benar maksimal.

Nah itulah beberapa cara mengatasi dinding yang mengelupas. Semoga apa yang sudah dijelaskan tadi bermanfaat untuk kalian semua.

Lantai Keramik Rumah Kalian Bergelombang Dan Mau Pecah, Apa Penyebabnya ?

Lantai Keramik Rumah Kalian Bergelombang Dan Mau Pecah, Apa Penyebabnya ?

Lantai keramik rumah kalian bergelombang atau tidak rata atau bahkan tiba-tiba saja pecah dengan sendirinya ? kejadian seperti ini sering disebut keramik meledak. Hal ini banyak terjadi pada rumah yang relative masih baru. Apa penyebabnya ?  &  Bagaimana cara Mencegahnya ?. yuk simak artikel dibawah ini.

Kondisi elemen di bawah keramik

Penyebab pertama keramik mengalami meledak yaitu perubahan atau pergerakan elemen yang ada dibawah lantai. Jika lantai berada di atas permukaan tanah, maka gempa dan bajir dapat juga menyebabkan pergerakan tanah di bawah lantai dan memaksa pasangan lantai yang awalnya melekat untuk ikut bergerak. Jika pasangan lantai keramik itu di dak beton, maka selain factor gempa, memuai / dak betonnya yang belum sempurna juga bisa menyebabkan terjadinya pegerakan pada dak beton dan pasangan keramik.

Perekat Lantai

Perekat keramik tradisional atau yang biasa kita pakai seperti pasair, air dan semen akan menyusut seiring berjalannya waktu akibat menguapnya air. Penyusutan perekat yang berbeda-beda akan mendorong keramik untuk lepas dengan sendirinya. Selain itu, pemasangan perekat yang tidak merata juga bisa menimbulkan lubang dibawah keramik. Lubang-lubang ini dapat berisi air atau udara yang peka terhadap perubahan suhu. Saat terjadi perubahan suhu yang ekstrim lubang ini dapat memuai dengan cepat dan memaksa keramik untuk ikut bergerak

Nat

Nat atau jarak antar kermaik yang terlalu mepet atau rapat akan menyebabkan keramik tidak dapat memuai dengan semestinya. Sebaliknya jika nat yang rerlalu renggang dan tidak terisi dengan baik juga akan beresiko menjadi jalur masuknya air ke bawah keramik.

Beban Berlebihan Dan Benturan Benda Keras

Setiap jenis lantai itu termasuk keramik yang memiliki ketahnan beban yang terbatas dan berbeda-beda. Struktur nya pun juga berbeda. Beban berlebihan di satu titik dapat memecahkan keramik secara langsung atau menurunkan permukaan struktur di bawahnya yang akan memiliki pengaruh langsung pada keramik di atasnya.

Bagaimana Mencegahnya ? Dan apa yang bisa kalian lakukan jika keramik lantai sudah terlanjur meledak ?

Langkah Pencegahan

  1. Pastikan dak beton telah sempurnah sebelum dipasang keramik.
  2. Guakan perekat yang khusus sesuai jenis lantainya.
  3. Gunakan keamrik yang memiliki kualitas bagus dan bermutu. Jika tidak, maka salah satu cara untuk menghindari pemuaian. Susut secara mendadak yaitu dengan cara merendam keramik di air sebelum proses pemasangan.
  4. Gunakan alat bantu untuk pemasangan keramik.
  5. Jarak nat antar kermaik juga harus sesuai spesifikasi dan gunakan pengisi nat yang berkualitas.
  6. Periksa setelah pemasangan dengan mengetuk keramik. Bagian yang pasangannya tidak sempurna akan terdengar dikuping kita seperti kosong atau kopong.
  7. Beri waktu pengeringan yang cukup, lantai jangan langsung kita gunakan atau diberi beban.

Perbaikan keramik dapat kalian lakukan sebelum pecah jika sudah terdeteksi sejak awal bahwa terjdai luabng dibawah keramik. Kalau boleh saran, kalian melepas keramik yang bermasalah, kupas adukan perekatnya sampai dasar dan pasng kembali keramik yang tadi di lepas. Jiak sudah terlanjur pecah, maka tidak ada pilihan lagi. Kalian harus mengganti keramik yang pecah dengan yang baru.

Demikian penjelasan di atas mengenai penyebab meledaknya keramik. Semoga bermanfaat.