Dindin Kamar Mandi Sering Lembab Dan Berjamur? Simak Cara Tepat Mengatasinya

Dindin Kamar Mandi Sering Lembab Dan Berjamur? Simak Cara Tepat Mengatasinya

Kamar mandi merupakan bagian rumah yang sangat penting, selain itu kamar mandi juga sering menjadi bagian yang paling lembab dan harus diperhatikan kebersihannya. Karena sering terkena air secara langsung terkadang dinting kamar mandi menjadi lembab dan berjamur sehingga rumah anda terlihat kotor dan tentunya mengganggu kesehatan anggota keluarga.

Terkadang masalah tersebut menjadi PR tersendiri bagi anda, banyak orang yang kebingungan bagaimana cara membersihkan dinding kamar mandi sehingga tidak mudah terserang jamur. Sebenarnya ada beberapa cara sederhana yang dapat anda lakukan untuk mengatasi jamur pada dinding kamar mandi dan bagian rumah lainnya.

Mengatasi dinding rumah yang berjamur dan berjamur

Dinding yang berjamur dan lembab sebenarnya juga bisa disebabkan oleh adanya keretakan. Sehingga memungkinkan air dan udara untuk masuk pada bagian dinding. Jika tidak segera ditangain maka dinding pun akan berjamur dan merusak keindahan rumah anda. Dinding yang berjamur dapat mendatangkan penyakit seperti medis, alergi, dan infeksi.

Tentu anda tak ingin mengalami hal tersebut bukan? Untuk itu berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi dinding berjamu antara lain:

Bahan dan alat yang perlu disiapkan:

  • Air bersih
  • Cuka masak
  • Botol semprotan
  • Cat dasar waterproof
  • Cat finishing (usahakan sesuai dengan warna rumah anda)
  • Kuas, tempat cat dan kuas rol
  • Almplas halus dan kasar
  • Scraper atau pengeruk dinding
  • Semen putih
  • Sarung tangan

Cara mengatasi dinding yang lembab dan berjamur

Setelah bahan-bahan yang disebutkan telah anda lengkapi, maka berikut ini ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi dinding yang lembab dan berjamur:

  1. Pertama, masukan air bersih dan cuka masa dalam botol semprotan. Setelah itu kocok hingga kedua bahan tersebut bercampur dengan rata, kemudian sisihkan.
  2. Sebagai catatan, perbandingan yang anda pakai adalah 1:1 untuk dinding dengan jumlah jamur yang banyak. Serta 5:1 untuk jumlah jamur yang tidar terlalu banyak. Kemudian larutkan cuka tersebut berfungsi agar jamur yang menempel pada dinding menghilang.
  3. Untuk membersihkan dinding pastikan anda memakai sarung tangan, entah itu karet atau plastik
  4. Kemudian, semprot bagian dinding yang berjamur dan lembab dengan larutan air cuka tersebut secara merata. Selanjutnya, biarkan permukaan mengelupas sendiri.
  5. Kerik seluruh permukaan dinding yang terkelupas dengan menggunakan kape dempul
  6. Setelah proses pengerikan selesai, maka tampilan dinding pun akan menjadi kasar dan berlubang. Untuk itu gunakan amplas untuk menghaluskan permukaan dinding tersebut menggunakan amplas kasar. Lakukan hingga merata
  7. Setelah mengamplas, tambal dinding yang berlubang dengan semen putih. Olehkan semen hingga terlihat merata lalu biarkan bagian yang ditambal mengering. Semen putih dipilih karena memiliki siat yang cepat kering dibandingkan jenis lainnya.
  8. Lanjut ke proses berikutnya, setelah dinding kering amplaslah dengan amplas halus.
  9. Setelah tampak lebih halus, gunakan cat dasar waterproof untuk melapisi dinding. Oleskan cat secara menyeluru keseluruh bagian dinding.
  10. Setelah cat dasar mengering, maka lapisi kembali dinding dengan cat yang sesuai dengan warna rumah anda. Sehingga tampilan dinding kembali indah seperti baru.

Jika anda merasa kerepotan dengan berbagai proses di atas, maka tak ada salahnya untuk meminta bantuan tukang. Apalagi jika anda termasuk seorang pegawai kantor yang menghabiskan sebagian waktunya di tempat kerja. Jangan sampai karena tak sempat memperbaiki kesehatan seluruh anggota keluarga terancam karena dinding yang berjamur dan lembab.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *