Macam-Macam Jenis Talang Air

Macam-Macam Jenis Talang Air

Talang air adalahsalah satu unsur yang pun tidak kalah urgen pada rumah. Talang air bakal menampung air huja yang berasal dari atap, supaya air yang turun tidak menganggu lokasi tinggal sendiri maupun lokasi tinggal tetangga.

  1. Talang Seng

Talang seng adalahjenis talang yang paling tidak sedikit digunakan. Dalam urusan ini termasuk seluruh jenis logam yang dipakai sebagai talang, laksana Aluminium, galvalum atau atap baja ringan. Kelebihan talang seng yakni mudah disusun sehingga dapat menyesuaikan berbagai format atap lokasi tinggal selain tersebut juga proses pengerjaannya relatif cepat dan harganya relatif terjangkau. Kekurangannya ialah talang seng ini rentan terhadap karat, dan andai pemilihan mateialnya tidak cukup baik tidak cukup bertahan lama.

  1. Talang PVC

Talang ini dipakai untuk menampung air dan seringkali berbentuk “u”. Keunggulan dari talang ini ialah proses pengerjaannya gampang dan cepat, tidak berkarat, tidak berisik dan harganya relatif murah. Talang PVC ini pun memiliki kelemahan yaitu tidak luwes (kaku), lazimnya hanya dipakai sebagai talang penampung dan andai patah, perbaikannya mesti diganti secara menyeluruh.

  1. Karpet Talang

Karpet talang sekarang sudah mulai dipakai sebagai talang atap rumah. Karpet talang seringkali dibuat dari material sejenis senyawa plastik.

Di toko bahan bangunan karpet talang ini umumnya dipasarkan dalam format meteran dan mempunyai ketebalan yang berbeda-beda. Keunggulannya yakni fleksible, tidak berisik, tidak berkarat, dan andai terjadi kebocoran gampang untuk di perbaiki. Tapi Karpet talang ini tidak tahan terhadap cuaca, dan masa pakainyapun lebih singkat.

  1. Talang Beton

Sebenarnya talang cor beton ini ialah talang yang terbaik dari segi kekuatan dan daya tahannya. Talang beton ini tahan lama dan tahan lama, tidak perlu perawatan, bisa menampung air dan mempunyai kapasitas yang paling besar dan tidak berisik. Talang beton ini bakal mengeluarkan ongkos yang lebih mahal dari ke-3 talang air diatas, proses pengerjaanya lama, dan bobotnya paling berat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *