Membangun Rumah Ramah Lingkungan

Memiliki rumah yang asri dan nyaman untuk ditinggali memang menjadi idaman banyak orang. Rumah yang dibangun dengan bahan-bahan ramah lingkungan memang akhir-akhir ini banyak diminati. Selain tidak merusak lingkungan, bahan-bahan yang dipilih juga biasanya lebih murah dan membuat penghuninya menjadi lebih sehat. Terdapat beberapa hal yang perlu disiapkan bila Anda ingin membangun rumah dengan konsep ramah lingkungan atau sering disebut dengan Green House, yaitu sebagai berikut:

Pemilihan Bahan Bangunan

Salah satu hal yang terpenting untuk membangun rumah ramah lingkungan yaitu meminimalisir penggunaan bahan bangunan yang bersumber dari alam. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan bahan-bahan bekas pakai yang masih aman di gunakan. Misalnya saja kayu-kayu bekas sebagai penahan cor-coran lantai atas. Selain itu, Anda juga bisa meminimalisir terbuangnya pasir dengan menempatkannya di suatu tempat agar tidak diinjak-injak sehingga banyak terbuang dan tak terpakai.

Memilih Material yang Ramah Lingkungan

Seiring dengan perkembangan teknologi, kini sudah mulai banyak inovasi yang dapat membantu mengurangi kayu sebagai bahan bangunan. Penggunaan kayu sudah mulai dikurangi sedikit demi sedikit untuk membantu pengurangan penebangan pohon serta menyelamatkan hutan. Banyak bahan bangunan yang bisa menggantikan fungsi kayu, diantaranya rangka baja ringan yang yang digunakan untuk atap, alumunium atau PVC untuk kusen pintu serta jendela, atau juga bisa menggunakan kayu plastik hasil dari daur ulang. Selain lebih kuat, bahan-bahan tersebut juga dapat menghemat pengeluaran.

Memanfaatkan Energi Alternatif

Energi alternatif juga dimanfaatkan menggunakan energi yang sudah tersedia dari alam. Seperti penggunaan solar listrik atau photovoltaic (PV) yang bisa menghasilkan listrik dengan menggunakan tenaga matahari. Selain itu, PV juga dimanfaatkan untuk pemanas air. Dengan menggunakan sistem energi alternatif, maka akan memenuhi seluruh kebutuhan listrik untuk seluruh rumah.

Menghemat Air

Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan, biasanya penggunaan air lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan rumah. Seperti mencuci baju, mencuci mobil, mandi, masak, menyiram tanaman, dll. Penggunaan air yang tidak terkontrol secara terus menerus akan membuat sumber daya air semakin habis. Oleh karena itu, perlu adanya pengelolaan air di dalam rumah, salah satunya dengan menggunakan kloset dual flush yang hemat air serta menggunakan kran sensor.

Pengetahuan tentang mendaur ulang air juga bisa dimanfaatkan untuk menghemat sumber daya air. Dengan memanfaatkan limbah air dapur serta kamar mandi kemudian diolah menjadi air bersih kembali maka Anda dapat memanfaatkan untuk keperluan lain seperti menyiram tanaman, mencuci mobil, serta lainnya.

Pembuatan Taman

Selain sebagai pemanis rumah, taman juga dapat difungsikan sebagai media untuk melestarikan lingkungan. Kita dapat memanfaatkan tanam untuk menanam tanaman yang bisa berfungsi sebagai penahan air hujan, menghasilkan banyak oksigen serta menjaga kesuburan tanah. Tanaman juga bisa digunakan sebagai pelindung panas matahari, sehingga membuat rumah menjadi lebih nyaman dan lebih sejuk.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *