,

Memperbaiki Lantai Keramik Kopong

Jika anda mengecek seluruh lantai keramik rumah anda, mungkin anda akan menemukan salah satu diantaranya mengeluarkan bunyi tertentu saat dipijak. Bunyi itu akan semakin kencang saat anda mencoba untuk mengetuknya dengan jari tangan anda. Maka inilah yang disebut dengan lantai kopong. Semakin nyaring suara yang dihasilkan maka hal tersebut menandakan bahwa ruang lapisan di bawah keramik tersebut kosong.

Bila dibiarkan, keramik kopong bisa membawa masalah. Sebab bila terjadi pemuaian udara di rongga tersebut maka keramik bisa terangkat dan pecah. Seringkali kondisi tersebut disebabkan oleh masalah pemasangan serta pemberian nat pada keramik kurang merata sehingga terjadi rongga di bagian tersebut. Selain itu, komposisi semen dan pasir yang tidak seimbang, seperti komposisi adonan semen yang terlalu banyak pasir dan air juga bisa menjadi penyebabnya. Atau bisa juga akibat dari terlalu lama merendam keramik dalam air, sehingga membuat daya ikat permukaan bawah keramik menurun.

Apabila ada beberapa lantai keramik di rumah anda yang kopong seperti ciri-ciri yang telah disebutkan diatas, maka anda segera memperbaikinya agar tidak terjadi letusan di bawah permukaan lantai keramik. Berikut ini beberapa hal yang bisa ada perhatikan:

Langkah-langkah pencegahan agar lantai keramik tidak kopong

  1. Rendamlah keramik dalam air kurang lebih 20 menit sebelum dipasang. Tujuan perendaman tersebut agar daya ikat dasar keramik menjadi kuat.
  2. Siapkan semen perekat khusus untuk lantai keramik agar hasilnya memuaskan
  3. Pasang keramik di atas lapisan adukan semen: pasir. Beri nat antar keramik
  4. Biarkan celah nat terbuka hingga semen perekat kering dan keramik merekat erat, celah nat yang dibiarkan terbuka menjadi lubang penghawaan yan membantu semen kering sempurna.

Langkah-langkah perbaikan ketika lantai keramik kopong

  1. Angkat keramik yang terlepas. Bila ada sebagian keramik yang masih menempel maka pecahkan secara perlahan.
  2. Bersihkan bagian tepi keramik dari bekas semen dengan menggunakan kape.
  3. Bongkar semen perekat lama hingga dasar lantai. Kemudian bersihkan.
  4. Isikan semen perekat yang baru menggunakan sendok semen
  5. Pasang kembali keramik lantai pada posisinya atau pasangan keramik yang baru.
  6. Setelah semen perekat kering, tutup bagian nat dengan semen pengisi nat.

Demikianlah beberapa hal yang bisa anda perhatikan dalam menyelesaikan masalah lantai kopong. Semoga bermanfaat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *