Tips Mencegah Korsleting Listrik di Rumah

Banyaknya kasus kebakaran ternyata diakibatkan oleh konsleting listrik. Namun sayangnya masih banyak orang yang belum terlalu perduli tentang perawatan kelistrikan rumah.  Sehingga banyaknya kasus korsleting listrik yang menimbulkan kebakaran menjadi pelajaran yang baik untuk kita bersama agar menggunakan listrik dengan bijak. Kebakaran tentunya hal yang menyeramkan.

Tentunya kita perlu tahu terlebih dahulu apa yang menyebabkan korsleting listrik sehingga menyebabkan kebakaran. Secara sederhana, korsleting listrik atau hubungan pendek merupakan suatu hubungan dengan tahanan listrik yang sangat kecil yang mengakibatkan aliran listrik yang sangat besar. Kalau tidak ditangani bisa mengakibatkan ledakan dan kebakaran. Penyebab terjadinya korsleting listrik cukup beragam. Penyebab paling sering adalah kelalaian manusia yaitu menyambungkan kabel tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku–penumpukan beban yang berlebihan. Disamping itu, bisa jadi karena kabel listrik mengelupas dan menyebabkan saluran bertegangan menempel ke saluran netral.

Lantas, apa yang bisa kita lakukan? Tentunya kamu harus tahu dahulu bagaimana penggunaan listrik yang aman atau sesuai dengan yang dianjurkan oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara). Mengenai keamanan memang bukan sesuatu yang bisa ditawar menawar. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari adanya korsleting listrik, yaitu:

  • Jangan mengotak-atik atau menyambung langsung (bypass) peralatan pengaman baik sekring maupun Mini Circuit Breaker (MCB).
  • Hindari menumpuk steker secara berlebihan, sebab dapat berpotensi menimbulkan panas berlebihan sehingga dapat menyebabkan kebakaran.
  • Gunakan peralatan listrik yang berkualitas (berlambang SNI atau LMK). Jangan terlena harga murah yang ternyata berkualitas rendah.
  • Jangan biarkan tusuk kontak peralatan seperti TV,  menetap pada stop kontak pada waktu yang lama.
  • Hindari menggunakan tusuk kontak terlalu longgar.
  • Serahkan pada instalatir resmi untuk pemasangan baru atau menambah instalasi listrik di rumah atau bangunan.
  • Periksa instalasi listrik bangunan secara berkala, kurang lebih setelah 10 tahun dan selanjutnya 5 tahun.

Demikian beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menghindari terjadinya konsleting listrik. Apabila anda membutuhkan tekhnisi untuk memeriksa kondisi kelistrikan di rumah anda, maka anda bisa menghubungi kami di kontak person yang telah tersedia. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini, semoga bermanfaat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *